HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TINGKAT KONSENTRASI SISWA SMP NEGERI 1 NGUNUT TULUNGAGUNG

 Abstract views: 25 ,  downloads: 21
  • Muhammad Kharis Fajar Universitas Negeri Surabaya
Keywords: status gizi, konsentrasi siswa

Abstract

Pada masa pertumbuhan dan perkembangan seorang anak memerlukan asupan makanan yang mengandung gizi seimbang, agar proses tersebut tidak terganggu. Pemenuhan gizi seimbangg akan berpengaruh terhadap status gizi. Gizi menjadi masalah yang penting bagi anak sekolah, karena gizi bias menunjang kecerdasan anak. Kekurangan gizi menyebabkan anak mudah mengantuk dan kurang bergairah yang dapat mengganggu proses belajar di sekolah dan menurunnya prestasi belajar, daya pikir anak juga akan kurang, karena pertumbuhan otaknya tidak optimal.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat status gizi dengan tingkat konsentrasi siswa SMP Negeri Ngunut 1 Tulungagung kelas VIIG dan VIIH. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen melalui pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 72 siswa. Instrument dalam penelitian ini menggunakan penilaian status gizi berdasarkan indeks antropometri dengan berat badan menurut umur BB/U. Tes KOnsentrasi menggunakan Grid concentration Exercise. Sedangkan untuk analisis data dalam penelitian ini menggunakan koefisien kontingensi.

Berdasarkan hasil perhitungan diketahui nilai terendah dari hasil tingkat status gizi siswa dalah 5 (6,9%) sedangkan nilai normal 67 (93,1%) sedangkan nilai tertinggi 0. Sedangkan untuk nilai terendah dari hasil tes konsentrasi adalah 34 (47,2) sedangkan nilai normal 37 (51,4%) dan nilai tertinggi 1 (1,4%). Sedangkan hasil korelasi dilihat dari Sig = 0,412 > α = 0.05 artinya Ho diterima, maka tidak ada korelasi (hubungan) yang bermakna antara status gizi dengan tingkat konsentrasi. Koefisien Kontingensi yang di hasilkan adalah 0,155 nilai ini sangat jauh untuk mendekati nilai 1 (satu) menandakan korelasi (hubungan) yang terjadi antara status gizi dengan tingkat konsentrasi adalah lemah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier, Sunita.2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka utama

Aviana, R., & Hidayah, F. (2015). Pengaruh Tingkat Konsentrasi Belajar Siswa Terhadap Daya Pemahaman Materi Pada Pembelajaran Kimia Di Sma Negeri 2 Batang. Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang, 3(1), 30–33. https://doi.org/10.26714/jps.3.1.2015.30-33

Arikunto, Suharsimi (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Prektik. Jakarta. PT Rineka Cipta

Efendi, Choesnan.12 Desember 2010. “Lelah Dan Bosan Konsentrasipun Hilang.” Jawa Pos Hal.5.

Fajar, Muhammad Kharis, 2010 Hubungan Status Gizi Terhadap Konsetrasi belajar Siswa SMPN 1 Ngunut. Skripsi Tidak Diterbitkan. Surabaya;Fakultas Ilmu Keolahragaan. Unesa

Fitriani, Yunita.2004. Kesulitan Berkonsentrasi Mengikuti Pelajaran Anak Pada Sekolah Dasar. Skripsi tidak diterbitkan. Semarang:Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES.

Gunarsa, Singgih D. 2004.Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Irianto, Djoko Pekik. 2006. Panduan Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan. Yogyakarta: Andi Yogyakarta

Jannah, Miftakhul. 2004. Penelitian Meditasi-Otogenik Untuk Meningkatkan Konsentrasi Pada Atlet Lari Jarak Pendek. Tesis tidak diterbitkan Yogyakarta: Pasca Sarjana UGM.

Longnecker, D. (2014). Anatomy and Histology of the Pancreas. Pancreapedia: The Exocrine Pancreas Knowledge Base, 1–26. https://doi.org/10.3998/panc.2014.3.

Maksum, Ali (2008). Metodologi Penelitian Dalam Olahraga. Surabaya: Unesa University Press.

Maksum, Ali (2009). Statistik Dalam Olahraga. Surabaya: Unesa University Press.

Monsalves-álvarez, M., Castro-sepúlveda, M., Zapata-lamana, R., Rosales-soto, G., & Salazar, G. (2015). Original / Pediatría Motor skills and nutritional status outcomes from a physical activity intervention in short breaks on preschool children conducted by their educators: a pilot study, 32(4), 1576–1581. https://doi.org/10.3305/nh.2015.32.4.9514

Pathan, H., & Williams, J. (2012). Basic opioid pharmacology: an update. British Journal of Pain, 6(1), 11–16. https://doi.org/10.1177/2049463712438493

As, S., Hadju, V., & Nontji, W. (2013). Nutritional Status in Relations with Development of Gross and Fine Motorics among Child 1-3 Years in Sub District Mangarombang, Takalar Regency 2013, 4531, 410–420.

Sediaoetama, Acmad Djaelani. 1991. Ilmu Gizi Untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid 1. Jakarta: Dian Rakyat.

Supariasa Dkk. (2002) Penilaian Status Gizi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Triarsana, Diyah.2009. Gizi baik tingkatkan konsentrasi anak, Gaya Hidup Sehat No.502/27Februari Maret 2009 (Online) (http://www.p3gizi.litbang.depkes.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=56&Itemid=2) di akses 20 Desember 2010.

Published
2020-05-27
How to Cite
Muhammad Kharis Fajar. (2020). HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TINGKAT KONSENTRASI SISWA SMP NEGERI 1 NGUNUT TULUNGAGUNG . STAND : Journal Sports Teaching and Development, 1(1), 35 - 42. https://doi.org/10.36456/j-stand.v1i1.2320