DOA DAN WAKTU: REPRESENTASI KOMUNIKASI MISTIK PADA PUISI-PUISI SAPARDI DJOKO DAMONO
DOI:
https://doi.org/10.36456/bastra.vol12.no1.a10057Keywords:
Komunikasi, Mistik, Puisi, Hermenutika, SimbolAbstract
ABSTRAK: Konsep doa dan waktu dalam dunia mistik seringkali menjadi ejawantah atas kedirian dan kemanunggalan manusia dengan Tuhan. Puisi menjadi salah satu cara dalam mengimplementasikan wujud konsep tersebut. Artikel ini menjelaskan perihal nilai kemistikan pada puisi-puisi Sapardi Djoko Damono dalam kerangka tanda dan simbol yang ada di dalamnya. Tanda dan simbol dalam puisi tersebut dielaborasi dalam kerangka komunikasi antara hamba dan Tuhan. Doa dan waktu menjadi simbolisasi atas komunikasi tersebut. Pembahasan dalam artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono yang memiliki tema yang sesuai, yakni komunikasi mistik dengan konsep doa dan waktu. Adapun teori yang digunakan adalah teori hermeneutika Paul Ricoeur yang membahas objek sesuai tafsiran atas teks itu sendiri secara lebih jernih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentasi doa dan waktu menjadi representasi komunikasi mistik dengan Tuhan. Bahkan dapat mewujud pada pemaknaan atas kehidupan dan kemanusiaan yang berorientasi pada kekuasaan Tuhan itu sendiri. Dengan demikian, artikel ini diharapkan menjadi salah satu referensi atas pola komunikasi mistik dalam puisi-puisi Sapardi Djoko Damono dengan mengejawantah atas pemaknaan atas Tuhan secara lebih menyeluruh.
Kata Kunci: komunikasi, mistik, puisi, simbol, hermeneutika
ABSTRACT: The concept of prayer and time in the mystical world is often an expression of man's self and unity with God. Poetry is one way to implement the form of this concept. This article explains the value of mysticism in Sapardi Djoko Damono's poems in the framework of the signs and symbols contained in them. The signs and symbols in the poem are elaborated in the framework of communication between the servant and God. Prayer and time are symbols of this communication. The discussion in this article uses a qualitative descriptive method with data sources in the form of poems by Sapardi Djoko Damono which have an appropriate theme, namely mystical communication with the concept of prayer and time. The theory used is Paul Ricoeur's hermeneutic theory which discusses objects according to the interpretation of the text itself more clearly. The results of the study show that the presentation of prayer and time is a representation of mystical communication with God. It can even manifest in the meaning of life and humanity that is oriented to the power of God itself. Thus, this article is expected to be one of the references to the mystical communication pattern in Sapardi Djoko Damono's poems by embodying the meaning of God more comprehensively.
Keywords: communication, mysticism, poetry, symbols, hermeneutics
References
Agustina, N., Sudradjat, R. T., & Isnaini, H. (2022). Analisis Semiotika Pada Puisi “Dalam Doa: II” Karya Sapardi Djoko Damono. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(5).
Al-Taftazani, A. A.-W. A.-G. (2003). Sufi: Dari Zaman ke Zaman (A. R. Utsmani, Trans.). Bandung: Pustaka.
Damono, S. D. (1969). DukaMu Abadi. Jakarta: Pustaka Jaya.
Damono, S. D. (1974). Mata Pisau. Jakarta: Balai Pustaka.
Damono, S. D. (1983). Perahu Kertas. Jakarta: Balai Pustaka.
Damono, S. D. (1984). Sihir Hujan. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Damono, S. D. (1994). Hujan Bulan Juni. Jakarta: Gramedia-Grasindo.
Damono, S. D. (1998). Arloji. Jakarta: Yayasan Puisi.
Damono, S. D. (2001). Mata Jendela. Magelang: Indonesia Tera.
Damono, S. D. (2009a). Ada Berita Apa Hari Ini Den Sastro? Jakarta: Editum.
Damono, S. D. (2009b). Kolam. Jakarta: Editum.
Damono, S. D. (2016). Babad Batu. Jakarta: Gramedia.
Damono, S. D. (2018). Yang Fana Adalah Waktu. Jakarta: Gramedia.
Depdikbud. (2015). KBBI Edisi V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Endraswara, S. (2021). Metodologi Penelitian Posthumanologi Sastra. Yogyakarta: Kanisius.
Esten, M., Rusyana, Y., Sayuti, S. A., & Sarumpaet, R. K. T. (2009). Ensiklopedi Sastra Indonesia. In H. WS (Ed.), Ensiklopedi Sastra Indonesia. Bandung: Titian Ilmu.
Faruk. (2014). Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fithri, W. (2014). Kekhasan Hermeneutika Paul Ricoeur. Tajdid, Fakultas Ushuluddin, IAIN Imam Bonjol, Padang, Vol. 17, No.2, November 2014, 187-211.
Fromm, E. (1956). The Art of Loving. New York: Harper & Row.
Isnaini, H. (2018). Ideologi Islam-Jawa pada Kumpulan Puisi Mantra Orang Jawa Karya Sapardi Djoko Damono. MADAH: Jurnal Balai Bahasa Riau, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud, Vol 9, No 1 (2018) 1-18.
Isnaini, H. (2021a). Konsep Memayu Hayuning Bawana: Analisis Hermeneutika pada Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono. Literasi, Universitas Pasundan, Vol. 11. No. 1, 8-17.
Isnaini, H. (2021b). Konsep Mistik Jawa pada Puisi-Puisi Karya Sapardi Djoko Damono. Disertasi. Universitas Padjadjaran. Jatinangor.
Isnaini, H. (2023). Representasi Tradisi dan Modernitas pada Antologi Puisi Mantra Orang Jawa Karya Sapardi Djoko Damono. Deiksis, 15(2), 145-158.
Isnaini, H., & Lestari, R. D. (2022). Hawa, Taman, dan Cinta: Metafora Religiositas pada Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono. Jurnal Gurindam: UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Volume 2, Nomor 2, 1-14.
Isnaini, H., Priyatna, A., Rahayu, L. M., & Adji, M. (2019). Konsep Manunggaling Kawula Gusti Pada Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono. Jurnal Ide Bahasa, Vol. 1 No. 2, 115-128.
Jatmiko, H. T. P., & Ulum, M. (2018). Metaphor Analysis in Hujan Bulan Juni by Sapardi Djoko Damono as a Reinforcement of Values in Character Education. Aksara, Deakin University, Australia, Vol. 3, No. 1, 1-5.
Lestari, U. F. R. (2022). Kematian Eksistensi Manusia dalam Sonet 73 Karya William Shakespeare. Kibas Cenderawasih: Balai Bahasa Papua, Vol. 19, No. 1, 1-11.
Magai, L. (2023). Analisis Puisi “Yang Fana Adalah Waktu” Karya Sapardi Djoko Damono dengan pendekatan Stilistika. Student Research Journal, 1(1), 237-246.
Ratna, N. K. (2006). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ricoeur, P. (2014). Teori Interpretasi: Membelah Makna dalam Anatomi Teks (M. Hery, Trans.). Yogyakarta: IRCiSoD.
Sastrapratedja, M. (2012). Hermeneutika dan Etika Naratif Menurut Paul Ricoeur. Kanz Philosophia, Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, Vol. 2 No. 2, 247-263.
Siswantoro. (2011). Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Teluma, M. Y. B. (2022). Analisis Struktur Puisi Yang Fana adalah Waktu Karya Sapardi Djoko Damono. IFTK Ledalero,
Windusari, T., & Bahtiar, A. (2017). Menyelisik Gaya Bahasa dalam Kumpulan Puisi Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, Volume 4 No. 2, 166-188.
Zaidan, A. R., Rustapa, A. K., & Hani`ah. (2007). Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Balai Pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










