Nilai-Nilai Coworking Space dalam Mendukung Konsep Kota Kreatif (Studi Kasus: Daerah Istimewa Yogyakarta)

 Abstract views: 89 ,  downloads: 46
  • Ni'mah Mahnunah Universitas Amikom Yogyakarta
Keywords: Coworking space, Kota kreatif, Nilai-nilai

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perekonomian dunia saat ini telah memasuki era ekonomi kreatif, yang memberikan implikasi pada pengembangan konsep kota kreatif dalam perencanaan dan pengembangan kota. Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai kota yang telah dikenal menjadi pusat budaya dan pendidikan didalamnya memiliki sumber daya utama kota kreatif yaitu orang-orang kreatif. Penerapan konsep kota kreatif yang dapat dilihat dari aspek fisik yaitu keberadaan ruang-ruang kreatif yang salah satunya berupa coworking space. Coworking space sebagai wadah dalam menumbuhkan kembangkan kreativitas dan inovasi orang-orang kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai – nilai coworking space dalam mendukung konsep kota kreatif  dengan menggunakan studi kasus di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif kualitatif menggunakan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai coworking space di Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai lingkungan kerja di sektor kreatif mampu mendorong munculnya komunitas, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas dapat berkontribusi dalam menghasilkan inovasi dan penciptaan peluang nilai ekonomi. Keberadaan coworking space di kota ini juga memiliki peranan yang signifikan dalam hal menghasilkan orang-orang kreatif atau pekerja kreatif (creative class) sebagai sumber daya utama dalam pengembangan kota kreatif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bekraf. (2017). “10 Kota Kreatif di Indonesia”.http://indonesiakreatif.bekraf.go.id/iknews/10- kota-kreatif-di-indonesia-2/ . diakses pada Juli 2018.

British council. 2017 Enabling Space: Mapping Creative Hubs in Indonesia. Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance.

Florida, R. L. 2005. Cities and The Creative Class. New York: Routledge.

Howkins, J. 2001. The Creative Economy: How People Make Money From Idea. United Kingdom: The Penguin Press.

Jamal, Audrey C. 2018. Coworking space in mid-sized cities: A partner in downtown economic development. Dalam sage journal, “Environment and Planning A: Economy and Space”, volume 50(4) 773-788.

Landry, C. dan Bianchini, F. 1995. The Creative City. Bournes Green: Comedia.

Landry, C. 2006. The Art of City-Making. London: Earthscan.

Merkel, Janet. 2015. Coworking in The City. Dalam Ephemera Journal volume 15(1): 121-139. London.

Moriset, Bruno. 2014. “Building New Places of The Creative Economy. The Rise of Coworking Spaces”. Dalam 2nd Geography on Innovation International Conference. Utrecht University: London.

Rachman, Fadhly Fauzi. 2018. “Sumbangan Ekonomi Kreatif ke PDB RI Naik Rp 70 Triliun/Tahun” dalam Detik Finance https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3888781/sumbangan-ekonomi-kreatif-ke-pdb-ri-naik-rp-70-triliuntahun. Diakses pada tanggal 22 Juli 2020.

Utami, Valentina Kris. 2017. “Coworking Space di Kota Yogyakarta, dengan Menggunakan Metode Psikologi Lingkungan untuk Menciptakan Suasana Bahagia”. Dalam http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/12879. Diakses pada Desember, 2018.

Published
2021-04-27