ARKETIPE KISAH PECINTA YANG MALANG: MOTIF TRAGEDI JAYAPRANA LAYONSARI,ROMEO JULIET, DAN SAMPEK ENGTAY

Authors

  • Agung Janitra Universitas Mataram
  • Ahmad Rifa'i Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36456/bastra.vol13.no1.a11404

Keywords:

Arketipe, Sastra Bandingan, Frye

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian komparatif arketipe kisah "Pecinta yang Malang" dalam naskah Jayaprana Layonsari, Romeo dan Juliet, dan Sampek Engtay. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif melalui Kritik Arketipal Northrop Frye dan transformasi data numerik berbasis Digital Humanities. Penelitian menunjukkan dominansi unik pada setiap teks: Jayaprana Layonsari didominasi The Pharmakos (politik), Romeo dan Juliet oleh Fate (takdir), dan Sampek Engtay oleh Isolation (sosial). Integrasi data numerik mendapati, bahwa inti ketiga teks tersebut adalah ketidakberdayaan individu dalam kekuatan eksternal, sekaligus mengubah apresiasi sastra yang bersifat subjektif menjadi analisis ilmiah yang terukur (objektif).

References

Agustina, I. G. A. S. (2018). Konflik wacana kekuasaan dalam teks sastra tradisional Bali. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 2(1), 12–25. https://doi.org/10.22219/satwika.v2i1.5947

Casanova, P. (2004). The World Republic of Letters. Harvard University Press.

Damono, S. D. (2009). Sastra Bandingan. Ciputat: Perkumpulan Masyarakat Sastra Indonesia.

Disdukcapil Buleleng, Bali. (2021, 10 Mei). Kisah Cinta Jayaprana dan Layonsari. Pemerintah Kabupaten Buleleng, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. https://disdukcapil.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/19-kisah-cinta-jaya-prana-dan-layon-sari.

Endraswara, S. (2011). Metodologi Penelitian Sastra: Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Frye, N. (1957). Anatomy of Criticism: Four Essays. Princeton University Press.

Indriyani, L., Sastromiharjo, A., & Sultoni, A. (2020). Analisis arketipe dalam naskah drama sebagai upaya memahami integritas manusia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 20(1), 45–58. https://doi.org/10.17509/jpbs.v20i1.24512

Putra, I. N. A. J. (2020). Nilai satya dalam teks Jayaprana: Antara ketaatan dan perlawanan terhadap ketidakadilan. Jurnal Ilmiah Ilmu Agama dan Budaya, 18 (2), 112–125.

Ratna, N. K. (2010). Metodologi Penelitian Sastra: Analisis Strukturalisme, Semiotik, Sosiologi, dan Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Shakespeare. (2026). Romeo dan Juliet. Shakespeare Birthplace Trust. https://www-shakespeare-org-uk.translate.goog/explore-shakespeare/shakespedia/shakespeares-plays/romeo-and-juliet/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc.

Sudikan, S. Y. (2015). Pendekatan Sastra Bandingan. Surabaya: Pustaka Radja.

Suwardi. (2014). Sosiologi Sastra: Studi, Teori, dan Interpretasi. Yogyakarta: Omba.

Tiang, Oey Kim. (2004). Sampek Engtay. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Totosy de Zepetnek, S. (2013). Digital humanities and the study of comparative literature and culture. CLCWeb: Comparative Literature and Culture, 15(3), 1–11. https://doi.org/10.7671/1481-4374.2230

Wiyatmi. (2013). Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Kanwa Publisher.

Zahoor, M., Jamil, S., & Shoaib, A. (2020). Archetypal analysis of social realities: A comparative study of selected literary texts. International Journal of English and Comparative Literary Studies, 1(2), 24–36. https://doi.org/10.47567/ijecls.v1i2.15

Downloads

Published

2026-04-30