Kesiapan Aksesibilitas Wisata Dalam Mengintegrasikan Obyek Wisata (Studi Kasus : Karanganyar Bagian Timur)

 Abstract views: 148 ,  downloads: 70
  • Andreta Delamartha Universitas Sebelas Maret
  • Galing Yudana Universitas Sebelas Maret
  • Erma Fitria Rini Universitas Sebelas Maret
Keywords: Aksesibilitas Wisata, Integrasi, Kesiapan, Pariwisata

Abstract

Abstrak

Pariwisata merupakan sebuah kegiatan dalam rangka memberikan kepuasan atau hiburan terhadap seseorang dan memiliki sifat sementara. Terdapat 5 komponen penting dalam pariwisata atau biasa disebut 5A’s tourism, salah satunya adalah Aksesibilitas. Aksesibilitas wisata merupakan segala macam kemudahan yang dapat dirasakan oleh wisatawan dalam melakukan pergerakan/ perpindahan tempat saat perjalanan wisata. Aksesibilitas wisata meliputi 5 hal yaitu Sarana penunjang pariwisata, Prasarana penunjang pariwisata, Informasi mengenai obyek wisata, Waktu, dan Managemen aksesibilitas wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan aksesibilitas wisata dalam mengintegrasikan obyek wisata dengan studi kasus di Kabupaten Karanganyar bagian timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik skoring menggunakan Skala Likert. Teknik pengumpulan data dilakukan secara primer dan sekunder melalui survei kuisioner, observasi lapangan, studi literatur, dan studi dokumen dari dinas terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan aksesibilitas wisata di Kabupaten Karanganyar bagian timur dalam mengintegrasikan obyek wisata memiliki tingkat kesiapan yang sedang dengan perolehan skor sebesar 11,06.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bowersox, D., Closs, D., & Cooper, M. B. (2013). Supply Chain Logistics Management (4th Editio). Singapore :McGraw-Hill.

Chaplin, J. P. (2006). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta :Raja Grafindo Persada.

Dinas Kominfo Jateng. (2017). SALAHI IZIN TRAYEK, DUA BIS TERPAKSA DIKANDANGKAN - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 15 Juni. Retrieved January 10, 2020, from https://jatengprov.go.id/beritadaerah/salahi-izin-trayek-dua-bis-terpaksa-dikandangkan/

Diskominfo. (2017). Kabupaten Karanganyar Raih Piala WTN 2016 Bidang Lalu Lintas. Www.Karanganyarkab.Go.Id. Retrieved January 10, 2020, from https://www.karanganyarkab.go.id/20170131/kabupaten-karanganyar-raih-piala-wtn-2016-bidang-lalu-lintas/

Hamidin, D., & Surendro, K. (2010). Model Supply Chain Management Dalam Perspektif Teknologi. Seminar Dan Call For Paper Munas Aptikom Polliteknik Telkom, 36–43.

Hari, K. (1997). Kepariwisataan. In Kepariwisataan (pp. 21–27). Jakarta : Grasindo.

Kunjana, G. (2016). Objek Wisata Harus Terintegrasi Angkutan. Www.Investor.Co.Id. Retrieved January 11, 2020, from https://investor.id/national/objek-wisata-harus-terintegrasi-angkutan

Mantovani, C. (2021). Ish Ish Ish... 50% Jalan di Karanganyar Rusak. Solopos.Com. Retrieved February 21, 2021, from https://www.solopos.com/ish-ish-ish-50-jalan-di-karanganyar-rusak-1107608

Nations, U., & Programme, E. (2005). Making Tourism More Sustainable - A Guide for Policy Makers (English version). Making Tourism More Sustainable - A Guide for Policy Makers (English Version). https://doi.org/10.18111/9789284408214

RTRW Kabupaten Karanganyar Tahun 2013-2032, (2013). Retrieved January 18, 2020, from http://perpustakaan.bappenas.go.id/lontar/opac/themes/bappenas4/templateDetail.jsp?id=164251&lokasi=lokal

PP No. 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 2025 [JDIH BPK RI]. Retrieved January 20, 2021, from https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/5183/pp-no-50-tahun-2011

Sahla, H. M. H. (2017). Pengaruh Daya Tarik Dan Aksesibilitas Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Ke Air Terjun Ponot Di Desa Tangga Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan. 1151–1160. https://doi.org/10.31227/osf.io/mz5gy

Sasmita, I. (2019). Kabupaten Karanganyar, Fasilitas Transportasi Umum Bagi Pelajar Bumi Intan Pari. Karanganyarkab.Go.Id. Retrieved January 14, 2020, from https://www.karanganyarkab.go.id/20191204/fasilitas-transportasi-umum-bagi-pelajar-bumi-intan-pari/

Setiadi, A. (2017). Sepi Penumpang, Banyak Angkutan di Karanganyar Tak Jalan. Www.Daerah.Sindonews.Com. Retrieved January 14, 2020, from https://daerah.sindonews.com/berita/1168793/22/sepi-penumpang-banyak-angkutan-di-karanganyar-tak-jalan?showpage=all

Simanjuntak, C., Leli Kusuma Dewi, L. G., & Susrami Dewi, N. G. A. (2018). Penyediaan Aksesibilitas Bagi Wisatawan Penyandang Disabilitas Oleh Stakeholder Di Kotamadya Denpasar Kecamatan Denpasar Selatan. Jurnal IPTA, 6(1), 55. https://doi.org/10.24843/ipta.2018.v06.i01.p06

Spillane, J. J. (1987). EKONOMI PARIWISATA : Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta :Kanisius.

Sumarsono, A. (2014). CANDI CETHO Sepi Pengunjung. Www.Solopos.Com. Retrieved January 14, 2020, from https://www.solopos.com/candi-cetho-sepi-pengunjung-200597

Susantoro, B., & Parikesit, D. (2004). 1-2-3 Langkah: Langkah Kecil yang Kita Lakukan Menuju Transportasi yang Berkelanjutan. Majalah Transportasi Indonesia, 1, 89–95.

Suwantoro, G. (2004). Dasar-dasar Pariwisata (p. 15). Yogyakarta :Andi.

Thynell, M. (2009). Expert Consultation on Transport Methodology UNDESA New York Social indicators for public transport. Retrieved January 16, 2020, from https://www.un.org/esa/dsd/susdevtopics/sdt_pdfs/meetings/ecm0609/Marie_Thynell.pdf

Wearing, S., & Mc Donald, M. (2002). The development of community-based tourism: Re-thinking the relationship between tour operators and development agents as intermediaries in rural and isolated area communities. Journal of Sustainable Tourism, 10(3), 191–206. https://doi.org/10.1080/09669580208667162

Published
2021-04-27