PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MANDI PADAT DARI MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus annus L) DI DESA PENGALANGAN

Authors

  • Nadya Ambarwati Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Ira Purbosari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Asri Wido mukti Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Asti Rahayu Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Dewi Perwitosari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Intan ayu Kusuma pramushinta Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Prisma trida Hardani Universitas Brawijaya
  • Fikria Marfuatin Nur Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/abadimas.v8.i02.a9406

Keywords:

Sabun organi, biji bunga matahari, pengabdian masyarakat

Abstract

Desa Pengalangan merupakan desa yang terletak di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Desa Pengalangan merupakan desa agrowisata bunga matahari yang dimana bunga matahari juga dijadikan sebagai icon dari Desa Pengalangan. Lahan yang dijadikan agrowisata di Desa Pengalangan memiliki luas 2,9 hektar. Pembudidayaan bunga matahari juga dijadikan sebagai sumber pangan berupa kuwaci yang diambil dari biji bunga matahari. Namun dalam pengembangannya hanya sebatas dijadikan kuwaci saja sehingga nilai ekonomi yang dihasilkan cukup rendah. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat sekitar dan skill yang diperlukan dalam pengolahan hasil budidaya bunga matahari masih kurang memenuhi. Biji bunga matahari mengandung minyak lemak alami yang dapat menyehatkan kulit dan dapat digunakan sebagai emolien alami untuk menjaga kulit agar tetap lembab. Tujuan dilakukannya kegiatan pelatihan berupa pengolahan minyak biji bunga matahari menjadi sabun padat yaitu untuk menambah wawasan dan skill baru bagi masyarakat sekitar sehingga mampu meningkatkan nilai jual dari hasil pengolahan minyak biji Pelatihan pembuatan sabun padat dari bahan minyak biji bunga matahari (Helianthus annus L) dilakukan di balai Desa Pengalangan yang dihadiri oleh 33 warga sebagai peserta, 2 orang laki-laki (8,3%), dan 22 orang wanita (91,7%). Metode penyampian dari pelatihan ini adalah metode ceramah yang disampaikan oleh narasumber dari UPT Materia Medica Batu. Sebelum penyampaian materi dilakukan pre test untuk mengetahui pemahaman warga, dan setelah penyampaian materi dilakukan post test untuk mengetahui pemahaman warga setelah mendapatkan materi. Berdasarkan pengisian kuisioner sebelum dan sesudah diperoleh hasil evaluasi kegiatan mengalami peningkatan sebesar 28,1 %, sehingga dari hasil kuisioner tersebut diharapkan peserta/warga dapat mengimplemetasikan kegiatan tersebut.

References

Kusuma, I. M., Febriani, A., & Nurmiati, S. (2023). Pelatihan Pembuatan Sabun Padat Pada Kader Pkk Rw 06 Di Kelurahan Cipedak Jakarta Selatan. 2023, 207–212.

Rosalina, R., Setiawan, N., & Surya Ningrum, R. (2018). Ekstraksi Minyak Nabati Pada Biji- Bijian Dan Kacangkacangan Dengan Metode Sokhletasi. Prosiding Seminar Nasional Sains, Teknologi, Dan Analisis, 1, 98–100.

Saminan, Rabbany, N., Aini, Z., Zulkarnain, & Murzalina, C. (2021). Open Access Open Access. Citizen-Based Marine Debris Collection Training: Study Case In Pangandaran, 2(1), 56–61.

Simanullang, G., Ngadeni, A., & Hartyana, T. (2021). Formulasi Sediaan Sabun Pelembab Transparan Yang Mengandung Minyak Biji Bunga Matahari (Sunflowerseed Oil). Pharmacoscript, 4(1), 10–31.

Widiastuti, H., & Maryam, S. (2022). Sabun Organik : Pengenalan, Manfaat Dan Pembuatan Produk. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(1), 46–55.

Widyasanti, A., Putri, S. H., & Dwiratna, S. N. P. (2016). Upaya Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Produk Sabun Berbasis Komoditas Lokal Di Kecamatan Sukamantri Ciamis. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 5(1), 29– 33.

Downloads

Published

2025-01-14

Most read articles by the same author(s)