HIPOGRAM DAN TRANSFORMASI PADA NOVEL AYAT-AYAT CINTA DAN NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN: KAJIAN INTERTEKSTUAL

HIPOGRAM DAN TRANSFORMASI PADA NOVEL AYAT-AYAT CINTA DAN NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN: KAJIAN INTERTEKSTUAL

 Abstract views: 30 ,  downloads: 37
  • Sabilla Husnul Kusnaini Universitas PGRI Adi Buana
  • Rahayu Pujiastuti Universitas PGRI Adi Buana
Keywords: hipogram, intertekstual, unsur intrinsik, novel.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (a) unsur intrinsik Ayat-Ayat
Cinta karya Habiburrahman El Shirazy (b) unsur intrinsik novel Surga yang Tak
Dirindukan karya Asma Nadia; (3) bentuk hipogram dalam hubungan intertekstual
antara kedua novel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data
penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat dan wacana yang terdapat dalam novel
Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dan Surga yang Tak
Dirindukan karya Asma Nadia yang didalamnya terdapat hal-hal yang berkaitan
dengan hubungan intertekstual ditinjau dari unsur intrinsiknya. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis
data deskriptif kualitatif. Prosedur dalam menganalisis data dilakukan dengan cara
memeriksa data yang telah dikumpulkan, mengklasifikasikan dan mengkodekan,
menafsirkan, dan menyimpulkan. Keabsahan data menggunakan pengujian teori
dan metode. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan diperoleh
tiga kesimpulan. Pertama, unsur intrinsik Ayat-Ayat Cinta memiliki (a) tokoh
utama yaitu Fahri, Aisya, dan Maria. Karakter bertindak sebagai protagonis; (b)
pengaturan di mana novel ini sebagian besar diatur di negara Mesir; (c) sudut
pandang yang digunakan penulis adalah sudut pandang orang pertama sebagai
aktor utama; (d) aliran maju; (e) gaya bahasa yang ditemukan adalah
perumpamaan; (f) amanat yang terkandung, selalu ikhlas dalam melakukan
sesuatu; (g) tema keikhlasan seorang istri. Kedua, unsur intrinsik novel Surga
yang Tak Dirindukan memiliki (a) tokoh utama yaitu Pras, Arini, dan Mei Rose;
(b) latar tempat novel tersebut berada di kota Bogor; (c) sudut pandang yang
digunakan pengarang, yaitu sudut pandang orang pertama sebagai pemeran utama
dan orang ketiga yang mengetahui segalanya; (d) aliran campuran; (e) gaya
bahasa yang ditemukan adalah ironi; (f) amanat yang terkandung, yaitu kejujuran
adalah hal yang paling utama dalam pernikahan; (g) tema dalam novel ini, yaitu
ketulusan seorang istri. Ketiga, bentuk-bentuk hipogram dalam hubungan
intertekstual Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dengan novel
Surga yang tidak ketinggalan karya Asma Nadia, antara lain (a) konversi
karakterisasi; (b) modifikasi penokohan, setting dan alur; (c) perluasan sudut
pandang; (d) mengetuk tema.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-08-10