PEMBUATAN BATIK JUMPUTAN SEBAGAI SARANA MEDIA PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH DASAR GUNA PENINGKATAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK

 Abstract views: 294 ,  downloads: 2837
  • Evita Purnaningrum Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Keywords: batik jumput, batik jumputan, pembelajaran, sekolah dasar, sd, kreativitas, pengabdian

Abstract

Batik Jumputan adalah batik yang dibuat melalui teknik ikat dan celup pada warna yang diinginkan. Kain yang digunakan untuk membantik diikat atau dijahit dan dikerut dengan menggunakan tali. Ada dua teknik membuat batik jumputan, yang pertama teknik ikat, dan yang ke
dua teknik jahitan. Benang yang digunakan untuk mengikat kain sebaiknya merupakan benang tebal dan kuat sehingga menghalangi warna masuk kain, benang yang dipakai sebaiknya benang yang tebal dan kuat seperti benang plastik/sintesis, benang jins, atau benang sepatu. Kegiatan pengabdian di SD Kepatihan 2 bertujuan untuk melatih kreativitas siswa yang ditunjukkan dengan hasil kreasi ikat dan pewarnaan setiap batik yang mereka hasilkan. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah penyuluhan (sosialisasi) dan praktek pembuatan batik. Siswa antusias berkreasi membuat batik jumput mereka masing-masing. Hasil diadakannya sosilisasi batik jumput pada siswa SD Kepatihan 2 adalah siswa memperoleh ketrampilan pembuatan produk dan pengetahuan baru mengenai batik jumputan yang dapat diperoleh dengan cara mendaur ulang kain bekas atau kain yang sudah tidak dipakai.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Evita Purnaningrum, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Manajemen, Fakultas Ekonomi
Published
2019-07-01