TINGKAT KESESUAIAN PRASARANA JARINGAN DAN LINGKUNGAN PERUMAHAN DI KABUPATEN SIDOARJO DAN KOTA SURABAYA

 Abstract views: 197 ,  downloads: 213
  • Krisna Dwi Handayani
  • Mas Suryanto HS

Abstract

Seiring bertambahnya penduduk di perkotaan mengakibatkan kebutuhan perumahan semakin
meningkat, begitu juga kebutuhan akan prasarananya. Mengingat lahan yang terbatas, pemenuhan kebutuhan perumahan ini sulit untuk direalisasikan. Manusia sebagai pengguna perumahan untuk dapat menikmati segala yang diperlukan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-harinya memerlukan fasilitas. Wawancara dengan pimpinan proyek dan observasi langsung masing-masing perumahan, dilakukan untuk pengumpulan data primer yang meliputi jaringan air bersih, air limbah, persampahan, listrik, telepon, trasportasi lokal dan RTH. Prasarana perumahan kategori menengahatas memiliki tingkat kesesuaian terhadap kriteria SNI sebesar 55,51% di Sidoarjo dan 76,78% di Surabaya untuk kelengkapan dan prasyarat jaringan. Beberapa cluster perumahan belum memiliki
jaringan persampahan yang memadai berdasar tingkat kesesuaian kriteria SNI. Pemenuhan RTH untuk perumahan di Sidoarjo ternyata lebih baik dengan nilai rata-rata 32.5% daripada perumahan di Surabaya dengan rata-rata 30.2%. Akan tetapi beberapa perumahan belum memenuhi syarat minimal luas RTH berdasarkan ketentuan sebesar 30%. Beberapa perumahan belum dapat memenuhi kelengkapan berupa tempat bermain atau tempat olahraga meski syarat minimal luas RTH berdasarkan ketentuan sebesar 30% telah terpenuhi. Jaringan transportasi lokal tidak tersedia pada semua perumahan karena semua menerapkan sistem cluster tertutup.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. SNI 03-6981-2004. Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan Sederhana Tidak

Bersusun di Daerah Perkotaan.

Anonim. SNI 03-1733-2004. Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan.

Anonim. SNI 03-2398-2002. Tata Cara Perencanaan Tangki Septic dengan Sistem Peresapan.

Anonim. SNI 02-2406-1991. Tata Cara Perencanaan Umum Drainase Perkotaan.

Anonim. SNI 3242-2008. Pengelelohan Sampah di Permukiman Peraturan Menteri Pekerjaan Umum

Nomor : 05/PRT/M/2008 Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di

Kawasan Perkotaan.

Anonim. Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

Anonim.Undang-Undang No. 4 Tahun 1992, Tentang Perumahan dan Permukiman.

Frick, Heinz dan Mulyani, Tri Hesti. 2006. Arsitektur Ekologis. Soegijapranata University Press.

Penerbit Kanisius. Semarang.

Hakim, Ustam. 2004. Arsitektur Lansekap, Manusia, Alam dan Lingkungan.Jakarta: FALTL

Universitas Trisakti.

Widiastuti, Febriana. 2012. Analisis Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Kecukupannya Terhadap

Jumlah Penduduk di Kota Bekasi. Scientific Repository IPB.

http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/55870

Published
2016-01-10
How to Cite
Handayani, K. D., & Suryanto HS, M. (2016). TINGKAT KESESUAIAN PRASARANA JARINGAN DAN LINGKUNGAN PERUMAHAN DI KABUPATEN SIDOARJO DAN KOTA SURABAYA. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 14(1), 15-22. https://doi.org/10.36456/waktu.v14i1.101