REMOVAL CEMARAN BOD, COD, PHOSPHAT (PO4) DAN DETERGEN MENGGUNAKAN TANAMAN MELATI AIR SEBAGAI METODE CONSTRUCTED WETLAND DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH

 Abstract views: 117 ,  downloads: 296
  • I Wayan Sri Sukmawati Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Pungut Asmoro Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa removal cemaran dan efisiensi
penurunan cemaran kandungan BOD, COD, Phosphat (PO4) dan Detergen pada sistem
contructed wetland dengan System Sub – Surface Flow Constructed Wetland dengan aliran
dibawah permukaan, dengan variasi media pasir kasar dan pecahan genting dengan
menggunakan tanamam melati air. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya
dengan pertimbangan untuk mendapatkan air limbah yang banyak mengandung polutan terutama
dari air limbah bekas pencucian linen yang banyak mengandung  BOD, COD, Phospat (PO4) dan
Detergen.  Untuk mengetahui removal cemaran BOD, COD, Phospat (PO4) dan Detergen tersebut
digunakan 2 reaktor dengan variasi media yaitu pasir kasar dan pecahan genting yang sama –
sama ditamani dengan tanaman melati air, dengan  debit aliran yang tidak kontinyu dan waktu
tinggal selama 2 hari. Dalam hasil penelitian ditunjukkan bahwa pada reaktor dengan media pasir,
untuk kandungan BOD terjadi penurunan sebesar 654 mg/l (efisiensi penurunan sebesar 59 %)
sedangkan pada reaktor media pecahan genting terjadi penurunan kandungan BOD sebesar 680
mg/l (efisiensi penurunan sebesar 61 %). Untuk kandungan COD pada reaktor media pasir terjadi
penurunan sebesar 307 mg/l (efisiensi penurunan sebesar 56 %), sedangkan pada reaktor media
pecahan genting terjadi penurunan kandungan COD sebesar 322 mg/l (efisiensi penurunan
sebesar 59 %). Untuk kandungan Phospat (PO4) pada reaktor media pasir terjadi penurunan
sebesar 8 mg/l (efisiensi penurunan sebesar 32 %), sedangkan pada media pecahan genting
kandungan Phospat (PO4) terjadi penurunan sebesar 10 mg/l (efisiensi penurunan sebesar 40 %).
Sedangkan untuk kandungan Detergen pada reaktor media pasir terjadi penurunan sebesar 27
mg/l (efisiensi penurunan sebesar 48 %), sedangkan pada reaktor pecahan genting terjadi
penurunan kandungan Detergen sebesar 31 mg/l (efisiensi penurunan sebesar 56 %).  Pada dua
reaktor dengan media yang berbeda yaitu media pasir dan pecahan genting sama – sama
menunjukkan penurunan kandungan BOD, COD, Phospat (PO4)  dan Detergen namun  pada
reaktor yang berisi media pecahan genting efisiensi penurunan kandungan semua parameter yang
diteliti lebih tinggi dibandingkan dengan reaktor dengan media pasir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonymous, 2013.Mengenal Melati Air. Kompas.com,http://www.kompas.com. ( diunduh
tanggal 03 Juni 2013 ).
Anonymous,Melati Air (Echinodorus palaefolius)www. Plantamor .com/indek ,php?Plant =1312 (
diunduh tanggal 10 Juni 2013)
Anonymous,2014 The wetland Technology Merupakan Opsi Pengolahan Air Limbah Domestik
Perkotaan Dalam Menciptakan Kota Sehat dan Berkelanjutan.(blog : Hakli Bondowoso) (
diunduh pada tanggal 22 Januari 2014)
Ali Faujan, 2010:Reduksi logam besi (Fe) dalam air tanah dengan menggunakan media
zeolit,genteng dan bata merah di desa Pranti Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik.
Tugas Akhir, Jurusan Teknik Lingkungan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Dhokhikah, Y. 2006. Pengolahan Air Bekas Domestik Dengan Sistem Constructed Wetland
Aliran Subsurface Untuk Menurunkan COD, TS dan Detergen. Surabaya, Institut
Teknologi Sepuluh November.
Fujita Research , 2004. Constructing a Greener Future : Contructed Wetland for wastewater
treatment. http :www.fujitaresearch.com/Reports/wetland.html
Hammer D.A. 1989. Constructed Wetlands for wastewater treatment : municipal,industrial ad
agricultural,Lewis publisher.Inc.Chelsea, Michigan.
Khiatuddin M. 2003. Melestarikan Sumber Daya Air Dengan Teknologi Rawa Buatan.
Yogyakarta,Gajah Mada University Press.
Meutia A. 2001. Lahan Basah buatan di Indonesia, Wetland international-Indonesian Programme,
Bogor.
Munajim, 1998 . Cara – cara Analisis Kimia Industri. Penerbit: Departemen Perindustrian, Balai
Penelitian Industri Surabaya.
Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 72 Tahun 2013 Tentang Baku Mutu Air Limbah Industri
Dan / Atau Kegiatan Usaha Lainnya.
Purwanto, Didik Sugeng, 2008. Pengelolaan Limbah Cair. Surabaya, Jurusan Kesehatan
Lingkungan Surabaya.
Prasetyaningtyas, D.2003. Evaluasi Kinerja Sistem Subsurface Flow Constructed Wetland
pada IPAL Domestik Tlogo Mas, Malang. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Lingkungan,
FTSP,ITS, Surabaya.
Supradata,2005. Pengolahan Limbah Domestik Menggunakan Tanaman Hias Dalam Sistem lahan
Basah Buatan Aliran Bawah Permukaan. Tesis Pasca Sarjana Universitas Semarang.
Published
2014-01-15
How to Cite
Sri Sukmawati, I. W., & Asmoro, P. (2014). REMOVAL CEMARAN BOD, COD, PHOSPHAT (PO4) DAN DETERGEN MENGGUNAKAN TANAMAN MELATI AIR SEBAGAI METODE CONSTRUCTED WETLAND DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 12(1), 24-34. https://doi.org/10.36456/waktu.v12i1.819