ANALISIS SIMULASI PROSES IRONING UNTUK MENGETAHUI KETINGGIAN DINDING BERDASARKAN VARIASI REDUKSI KETEBALAN DINDING

 Abstract views: 239 ,  downloads: 332
  • M. Nushron Ali Mukhtar Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Sagita Rochman Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Proses ironing merupakan salah satu proses metal forming. Aplikasi dari proses ini diantaranya pada proses pembuatan selongsong peluru, dimana ketinggian dari dinding tergantung pada reduksi ketebalan yang digunakan. Pada penelitian ini dilakukan simulasi untuk mengetahui berapakan ketinggian dinding berdasarkan variasi reduksi ketebalan dinding sehingga didapatkan ketinggian yang sesuai dengan kebutuhan dalam pembuatan selonsong peluru. Material yang digunakan untuk selongsong peluru kaliber 20 mm adalah kuningan Cu30% Zn 70% berbentuk cup diameter luar awal 33,5 mm, tebal 3 mm dan tinggi 37 mm. Berdasarkan perhitungan kekuatan material, maka didapat reduksi ketebalan dinding maksimum yang diijinkan pada proses ironing adalah 26,7%. Selanjutnya dengan reduksi tersebut dilakukan simulasi menggunakan metode elemen hingga pada variasi sudut die α = 5áµ’, 10áµ’, 15áµ’, 20áµ’ dan 25áµ’. Hasil simulasi proses ironing pada  masing-masing sudut die α dan prosentase reduksi ketebalan dinding 26,7%, menunjukkan, bahwa selongsong peluru belum dapat melawati die. Setelah dilakukan penambahan gaya pada proses simulasi dan dengan variasi reduksi 5%,10%,15%, 20% dan 25%,  menghasilkan untuk reduksi 5% :39mm ,10% : 42mm ,15% : 45mm, 20% :51mm  dan 25% : 55mm.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adamovic, D., Mandic, V., Jurkovic, Z., dkk. (2010), “An Experimental Modelling And Numerical FE Analysis Of Steel-Strip Ironing Process”, Vol. 4, Hal. 435 - 444.
Adamović, D.,Stefanović, M, Gulišija Z., Aleksandrović, S., Živković, M., Devedžić, G., (2009), “Changing Of Tension Stress Of Ironed Aluminium Work Piece Wall “., Journal for Technology of Plasticity, Vol. 34 Number 1-2.
Chang, D. (1998), “ An analytical model of ironing process including redundant work effect”, Journal of Materials Processing Technology 75 (1998) 253-258
Delarbre, D., Montmitonne, P. (1999), “Experimental and numerical study of the ironing of stainless steelCups”, Journal of Materials Processing Technology 91, 95 – 104
Nam, J., Han K, S.,(2000),” Finite Element Analysis of Deep Drawing and Ironing Process in the Steel D & I Can making”, ISIJ International, Vol. 40 (2000), No. 12, pp. 1223–1229.
Kampus, Z. and Nardin, B. “Improving workability in ironing”, Journal of Materials Processing Technology 130-131 (2002) 64-68
Lange Kurt, (1985), Handbook of Metal Forming, Mc Graw-Hill inc, Michigan
Mukhtar Ali, M. N., I. M. L. Batan, B. Pramujati, A. S. Pramono., (2016),Simulation of Ironing Process for Bullet Case to Get Minimum Forming Force with Variation of Die Angle and Reduction Wall Thickness, Applied Mechanics and Materials, Vol. 836, pp. 197-202.
Sucy Ivana, (2006), Handbook Of Die Design, 2nd edition, Mc Graw-Hill. New york
Suryaningrat, Rianto . (2012), Intellegence Precise Manufacturing ( Ironing Process)., BBPT.
Schuler. (1998), Metal Forming Handbook (c) Springer-Verlag Berlin Heidelberg
Wang, Z., Dohda, K., Jeong, Y. (2001),” FEM simulation of surface smoothing in the ironing process”, Journal of Materials Processing Technology 113 (2001) 705-709.
Published
2017-07-22
How to Cite
Ali Mukhtar, M. N., & Rochman, S. (2017). ANALISIS SIMULASI PROSES IRONING UNTUK MENGETAHUI KETINGGIAN DINDING BERDASARKAN VARIASI REDUKSI KETEBALAN DINDING. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 15(2), 66-72. https://doi.org/10.36456/waktu.v15i2.733