PENURUNAN TSS DAN PHOSPAT AIR LIMBAH PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG DENGAN WETLAND

 Abstract views: 153 ,  downloads: 557
  • Desak Made S Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Sugito Sugito Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Sarana dan pengolahan air limbah merupakan satu permasalahan lingkungan. Air
limbah yang langsung dibuang ke badan air tanpa diolah terlebih dahulu maka akan menimbulkan
dampak berupa penurunan kulaitas lingkungan, gangguan kesehatan, gangguan terhadap biota
perairan juga ganguan estetika. Oleh karena itu, sarana IPAL menjadi keharusan untuk dipenuhi
oleh institusi penghasil air limbah.
Sistem pengolahan limbah yang ada sangat bervariasi yaitu dari yang sangat
sederhana sampai dengan yang berteknologi tinggi. Salah satu teknologi pengolahan air limbah
yang sangat mudah dari segi desainnya, murah pembiayaannya, serta dalam pengoperasiannya
tidak memerlukan tenaga ahli, tetapi memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menurunkan
polutan adalah dengan sistem wetland
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penurunan kandungan TSS dan Phospat
air limbah dengan sistem wetland yang menggunakan reaktor dengan tanaman melati air
(Echinodorus Palaepolius), dan reaktor yang ditanami bambu air (Eqisentum hymle) dengan
mengambil lokasi di Puskesmas Janti Kota Malang. Untuk mengetahui penurunan kandungan
TSS dan Phospat digunakan 2 ( dua) Reaktor dimana Reaktor I ditanami dengan melati air dan
Reaktor II ditanami dengan bambu air.
Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Reaktor dengan
tanaman melati air mampu meremovel TSS sebanyak 34 mg/l dan Reaktor dengan tanaman
bambu air mampu menurunkan kandungan TSS sebanyak 33 mg/l. Penurunan yang optimum
terjadi pada hari ke 5(lima). Untuk Reaktor dengan melati air mampu menurunkan kandungan
phospat 2,73 mg/l sedangkan reaktor dengan bambu air mampu menurunkan kandungan phospat
sebanyak 2,31 mg/l.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonymous, 2012. Mengenal Melati Air. Kompas.com,http://wwwkompas.com
Anonymous, 2012 Bambu Air ( Equisetum hyemale).www.florelaurentienne.com/hymale.htm.
Anonymous, Instruksi Kerja Laboratorium Pengujian Parameter Limbah Rumah Sakit. Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pemberantasan Penyakit Menular.Surabaya.
Departemen Kesehatan RI, 2002. Pedoman Sanitasi Rumah Sakit. Jakarta.
Departemen Kesehatan RI, 2009.Pedoman Pengelolaan Limbah Cair Rumah sakit Jakarta.
Dhokhikah, Y, 2006. Pengolahan Air Bekas Domestik Dengan Sistim Contructed Wetland Aliran Subsurfase Untuk Menurunkan COD, TS Dan Detergen. Surabaya:Institut Teknologi Sepuluh November.
Fitriarini,L. 2006. Studi Literatur Pemanfaatan Tumbuhan Air Untuk Pengolahan Limbah Cair Domestik. Surabaya : Institut Teknologi Sepuluh November.
Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 1204 / MENKES / SK /X / 2004, Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumag Sakit
Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur Nomor : 61 Tahun1999. Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Rumah Saki t di Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur.
Khambali Imam,Erna Triastuti, 2011. The Wetland Techbology Merupakan Opsi Pengolahan Air Limbah Domestik Perkotaan Dalam Menciptakan Kota Sehat Dan Berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional PeranTeknologi Lingkungan Dalam Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Hidup di Era Global, 2011 Oleh Ikatan Alumni Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas PGRI Adi BuanaSurabaya. Hal 1 – 12
Khiatuddin, M 2003. Melestarikan Sumberdaya Air Dengan Teknologi Rawa Buatan. Gajah MadaUniversity Press. Yogyakarta.
Kurniawan, Hatta, 2005. Uji Kemampuan Tumbuhan Heliconia Rostrata dan Cyperus Papyrus dalam menurunkan COD dan TSS pada Air Limabah KM/WC, Kantin ITS dan Laboratorium Lingkungan Dengan Sistim Rawa Buatan.
Rizka, K, 2005. Studi Penurunan Kandungan COD dan BOD Air Menggunakan Tanaman Kana(Canna sp) dalam Sistim Subsrface Contructed Wetland(Stdudi Kasus
Gedung Teknik Lingkungan ITS. Surabaya) Institut Teknologi Sepuluh November.
Supradata, 2005. Pengolahan Limbah Domestik Menggunakan Tanaman Hias Dalam Sistim Lahan Basah Buatan Aliran Bawah Permukaan. Tesis Pascasarjana Universitas Semarang.
Supriyono, 2009. Efisiensi Penurunan BOD5 Limbah Domestik Dengan Tanaman Rumput Payung dan Melati Air Dalam Sistim Subsurface WetlandPada media Pasir.
Tugas Akhir Sarjana Universitas Adi Buana. Surabaya.
Tangahu, Bieby Vojiant, 2005. Studi Aliran Dalam Contructed Wetland Menggunakan Tanaman Cyperus Papirus Dalam Mengolah Lindi
Published
2013-01-15
How to Cite
Made S, D., & Sugito, S. (2013). PENURUNAN TSS DAN PHOSPAT AIR LIMBAH PUSKESMAS JANTI KOTA MALANG DENGAN WETLAND. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 11(1), 93-101. https://doi.org/10.36456/waktu.v11i1.889

Most read articles by the same author(s)

> >>