PENGARUH ARTIFICIAL RECHARGE MELALUI LOBANG RESAP BIOPORI TERHADAP MUKA AIR TANAH

 Abstract views: 232 ,  downloads: 258
  • Pungut Asmoro Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Sri Widyastuti Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Berubahnya tata guna lahan dari areal terbuka yang permukaannya ditutupi oleh vegetasi
menjadi areal terbangun yang permukaan tanahnya dilapisi oleh penutup kedap air seperti atap
bangunan, perkerasan jalan aspal maupun pemasangan lapisan beton menjadikan volume air
limpasan hujan sangat sedikit yang meresap ke dalam lapisan tanah. Oleh karena itu maka
keberadaan air tanah menjadi sangat berkurang volume cadangannya. Hal ini berlangsung secara
meningkat sehingga level muka air tanah semakin dalam dari muka tanah. Dalam kondisi seperti
itu diperlukan metode penggantian proses infiltrasi air limpasan hujan ke dalam lapisan tanah.
Beberapa metode imbuhan buatan (artificial recharge) telah diterapkan dibeberapa tempat seperti
metode danau buatan, kolam resapan, parit resap, dan sumur resapan. Maka lubang resap biopori
perlu dikaji keandalannya di dalam membantu proses infiltrasi air limpasan hujan sehingga
berdampak terhadap deposit air tanah.
Dalam penelitian ini penerapan biopori pada seluasan areal telah terbukti memiliki peran
yang cukup signifikan, bahwa biopori juga mampu meresapkan air ke dalam tanah. Indikasi dari
manfaat biopori ini dapat dilihat adanya perbedaan ketinggian muka air tanah pada areal yang
diberi terapan biopori dibandingkan pada areal yang tidak diberi terapan biopori. Selain itu,
kecepatan pertambahan level muka air tanah juga terlihat secara nyata bahwa pada areal biopori
lebih cepat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aboejoewono A. 1995. Penerapan Sumur Resapan dengan Berbagai Aspeknya di Wilayah DKI Jakarta. Prosiding Seminar Pengelolaan dan Pemanfaatan Airtanah 1995 Oleh BPPT, Jakarta. Hal: 173 - 181.
Anonymous, 1997. Drainase Perkotaan. Gunadarma, Jakarta.
Anonymous, Artificial Recharge of Groundwater. http://www.vyh.fi
Anonymous, Tata Cara Perencanaan Umum Drainase Perkotaan., Sistem Informasi Bintek PU. http://www.pu.go.id
Bisri, M. Aliran Air Tanah. Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Malang.
Cedergren, H R. 1988. Seepage, Drainage, and Flow Nets. John Willey and Sons. New York.
Chaidir Anwar M.1995. Resapan Hujan Tanpa Luapan-Model Simulasi Numerik. Prosiding Seminar Pengelolaan dan Pemanfaatan Airtanah 1995 Oleh BPPT, Jakarta. Hal: 208 - 242.
Das, B. M. 1985. Mekanika Tanah. Alih Bahasa Noor Endah dan Indrasurya BM. 1998. Erlangga,Jakarta.
Herawan, W. dkk, 1995. Teknik Perencanaan Regional Bangunan Peresap dengan Nomograf, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pengairan No.35 Th.10-Kw II 1995, Jakarta. Hal :34 - 51.
Huisman, L. and Olsthoorn TN, 1983. Artificial Groundwater Recharge, Pitman Advanced Publishing Program, Boston
Issoewandhono S. 1995. Volume Tampungan Ekstrem Sumur Resapan Air Hujan Berwawasan Lingkungan pada Hujan Berulang-ulang. Prosiding Seminar Pengelolaan dan Pemanfaatan Airtanah 1995 BPPT, Jakarta. Hal: 298 - 309.
Pungut, 2000. Karakteristik Sistem Drainase Sumur Resapan melalui Uji Model Fisik, Thesis Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang
Sunjoto. 1995. Sistem Peresapan Air Hujan Di Kawasan Pesisir. Prosiding Seminar Pengelolaan dan Pemanfaatan Airtanah 1995 BPPT, Jakarta. Hal.: 157 - 172.
Verruijt,A. 1970. Theory of Groundwater Flow. Mcmilland And Co LTD. London.
Wanny Adidarma dkk. 1998. Kajian Hujan dan Resapan Dalam Perhitungan Banjir Rencana. Prosiding PIT HATHI XV 1998, Bandung. Hal: 368 - 377.
GEODe II, Geologic Explorations on Disk, Produced by Tasa Graphics Art Inc, Prentice Hall
http://id.wikipedia.org/wiki/Banjir_Jakarta_2007
http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=123927
http://www.monitordepok.com/news/berita-utama/12048.html
Published
2013-01-15
How to Cite
Asmoro, P., & Widyastuti, S. (2013). PENGARUH ARTIFICIAL RECHARGE MELALUI LOBANG RESAP BIOPORI TERHADAP MUKA AIR TANAH. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 11(1), 15-28. https://doi.org/10.36456/waktu.v11i1.835

Most read articles by the same author(s)

> >>