Keanekaragaman Jenis Belalang (Ordo Orthoptera) Di Pertanian Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Desa Manusak Kabupaten Kupang

  • Chatarina Gradict Semiun
  • Yulita Iryani Mamulak

Abstract

Keberadaan belalang menentukan kualitas suatu lahan pertanian.Belalang memiliki peranan sebagai herbivora, predator, dekomposer, dan hama sehingga berpotensi dijadikan sebagai indikator kualitas lahan pertanian.Belalang sering dianggap sebagai serangga pengganggu, padahal memiliki peranan yang vital di ekosistem.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keanekaragaman jenis belalang di pertanian kacang hijau di desa Manusak.Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif.Pengambilan sampel belalang dengan menggunakan jebakan pitfall trap, hand sorting dan jaring serangga.Pengukuran faktor lingkungan dilakukan dengan mengambil data Global Positioning System (GPS), suhu tanah, kelembaban tanah, pH tanah, berat jenis tanah dan water holding capacity. Secara keseluruhan didapatkan tujuhjenis belalang, dari tigafamili dengan total individu berjumlah 30. Ketiga famili tersebut meliputi Pyrgomorphidae, Tettigoniidae, dan Acrididae.Nilai H’ adalah 1,882 tergolong sedang.Nilai R1 adalah 1,764 tergolong rendah.

 

Kata Kunci: Keanekaragaman belalang, Ordo Orthoptera, Kacang hijau

Published
2019-09-27
Section
Artikel