PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA KEPADA DOSEN MELALUI WHATSAPP

Authors

  • Ratu Ayu Wulandari Universitas Negeri Surabaya
  • Anas Ahmadi Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/bastra.vol13.no1.a11415

Keywords:

kesantunan berbahasa, komunikasi akademik, WhatsApp, pragmatik, mahasiswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa mahasiswa kepada dosen melalui WhatsApp. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui dokumentasi percakapan WhatsApp dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran kesantunan berbahasa masih sering terjadi, meliputi penggunaan bahasa yang kurang formal, tidak adanya sapaan pembuka, serta penyampaian pesan yang terlalu langsung. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran mahasiswa dalam menerapkan kesantunan berbahasa dalam komunikasi akademik digital.

References

Abror, M., & Sukmawati, N. (2025). Kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial di pondok pesantren Darul Husna Karawang: Perspektif pragmatik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(1), 299–305.

Ahmad, M. S. (2022). Analisis kesantunan berbahasa antara mahasiswa dengan dosen di Institut Teknologi dan Bisnis Kalla. AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 1(6), 13–24.

Alfiana, F. A., & Ahmadi, A. (2024). Presupposisi struktural dalam tuturan dialog film Mohon Doa Restu karya Ody Harahap: Studi pragmatik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 14(4), 503–517.

Atuzzahro, A. A., Rosita, F. Y., & Pancarrani, B. (2025). Analisis kesantunan berbahasa mahasiswa dalam pesan WhatsApp terhadap dosen program studi pendidikan bahasa Indonesia: Kajian pragmatik. BLAZE: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan, 3(2), 245–254.

Ayu, N. P., & Ngalim, A. (2019). Strategi kesantunan berbahasa mahasiswa kepada dosen pada wacana komunikasi media sosial WhatsApp (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage (Vol. 4). Cambridge University Press.

Budiarti, D. (2022). Variasi penggunaan strategi kesantunan sebagai penanda subordinasi mahasiswa dalam interaksi lisan tertulis. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(4), 859–872.

Dewi, L. N. F., & Ahmadi, A. (2025). The role of context in social understanding of autistic characters: Pragmatic analysis of the film Please Stand By. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 9(1), 83–95.

Ertinawati, Y., Salsabila, N., Cahyani, P. R., Rahmawati, N., & Utami, B. D. (2025). Analisis penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam komunikasi chat online antara mahasiswa dan dosen. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(3).

Giawa, T. F. C., Zalukhu, M. C., & Zagoto, A. (2022). Pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa peserta didik melalui WhatsApp. Curve Elasticity: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 3(2), 24–34.

Husna, L. L., & Arief, E. (2020). Strategi kesantunan bertutur mahasiswa kepada dosen melalui komunikasi WhatsApp. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNP, 9(4), 13–22.

Kamhar, M. Y., Mulyono, M., Mintowati, M., & Lestari, E. (2024). Dekadensi kesantunan berbahasa mahasiswa lintas budaya: Kajian antropososiopragmatik. DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 9–16.

Leech, G. N. (2016). Principles of pragmatics. Routledge.

Mubarok, H., & Ahmadi, A. (2023). Kesantunan berbahasa bagi orang Madura. Millennial: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 3(1).

Ningsih, L. (2024). Persepsi mahasiswa terhadap penggunaan emoticon pesan WhatsApp (Disertasi doktoral). UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary.

Poneni, I. S. (2025). An analysis of linguistic politeness strategies in online academic communication. International Journal of Economic, Technology and Social Sciences (INJECTS), 6(1), 358–365.

Prasetya, K. H., Subakti, H., & Musdolifah, A. (2022). Pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa peserta didik terhadap guru sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1019–1027.

Purwulan, H. (2026). Kesantunan berbahasa dalam proses belajar mengajar bahasa Indonesia. Journal of Engineering, Informatics, Communication, Science & Technology, Education, (Christian) Theology, and Multidisciplinary Knowledge, 1(3), 181–193.

Ramdani, V. O., Sua, A. T., & Asdar, M. (2025). Strategi kesantunan berbahasa Gen Z: Kajian pragmatik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(4), 3144–3151.

Ratna Susanti, S. S. (2023). Pragmatik dan bahasa dalam konteks sosial. Bahasa dan Budaya, 93.

Reynaldi, R., Latief, D. A., & Tajibu, K. (2024). Etika komunikasi mahasiswa pada dosen di media sosial WhatsApp. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 7(2), 131–154.

Sari, E. M. (2025). Kesantunan berbahasa dalam komunikasi daring di kalangan mahasiswa. JBI: Jurnal Bahasa Indonesia, 3(1), 1–9.

Septiana, R. (2025). Kesantunan berbahasa mahasiswa: Kajian pragmatik pada percakapan sehari-hari. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(4), 437–440.

Shovmayanti, N. A., Riyandini, A., & Kurniawan, D. (2026). Makna intensitas komunikasi melalui WhatsApp dalam membangun kedekatan emosional mahasiswa. Jurnal Komunitas, 12(1), 23–33.

Wahyu, G. E. (2024). Strategi kesantunan berbahasa mahasiswa dalam menulis pesan singkat kepada dosen melalui WhatsApp. Berajah Journal, 4(2), 343–348.

Wijayanti, W., & Saputra, A. W. (2021). Implementasi kesantunan berbahasa mahasiswa dalam pembelajaran daring pada masa pandemi. Jurnal Sastra Indonesia, 10(3), 248–254.

Zahidah, A., Setiadi, S., & Ansoriyah, S. (2023). Kesantunan berbahasa mahasiswa terhadap dosen melalui media sosial WhatsApp. Jurnal Education and Development, 11(2), 262–265.

Zikri, A., & Manaf, N. A. (2026). Analysis of the maxim of language courtesy of Geoffrey Leech in podcast study. Journal of Syntax Transformation, 7(2), 61.

Downloads

Published

2026-04-30