Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Ngembat Melalui Proses Transfer Keterampilan Membuat Stik Berbahan Dasar Petai Untuk Pengembangan Wirausaha Makanan Kekinian Sebagai Komoditas Khas Desa Ngembat

 Abstract views: 77 ,  downloads: 162
  • Nashrudin Latif
  • Ujang Rohman
  • Sumardi
  • Suharti
  • Hayati
Keywords: petai, pembuatan stik

Abstract

Desa Ngembat merupakan salah satu desa yang berada di Wilayah Kecamatan Gondang
Kabupaten Mojokerto. Potensi alam wilayah desa Ngembat salah satunya penghasil petai. Petai
adalah potensi lokal yang cukup banyak dan belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat
desa Ngembat. Fokus kegiatan PPM adalah mengenai petai yang diolah menjadi olahan pangan
berupa stik berbahan dasar petai untuk memberdayakan masyarakat terutama ibu-ibu kelompok
PKK desa Ngembat. Pemanfaatn petai menjadi olahan stik bertujuan untuk memanfaatkan
sumber daya alam yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat desa Ngembat dan untuk
memberikan inspirasi serta motivasi masyarakat desa Ngembat mengenai peluang wirausaha
stik berbahan dasar petai yang memiliki nilai jual. Metode pelaksanaan program PPM
berdasarkan pengamatan di lapangan (observasi) dan wawancara (interview) meliputi
penyuluhan (sosialisasi) dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan PPM diperoleh manfaat
peningkatan pengetahuan ibu-ibu PKK desa Ngembat tentang potensi lokal petai menjadi
olahan pangan berbahan dasar petai dan terampil dalam membuat olahan pangan berupa stik
berbahan dasar petai. Kesimpulan yang diperoleh bahwa program olahan kekinian berupa stik
berbahan dasar petai mendapat respon positif dari ibu-ibu PKK dan hasil olahan stik tersebut
direncanakan dipasarkan melalui program wirausaha desa sebagai komoditas khas oleh-oleh
desa Ngembat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agnes, Lois, O.W., Aning, A., Nani, A. 2013, Ekstrak Kulit Petai Sebagai Sumber Antioksidan dengan Metode Domestic Microwave Maceration, Jurnal Teknik Kimia Indonesia, 11(5) 237- 242
Anonim. 2017. Kandungan Gizi Petai. https://klinikgizi.com., kandungan-gizi-petai-pete/. Diakses 26 februari 2020.
Ayu, D.P. 2014. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Petai (Parkia Speciosa Hassk) Terhadap Bakteri Eschericia Coli dan Staphylococcus Aureus., Skripsi Tidak Dipublikasikan, Program Studi Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Indonesia.
Kamisah, Y., Qodriyah, M.S., Jaarin, K., Othman, F. 2013. Parkia Speciosa Hassk.: A Potential Phytomedicine, Jurnal Alternative Medicine, 6 (2) 1-3.
Pantastico E B. 2012. Fisiologi Pasca Panen, Penanganan, Pemanfaatan Buah-buahan dan Sayur-Sayuran Tropika daSubtropika (terjemahan). UGM Press. Yogyakarta.
Sugiyono, (2012). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Cetakan Ke 14, Bandung: Alfabeta.
Soekresno, I.N.R.Pendit. 2004. Petunjuk Praktek Pramusaji Food dan Beverage Service. Buku Panduan Sekolah Pariwisata & Perhotelan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Tami,H., 2010. Mengenal Lebih Jauh Tentang Petai,http://henithree. student.umm.ac.id., Diakses pada tanggal 25 Februari 2020.
Verawaty. 2016, Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Etanol Kulit Petai dan Biji Petai (parkia speciosa hassk.) Terhadap Bakteri Eschericia Coli, Jurnal Akademi Farmasi Prayoga, 1 (1) 8-12.
Wonghirundecha, S., Benjakul, S., Sumpavapol, P. 2014. Total Phenolic Content, Antioxidant and AntimikrobiaActivities of Stink Bean (Parkia Speciosa Hassk.) Pod Extracts, Songklanakarin., Journal Sci Technol, 36 (3) 301-308
Published
2020-12-30
Section
Articles