Evaluasi Kegiatan Pertanian, Perkembangan Produksi, dan Perkembangan Pemasaran pada Kawasan Angropolitan

 Abstract views: 64 ,  downloads: 72
  • Ansgarius Dawi Paga Paga
Keywords: Agropolitan, Evaluasi, Perkembangan Kawasan

Abstract

Abstrak

Kecamatan Boawae merupakan suatu Kecamatan yang terletak di Kabupaten Nagekeo, ProvinsiNusa Tenggara Timur. Sumber daya di Kecamatan Boawae di dominasi oleh sektor pertanian. Luas lahan pertanian di Kecamatan Boawae sebesar 153,43 Km² dari luas keseluruhan wilayah Kecamatan Boawae. Untuk mendukung potensi yang di miliki maka melalui RTRW Kabupaten Nagekeo tahun 2011-2031, Kecamatan Boawae di tetapkan sebagai Kawasan Agropolitan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kegiatan pertanian perkembangan produksi, dan perkembangan pemasaran di kawasan agropolitan di Kecamatan Boawae. Analisis yang di gunakan adalah uji t pada SPSS. Berdasarkan evaluasi menggunakan  analisis uji t menunjukan hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti dari ketiga variabel tersebut yakni kegiatan pertanian, perkembangan produksi,dan perkembangan pemasaran mengalami perubahan yang signifikan dari  sejak tahun 2011 hingga tahun 2018. Persentase kenaikan untuk variabel kegiatan pertanian sebesar 88%, kenaikan variabel perkembangan produk pertanian sebesar 54%, dan kenaikan untuk variabel perkembangan pemasaran sebesar 57%.

Kata Kunci:  Agropolitan, Evaluasi, Perkembangan Kawasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bachtiyar, Z., & Prabawati, I. (2016). Evaluasi pengembangan kawasan agropolitan pada komoditas kopi di desa carangwulung kecamatan wonosalam kabupaten jombang. PUBLIKA Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 4(9), 1-8.

Badan Pusat Statistik. (2017). Badan Pusat Statistik Kabupaten Nagekeo. Animal Genetics (Vol. 39).

Deni Darmawan. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Departemen Pertanian. (2002). Kebijakan Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian. Badan Pengembangan SDM Departemen Pertanian.

Mukhtar. (2013). Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta : Reference.

Nani, S. D., Sela, R. L. ., & Egam, P. P. (2011). Evaluasi perkembangan kawasan agropolitan di kecamatan sangkub kabupaten bolaang mongondow utara. Jurnal Spasial, 4(3), 167–177.

Peraturan Menteri Pertanian No.41 Tahun 2009. (2009). Kriteria Teknis Kawasan Peruntukan Pertanian.

Sambas Ali, Dkk. (2009). Analisis Korelasi, Regresi, dan Jalur Anova Dalam Penelitian. Bandung : Penerbit CV Pustaka Setia.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kauntitatif, Kualitatif dan R & D). Bandung : Penerbit Alfabeta.

Suroyo, Maniar. (2015). Pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 25(3), 262–263. https://doi.org/10.5614/jpwk.2015.25.3

Published
2020-09-22