TINGKAT KELELAHAN PERFORMEN KERJA BERDIRI PADA OPERATOR SPBU

  • gempur santoso Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Stasiun Pengisian Bahan Bahr Umum (SPBU) tenaga kerja operator pengisian bahan bakar kendaraan bekerja terus menerus dan lama, performen kerja seperti itu sangat melelahkan. Populasi penelitian ini adalah operator SPBU di Kota Surabaya. Besar sampel penelitian ini adalah 62 orang terdiri laki-laki 41 orang dan perempuan 1 orang. Usia responden berkisar 20 tahun sampai dengan 36 tahun. Data penelitian diambil menggunakan esioner Nordic Body Map dan kuesioner kelelahan subyektif secara umum. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Kesimpulan penelitian ini menyebutkan bahwa operator SBPU mengalami keluhan tertinggi yakni rasa sakit pada bahu kanan (26,08%), punggung (21,74%), betis kanan (21,74%), dan betis kiri (21,74%)serta tingkat kelelahan sebesar 29,09%. Otot rangka (skeletal muscle) operator SPBU yang lebih banyak terbebani sangat mungkin terletak pada otot trapezius, rhomboidius, dan lattisinus dorsi, serta otot tibia dan fibula. Saran, agar operator SPBU tidak lagi bekerja performen berdiri secara terus menerus perlu diberikan kursi ergonomis.

Published
2018-01-10
How to Cite
santoso, gempur. (2018). TINGKAT KELELAHAN PERFORMEN KERJA BERDIRI PADA OPERATOR SPBU. J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori Dan Aplikasi Statistika, 3(01). https://doi.org/10.36456/jstat.vol3.no01.a1113