PEMBUATAN BATIK JUMPUT TEKNIK IKAT DESA GROGOL

Authors

  • Eko Cahyo Prawoto Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/abadimas.v3.i1.a1942

Keywords:

batik, jumput, teknik mengikat

Abstract

Batik jumput adalah batik yang dikerjakan dengan cara tie dyeing, diikat dengan tali dan diwarnai dengan warna. Batik ini tidak menggunakan malam, tetapi kain diikat, dijahit, atau kusut menggunakan tali. Ada dua teknik untuk membuat batik jumput, yaitu teknik penjilidan dan penjahitan. Teknik pengikatan adalah membuat pola batik jumput dengan mengikat erat kain dengan tali karet atau rafia agar warnanya tidak masuk kain, sedangkan teknik menjahitnya adalah
membuat pola terlebih dahulu kemudian dijahit menggunakan tusukan jahitan pada garis warna menggunakan ban, maka benang ditarik kuat sehingga kain keriput sedekat mungkin. Saat dicelup, benang yang rapat akan menghalangi warna memasuki kain. Benang yang digunakan harus berupa benang tebal dan kuat seperti benang plastik atau sintetis, benang jeans, atau benang sepatu. Sosialisasi jumput batik diadakan pada hari Senin, 18 Februari 2019, di Aula Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo dengan pengumpulan data dalam bentuk dokumentasi. Subjek dalam sosialisasi ini adalah wanita PKK dari Desa Grogol, Kabupaten Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Sosialisasi pembuatan lompatan batik pada ibu-ibu PKK diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru untuk menggunakan kain bekas atau kain yang belum pernah digunakan untuk digunakan dan dapat digunakan kembali.

Downloads

Published

2019-07-01

Issue

Section

volume 3 nomer 1 juli 2019