KETIDAKADILAN GENDER PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL IPAR ADALAH MAUT KARYA ELIZA SIFAA
DOI:
https://doi.org/10.36456/bastra.vol12.no1.a10217Keywords:
Ketidakadilan Gender, Feminisme, NovelAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidakadilan gender pada tokoh utama dalam Novel Ipar adalah Maut yang terdapat pada novel Ipar adalah Maut karya Eliza Sifaa. Penelitian ini penting dilakukan karena objek penelitian ini menggambarkan kehidupan perempuan, khususnya dalam rumah tangga dan keluarga. Untuk memahami ketidakadilan gender berhubungan dengan kondisi masyarakat saat ini, sangat penting untuk mengkaji isu ketidakadilan gender yang coba diangkat oleh novel Ipar adalah Maut. Teori penelitian ini adalah teori feminisme. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat pada novel Ipar adalah Maut Karya Eliza Sifaa yang mengandung feminisme dan ketidakadilan gender. Sumber data penelitian ini adalah novel Ipar adalah Maut Karya Eliza Sifaa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Hasil penelitian dalam novel Ipar adalah Maut, yaitu ketidakadilan yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Ipar adalah Maut karya Eliza Sifaa yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, kekerasan penelitian ini meliputi kekerasan fisik, kekerasan verbal, kekerasan psikologis, dan beban kerja.
References
Amalia Z. (2018). Feminisme dan Perjuangan untuk Hak Asasi Perempuan. Surabaya: Erlangga.
Endah Maria Ulfah. (2018). Ketidakadilan Gender pada Perempuan dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari. Jurnal Buana Bastra, 3(1): 1─9. https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/bastra/article/download/3573/2809/11183. Diunduh pada 16 April 2025. Pada pukul 21:36 WIB.
Fakih, M. (2016). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Firmansyah, M., Masrun, M., & Yudha S, I. D. K. (2021). Esensi Perbedaan Metode Kualitatif Dan Kuantitatif. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2): 156─159. https://doi.org/10 .29303/e-jep.v3i2.46, Diunduh pada 12 Januari 2025. Pukul 17:08 WIB.
Mahendra, I. (2017). Stereotip Gender dan Penyebaran Wacana Maskulinitas dalam Novel Balada Si Roy: Joe Karya Gola Gong. Alayasastra, 13(2): 105─118. https://doi.org /10.32502/jbs.v4i2.2401. Diunduh pada 5 Februari 2025. Pukul 16:27 WIB.
Kadir, I. P. (2017). Ketidakadilan Gender yang Dialami Tokoh Perempuan dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khalieqy. Skripsi. Universitas Hasanudin. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123 456789/24434/1/Ila%20Nurlaila%20-%20109013000041%20Watermark. Pdf. Diunduh pada 2 Februari 2024. Pada pukul 6:31 WIB.
Astuti, P., Mulawarman, W. G., & Rokhmansyah, A. (2018). Ketidakadilan gender terhadap tokoh perempuan dalam novel Genduk karya Sundari Mardjuki: Kajian kritik sastra feminisme. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 2(2), 105-114.
Sadat, A. dkk. (2020). Kesetaraan Gender dalam Hukum Islam. Yogyakarta: LKiS.
Sifaa, Eliza. (2023). Ipar adalah Maut. Jakarta: RDM Publishers.
Sukerti, N.N. & Ayu A.A. (2016). Buku Ajar Gender Hukum. Bali: Pustaka Ekspresi.
Tarigan, H. G. (2021). Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Edisi Digital. Bandung: Penerbit Angkasa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










