Biofermentasi Kefir Teh Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis) Sebagai Sumber Belajar Biologi

  • Pramita Laksitarahmi Isrianto

Abstract

Water kefir merupakan produk hasil biofermentasi dari larutan gula yang berasal dari simbiosa bakteri dan yeast dalam bentuk polisakarida banyak bermanfaat untuk kesehatan. Keanekaragaman tanaman di Indonesia sangatlah banyak dijadikan sebagai tanaman obat, salah satunya adalah Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis). Dikarenakan potensi sumber daya Pecut Kuda banyak akan manfaatnya sehingga bisa dijadikan media alternatif pertumbuhan probiotik dengan menggunakan larutan teh Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis). Kombinasi larutan teh Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis) dengan kefir grain diharapkan memberikan efek fungsional ganda bagi kesehatan tubuh. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan  4 taraf perlakuan yaitu: konsentrasi larutan teh Pecut Kuda 10% dan 15% dengan lama fermentasi 12 jam dan 24 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan berpengaruh nyata antar perlakuan terhadap pH (p=0,01), total asam asetat (p=0,03), total gula (p=0,00), dan total polifenol (p=0,00). Nilai pH diperoleh rata-rata 3,32–4,34, untuk total asam asetat rata-rata 0,46-0,82%, hasil total gula rata-rata 4,45-7,58% dan total polifenol 0,11- 3,41%. Sedangkan hasil uji organoleptik antar perlakuan menunjukkan pengaruh nyata (p=0,00) terhadap parameter rasa,aroma, warna, dan daya. Perlakuan P1 dengan konsentrasi teh Pecut Kuda 10% dengan lama fermentasi 12 jam lebih disukai panelis.

 

Kata kunci : water kefir, teh Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis), biofermentasi

Published
2019-09-27
Section
Artikel