OTOT VERTEBRALIS(TRAPEZIUS, RHOMBOIDIUS, LATISSIMUS DORSI) DAN OTOT TIBIA-FIBULA (OTOT TIBIALIS, OTOT FLEXSOR LONGUS) OPERATOR SPBU KERJA POSISI BERDIRI TERBEBANI

 Abstract views: 156 ,  downloads: 875
  • gempur santoso Universitas PGRI Adi BUana Surabaya

Abstract

Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bekerja terus menerus dan lama, posisi kerja seperti itu sangat melelahkan. Populasi penelitian ini adalah operator SPBU di Kota Surabaya. Besar sampel penelitian ini adalah 50 orang operator SPBU jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Usia responden berkisar 20 tahun sampai dengan 36 tahun. Data penelitian diambil dengan menggunakan angket/kuesioner. Analasis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Kesimpulan: Operator SBPU mengalami keluhan tertinggi yakni rasa sakit pada bahu kanan (26,08%), punggung (21,74%), betis kanan (21,74%), dan betis kiri (21,74%) serta tingkat kelelahan sebesar 29,09%. Berdasarkan keluhan tersebut sangat besar terbebani pada otot rangka (skeletal muscle) tenaga kerja SPBU yang lebih banyak terbebani terletak pada otot trapezius, rhomboidius, dan latissimus dorsi, sertaotot pada tibia dan fibula yakniotot tibialis danotot flexsor longus.Saran: agar tenaga kerja SPBU tidak lagi bekerja posisi berdiri secara terus menerus, perlu duduk di kursi ergonomis menghadap pompa bahan bakar minyak (BBM), dan kendaraan sepeda motor yang mengisi BBM lewat terletak pada sisi kanan tenaga kerja (operator).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anna Poedjiadi, Dasar-dasar biokimia, UI-Press, Jakarta, 1994:274-275.

Becker M. Wayne, Jane B. Reece and Martin F. Poenie, The world of the cell, Third edition, The Benjamin/comings publishing company, 1999: 296-325.

Ethel Slonane, Anatomi dan Fisiologi Pemula, Catakan I, EGC, 2004:150

Ganong F, William, Fisiologi Kedokteran, EGC, Edisi 17, !977

Gempur Santoso, Deteksi Kelelahan pada kerja bubut posisi berdiri terhadap fluktuasi asam laktat dan glukosa, Wahana volume 51 no. , Juni 2008: 19-26.

Guyton C. Arthur & Hall E. John, Fisiologikedokteran (textbook of medical physiology), EGC, 1997: 91-105.

Nederhand J. Marc, Cervical muscle dysfunction in the chronic whiplash associated grade II (WAP II), Spine Vol. 25, 2000: 1938-1943.

Peter A. Mayes, Glikolisis dan oksidasi piruvat, Biokimia Harper, Edisi 24, EGC, Jakarta, 1999: 181-189.

Totok Budi Santoso, Pengaruh posisi kerja terhadap timbulnya nyeri punggung bawah pada pengrajin rotan di desa Trangsan kabupaten Sukoharjo, Infoke Vol 8 no 1 – Maret – September 2004.

Thompson W, Clem, Manual of structural kinesiology, The CV. Mosby company, Ninth edition, London, 1981: 3-25, 111, dan 122-123.

Yassierli, Iftikar Z. Sutalaksana, Evaluasi dan analisis postur kerja dalam sistem kerja permeinan konvensional Indonesia, Proceeding Seminar Nasional Ergonomi 2000 – (162-166).

Published
2015-07-01
How to Cite
santoso, gempur. (2015). OTOT VERTEBRALIS(TRAPEZIUS, RHOMBOIDIUS, LATISSIMUS DORSI) DAN OTOT TIBIA-FIBULA (OTOT TIBIALIS, OTOT FLEXSOR LONGUS) OPERATOR SPBU KERJA POSISI BERDIRI TERBEBANI. J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori Dan Aplikasi Statistika, 7(1). https://doi.org/10.36456/jstat.vol7.no1.a181