PENGUATAN INTERNALISASI BAHASA INDONESIA MELALUI PENGABDIAN PEMBELAJARAN BIPA BERBASIS BUDAYA LOKAL JAWA TIMURAN
DOI:
https://doi.org/10.36456/abadimas.v9.i02.a11084Keywords:
BIPA, budaya lokal, budaya Jawa Timuran, internasionalisasi bahasa, integritas budayaAbstract
Bahasa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan, karena hubungan bahasa dan budaya bersifat subordinatif, yaitu bahasa berada di bawah lingkup kebudayaan. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa tidak bisa dilepaskan dari konteks budaya yang melingkupinya, khususnya pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Pengabdian kepada masyarakat melalui pembelajaran BIPA ini bertujuan untuk memperkenalkan integrasi budaya lokal Jawa Timuran dalam pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) sebagai strategi dalam mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia. Kegiatan pengabdian pembelajaran ini diberikan kepada 4 (empat) pemelajar BIPA dari Maejo University, Thailand dan UiTM Kedah, Malaysia. Kegiatan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara semi struktur dan kemudian di analisa secara bertema menggunakan teknik analisa tema. Dari analisa data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar pemelajar BIPA memberikan tanggapan positif terhadap pengenalan budaya Jawa Timuran yaitu mampu meningkatkan motivasi belajar bahasa Indonesia, pemahaman kontekstual bahasa Indonesia, serta meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman Indonesia. Hal ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pemelajar BIPA bahwa Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran BIPA tidak hanya memberikan memperkaya kompetensi bahasa, namun juga bisa memperkaya pemahaman tentang budaya khususnya budaya Jawa Timur sehingga bisa lebih dikenal di kancah internasional.
References
Andriana, W. D. S. M. (2024). Budaya Indonesia Melalui Buku Dongeng Cinta Budaya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. 7(1), 53–71.
Ilawati Ilawati, & Laily Nurlina. (2025). Pemanfaatan Integrasi Nilai Budaya: Analisis Bahan Ajar Bipa Terbuka. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 3(1), 259–273. https://doi.org/10.61132/morfologi.v3i1.1362
J. W. Creswell. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. In SAGE Publications, Inc.
Leavy, P. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches/John W Creswell. -3rd ed. In Muqarnas.
Melati, I. K., Iswatiningsih, D., & Wurianto, A. B. (2021). Strategi Pembelajaran BIPA Dengan Pendekatan Komunikatif-Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal.
Melinda, S., & Muzaki, H. (2023). Cerita Rakyat Sebagai Upaya Pengenalan Bahasa dan Budaya Indonesia Dalam Pembelajaran BIPA. Jurnal Ilmiah SEMANTIKA, 5(01), 1–8.
Pangesti, F., & Wurianto, A. B. (2022). Pengembangan Bahan Ajar BIPA Berbasis Lintas Budaya Melalui Pendekatan Kontekstual-Komunikatif.
Proklawati, D., Susanto, G., & Artikel Abstrak, I. (2021). Pengembangan Bahan Ajar BIPA: Membaca untuk Pemula Bermuatan Budaya Jawa Timur. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/
Puspitaningrum, D, Prameswari T.H, & Hana, A.B.T (2025). BATIK: Bahan Ajar Digital BIPA Bermuatan Budaya Pekalongan untuk Pemelajar BIPA 1.
Rohimah, D. F. (2018). Internasionalisasi Bahasa Indonesia dan Internalisasi Budaya Indonesia Melalui Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) (Vol. 2, Issue 2).
Sari, D. E., & Ansari, K. (2022). Pengembangan Bahan Ajar BIPA Bermuatan Budaya Sumatra Utara Berbantuan Media Audio Visual Bagi Tingkat Pemula.
Andriana, W. D., Suyatno, S., & Mulyono, M. (2024). Pengenalan budaya Indonesia melalui dongeng cinta budaya sebagai bahan ajar BIPA. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(1), 1– 12.https://doi.org/10.30998/diskursus.v7i1.23481
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design (4th ed.). SAGE
Glaser, B., & Strauss, A. (1967). The discovery of grounded theory: Strategies for qualitative research. Aldine
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage.
Melati, I. K., Iswatiningsih, D., & Wurianto, A. B. (2022). Strategi pembelajaran BIPA dengan pendekatan komunikatif-kontekstual berbasis kearifan lokal. BASASTRA: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 163–173. https://doi.org/10.24114/bss.v11i2.37351
Melinda, S., & Muzaki, H. (2023). Cerita rakyat sebagai upaya pengenalan bahasa dan budaya Indonesia dalam pembelajaran BIPA. Jurnal Ilmiah Semantika, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.46772/semantika.v5i01.1242
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative research: A guide to design and implementation
(4th ed.). Jossey-Bass
Puspitaningrum, D., Prameswari, T. H., & Hana, A. B. L. (2025). BATIK: Bahan ajar digital BIPA bermuatan budaya Pekalongan untuk pemelajar BIPA 1. BASASTRA: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(1), 1–15
Sari, D. E., & Ansari, K. (2021). Pengembangan bahan ajar BIPA bermuatan budaya Sumatera Utara berbantuan media audiovisual bagi tingkat pemula. Kode: Jurnal Bahasa, 10(1), 1–14. https://doi.org/10.24114/kjb.v10i1.23963
Suparmi, S. (2022). Penerapan Bahan Ajar Kontekstual dalam Pembelajaran BIPA di Perguruan Tinggi. Jurnal Bahasa dan Budaya Nusantara, 9(1), 73–84
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ferra Dian Andanty, Hertiki, Berlian Cantika Candra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










