PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI DI PULAU ADONARA KABUPATEN FLORES TIMUR BERDASARKAN DISTRIBUSI ARUS BARANG

 Abstract views: 322 ,  downloads: 814
  • Agustinus Manek
  • Anak Agung Sagung Alit Widyastuty

Abstract

Pulau Adonara merupakan salah satu pulau yang ada  di Wilayah Kepulauan Kabupaten Flores Timur. Pulau  Adonara  terkenal  dengan budaya daerahnya dan  kaya  akan  potensi alam yang di miliki, namun belum dikelola dan dikembangkan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk  Pengembangan Potensi unggulan, Pergerakan Distribusi Arus Barang Masuk dan Keluar serta Strategi Pengembangan di Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini menggunakan metode analisa Deskriptif Kuantitatif dan Kualitatif. Teknik analisis yang digunakan
adalah analisis Location Question (LQ) untuk mengetahui potensi unggulan di Pulau Adonara,
distribusi frekuensi untuk mengetahui  barang yang masuk dan keluar  dan analisis SWOT dan
STTEP untuk menentukan Strategi Pengembangan Potensi Ekonomi. Hasil penelitian menunjukan
bahwa Pulau Adonara memiliki sektor basis dibidang  pertanian dengan sub sektor pertanian kebun
dan  pertanian bahan  makanan. Distribusi barang yang ada di Pulau Adonara lebih dominan di ekspor (asam, pertanian kebun, ikan ke Wilayah Jawa, Makasar, Maluku Utara, Ambon, Kefa, Lembata, Button dan Lombok ) dari pada untuk impor. Pengembangan potensi ekonomi dapat dilakukan dengan cara meningkatkan sumberdaya manusia, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi teknologi, mengembangkan potensi yang ada, kesadaran terhadap pemanfaatan lahan dan lingkungan, serta kesiapan untuk bekerjasama dengan pihak pemerintah maupun swasta untuk mengembangkan potensi ekonomi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmita, Rahardjo. 2008. Pengembangan Wilayah Konsep Dan Teori. Yogyakarta. Graha Ilmu.

Arikunto, Suharsimi. 2003. Prosedur Penelitian. Jakarta. Rineka Cipta.

BAPPEDA Propinsi Nusa Tenggara Timur. 2011. Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur

Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran

.Kupang, Indonesia.

BPS. 2013. Kabupaten Flores Timur Dalam Angka Tahun 2013. Larantuka, Indonesia.

Cho S, Gordon P, Moore JE II, Richardson HW, Shinozuka M, Chang S 200, Integrating

Transportation Network And Regional Economic Models To Estimate The Costs Of A Large

Urban Earthquake. J Reg Sci.

Dipartimento di Ingegneria del Territorio. University of Cagliari. Via Marengo 2. 09123 Cagliari,Italy.

Urban Development And Expenditure Efficiency In The 2000–2006 Regional Operational

Program Of Sardinia.

H. C. Lin, Y. L. Kuo, D. Shaw, M. C. Chang, T. M.Kao. Regional Economic Impact Analysis Of

Earthquakes In Northern Taiwan And Its Implications For Disaster Reduction Policies.

Kementrian Perhubungan. 2002. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 53 Tahun 2002

tentang Tatanan Kepelabuhan Nasional. Jakarta, Indonesia.

Long, P. T, & Perdue, R. R. 1990. The Economic Impact Of Rural Festivals And Special Events:

Assessing The Spatial Distribution Of Expenditures. Journal Of Travel Research, 28, 10–14.

Mulyana, Deddia. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Okuyama Y. 2007. Economic Modeling For Disaster Impact Analysis: Past, Present, And Future.

Yamano N, Yoshio K, Yoshiharu S 2007. Modeling The Regional Economic Loss Of Natural

Disasters The Search For Economic Hotspots.

Rose A .2004, Economic Principles, Issues, And Research Priorities In Hazard Loss Estimation. In:

Okuyama.

Rustiadi, Saefulhakim, Dyah R., 2011, Perencanaan Dan Pengembang Wilayah. Jakarta, Yayasan

Pustaka Obor Indonesia.

Singarimbun, Masri Dan Sofyan Effendi. 1995. Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES

Sjafrizal, 2011,Ekonomi Wilayah Dan Perkotaan. Jakarta,PT Raja Grafindo Persada.

Y, Chang SE e, Modeling Spatial And Economic Impacts Of Disasters. Springer, New York, Pp 13-

Published
2016-01-10
How to Cite
Manek, A., & Sagung Alit Widyastuty, A. A. (2016). PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI DI PULAU ADONARA KABUPATEN FLORES TIMUR BERDASARKAN DISTRIBUSI ARUS BARANG. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 14(1), 23-28. https://doi.org/10.36456/waktu.v14i1.102