MAJAS PERSONIFIKASI DAN SIMILE DALAM ANTOLOGI PUISI PEREMPUAN LAUT KARYA SEPULUH PEREMPUAN PENYAIR MADURA

MAJAS PERSONIFIKASI DAN SIMILE DALAM ANTOLOGI PUISI PEREMPUAN LAUT KARYA SEPULUH PEREMPUAN PENYAIR MADURA

 Abstract views: 29 ,  downloads: 64
  • M. Shoim Anwar Universitas PGRI Adi Buana
  • Sri Budi Astuti Universitas PGRI Adi Buana
Keywords: puisi, majas, pesonifikasi, simile

Abstract

Sastra adalah seni bahasa. Bahasa diperlukan secara mutlak oleh penyair untuk
menuangkan ide, dirangkai secara estetis sehingga menimbulkan efek keindahan.
Dalam konteks inilah majas atau gaya bahasa dihadirkan dalam puisi, seperti
yang dilakukan oleh sepuluh perempuan penyair Madura melalui antologi puisi
Perempuan Laut (2017). Puisi-puisi yang ada di dalam antologi tersebut adalah
karya Weni Suryandari, Maftuhah Jakfar, Nok Ir, Juwairiyah Mawardy, Linda
Autaharu, Tika Suhartatik, Benazir Nafilah, Nurul Ilmi Elbana, Nay Juireng Dyah
Jatiningrat, serta Salama Ilmie. Antologi puisi Perempuan Laut di atas diteliti
dengan tujuan untuk menginterpretasi, menganalisis, dan mendeskripsikan
penggunaan majas pesonifikasi dan simile/asosiasi di dalamnya. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber datanya adalah puisi-puisi yang
terdapat dalam antologi tersebut, dikumpulkan melalui kepustakaan, serta
dianalisis dengan teknis dialogis antara teks dan konteks. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa majas personifikasi dan simile/asosiasi terdapat dalam
antologi puisi Perempuan Laut. Semua penyair pada antologi itu menggunakan
majas personifikasi dan simile dengan kadar penggunaan yang berbeda. Tidak
semua puisi menggunakan majas tersebut, namun dipergunakan pada sebagian
saja.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-08-10