PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ILMU PENGATAHUAN ALAM TERPADU BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS VIII

  • Suka Harimanto Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Abstrak: Bahan ajar IPA SMP yang digunakan siswa saat ini merupakan bahan ajar yang belum dikemas dalam topik/tema tertentu meskipun sudah berlabel IPA terpadu. IPA terpadu merupakan substansi mata pelajaran IPA SMP/ MTs yang mulai berlaku sejak ditetapkannya kurikulum 2006. Penelitian pengembangan dengan desain Dick and Carey ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPA terpadu untuk SMP dengan pendekatan kontekstual. Teknik analisis yang digunakan merupakan analisis perhitungan nilai rata-rata yang diadaptasi dari Arikunto. Hasil penilaian dari uji kelayakan adalah 3,13 yang berarti bahan ajar layak digunakan. Beberapa kelebihan bahan ajar ini yakni sesuai dengan kurikulum 2013, penyusunannya sesuai dengan paradigma pembelajaran, siswa dapat melihat hubungan yang bermakna antara materi biologi, fisika dan kimia, serta dapat menarik perhatian siswa untuk bersosialisasi karena banyak terdapat praktikum. Diharapkan bahan ajar tersebut dapat menjadi sumber belajar fisika yang berpotensi memberdayakan keterampilan berpikir siswa.

 

Kata Kunci: Bahan Ajar, IPA Terpadu, Pendekatan Kontekstual

Author Biography

Suka Harimanto, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Program Pascasarjana Program Studi Teknologi Pendidikan

References

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Belawati. 2003. Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas

BNSP. 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 41 Tahun 2007 tentang

standar Proses, Jakarta: Depdiknas.

Borg, Walter R., & Gall, Meredith D. 1983. Educational Research. London: Longman Inc.

Dahar, Ratna Wilis. 1996. Teori – Teori Belajar. Jakarta: Erlangga.

Depdiknas.(2008).Teknik Penyusunan Modul. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah

Depdiknas.2006. Pembelajaran Kontekstual. Jakarta: Depdiknas

Dick, W. & Carey L. 1990. The Systematic Design of Instruction. (3rd Ed). New York: Harper Collins Publisher

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. 2010. Petunjuk Teknis Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas

Komalasari, Kokom. 2010. Pembelajaran Kontekstual; Konsep dan Aplikasi. Bandung: Refika Aditama

Listyawati, 2012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu di SMP. Journal of Innovative Science, Volume 1, Nomor 1.

Mulyasa.2009. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara

Muslich, Masnur. 2009. Text Book Writing: Dasar-dasar Pemahaman, Penulisan, dan Pemakaian Buku Teks. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Nurhadi, Yasin, B. & Senduk, A. G. 2004. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Rineka Cipta

Permendiknas.(2006).Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Prestasi Pustaka

Soewarno dan Asmarol Hidayat. 2008. Implementasi Pembelajaran IPA Terpadu di SMP Kota Banda Aceh. Jurnal Pendidikan. 2 (1).

Solihah, Riyanti. 2011. Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Pendidikan Karakter Untuk Pembelajaran IPA Bertema Perjalananan Makanan Pada Tumbuhan. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Puskur.

Published
2015-03-22
Section
Article