Pelatihan Pembukuan Sederhana Untuk Meningkatkan Kinerja Keuangan Pelaku Usaha Di Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto

 Abstract views: 12 ,  downloads: 12
  • Rina Fariana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Fauziyah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Teguh Purwanto Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Bayu Adi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Keywords: BUMDes, pembukuan sederhana, desa wisata

Abstract

Salah satu penggerak utama laju perekonomian desa adalah adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dikelola sepenuhnya oleh mayarakat desa. Desa Kebotunggul memiliki beberapa potensi yang dapat dikembangkan dan dikellola sehingga bermanfaat bagi penduduk masyarakat desa. Adapun potensi Desa Kebontunggul meliputi peternakan unggas, perikanan lele, industri mebel, industri rumah tagga (keripik tortila, jamur dan jamu) dan wisata edukasi. Banyaknya potensi yang terdapat di Desa Kebontunggul terutama sebagai desa wisata sebaiknya diiringi dengan pengelolaan yang baik sehingga bisa memberikan nilai manfaat yang lebih khususnya bagi perekonomian masyarakat sekitar. Pengelolaan dan pembinaan tersebut dapat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah mengenai manajemen pengelolaan keuangan pelaku usaha dan BUMDes. Sumber daya manusia pengelola BUMDes Desa Kebontunggul sebagai penggerak perekonomian desa sangat kurang memadai, hal ini dibuktikan dengan kurangnya kegiatan administrasi yang dilakukan oleh BUMDes Desa Kebontunggul seperti pembuatan dokumen, pengarsipan, pembukuan keuangan dan penggunaan alat elektronik seperti komputer termasuk dalam melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha di desa. Hal ini menyebabkan pelaporan BUMDes tidak bisa menghasilan laporan secara benar yang diikuti oleh pelaku usaha yang ada di desa. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu adanya pelatihan pembukuan sederhana sebagai upaya peningkatan kinerja keuangan BUMDes pelaku usaha. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu mitra telah mampu melakukan pembukuan sederhana, menentukan HPP yang sesuai dan sampai penyusunan laporan keuangan dengan baik dan rutin sehingga mitra bisa menjadi desa percontohan

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Rina Fariana, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Dosen Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Kepala Laboratorium Bank Mini, Kepangkatan Tenaga Pengajar

References

Diana, Anastasia dan Lilis Setiawati. (2017). Akuntansi Keuangan Menengah:Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Terbaru. Yogyakarta: Andi Offset
Kuswadi. (2005). Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.
Setiawan, Temy. (2009). Mahir Akuntansi : Perusahaan Dagang. Jakarta : PT. Bhuana Ilmu Populer.
Sudaryanto dan Hanim,Anifatul. (2002). Evaluasi kesiapan UKM Menyongsong Pasar Bebas Asean (AFTA) : Analisis Perspektif dan Tinjauan Teoritis. Jurnal Ekonomi Akuntansi dan Manajemen, Vol 1 No 2, Desember 2002
Suhardiyah, Martha, Rina Fariana dan Aristha Purwanthari Sawitri. (2017). Akuntansi Biaya: Suatu Konsep Menghitung Biaya Produk. Surabaya: Adi Buana University Press
Tunggal, Widjaja Amin. (1997). Akuntansi Perusahaan Kecil dan Menengah. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Published
2020-06-01
Section
Articles