ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI MELALUI REFERENSI PERSONA DALAM TERJEMAHAN CERPEN SI KANCIL DAN BUAYA

Authors

  • Uli Artha Pardede Universitas Negeri Medan
  • Putri Litania Sitinjak Universitas Negeri Medan
  • Laurenza Artauli Pardede Universitas Negeri Medan
  • Rahel Elsa Juniarta Simamora Universitas Negeri Medan
  • Jeniver Glacya Ndraha Universitas Negeri Medan
  • Dinda Tania Universitas Negeri Medan
  • Lasenna Siallagan Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.36456/bastra.vol13.no2.a11571

Keywords:

kohesi, keherensi, penerjemahan, referensi persona, cerita anak

Abstract

Cerita anak dwibahasa banyak digunakan sebagai media pembelajaran bahasa, tetapi penggunaan referensi persona dalam terjemahan masih sering mengalami pergeseran yang dapat memengaruhi kohesi dan koherensi teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk referensi persona, menganalisis pergeseran referensi persona, serta menjelaskan pengaruhnya terhadap  kohesi  dan  koherensi  dalam  terjemahan  cerpen  Si  Kancil  dan  Buaya  dari  bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Metode kajian deskriptif kualitatif dengan penelitian ini dilaksanakan menggunakan analisis teks dan kajian penerjemahan. Data penelitian berupa kalimat, frasa, dan kata berupa referensi persona di teks sumber Bahasa Indonesia dan teks tujuan Bahasa Inggris. Data di kumpulkan melalui teknik membaca, mengidentifikasi, klasifikasi dan membandingkan referensi persona di teks sumber dan teks sasar. Teknik analisis data penelitian ini dilaksanakan berdasarkan teori kohesi dan koherensi Halliday dan Hasan dan teori penerjemahan Catford. Penelitian ini diperoleh melalui hasil referensi persona di cerita terbukti sebagai unsur dominan kohesi. Bentuk referensi persona terbukti dominan yaitu persona ketiga tunggal dan persona ketiga jamak. Di karenakan cerita membicarakan Kancil dan buaya. Penelitian ini terdapat beberapa pergeseran referensi persona yaitu berupa penambahan subjek eksplisit, perubahan pronomina terikat dan pronomina terbebas, penyesuaian fungsi gramatikal akibat sistem perbedaan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Meskipun terjadi pergeseran bentuk namun kohesi dan koherensi dan makna cerita tetap terjaga. Selain tu, di cerita koherensi teks diciptakan melalui hubungan kronologis, hubungan sebab akibat, dialog, dan pesan moral di tekst berlangsung logis. Dengan demikian, referensi persona memiliki peran penting dalam menjaga kualitas terjemahan serta keterpaduan makna dalam cerita anak.

References

Ayomi, P. N. (2020). Cohesive devices in journalistic articles and children story. SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra, 12(1), 1–10.

Baker, M. (2018). In Other Words: A Coursebook on Translation (3rd ed.). Routledge. Beaugrande, R. de, & Dressler, W. (1981). Introduction to Text Linguistics. Longman. Catford, J. C. (1965). A Linguistic Theory of Translation. Oxford University Press. Halliday, M. A. K., & Hasan, R. (1976). Cohesion in English. Longman.

Julita, P. A. (2014). Shifts of cohesion and coherence in translation of The Short Second Life of Bree Tanner into Kisah Singkat Bree Tanner. Humanis, 5(2), 1–8. Meilasari, P. (2020). An Analysis on the Translation of Bilingual Children's Story Book. Widya Warta, 44(02), 154–162.

Mufidah, S. P., & Masrukhi, M. (2023). Textual Equivalence of Cohesive Devices in Arabic-Indonesian Personal References. Al-Lisan, 9(1), 1–15.

Putri, D. K., & Sumarlam. (2024). Kualitas Terjemahan Kohesi Leksikal Repetisi dalam Cerita Anak Jenjang Pembaca Dini. Prasasti: Journal of Linguistics, 9(2), 164–180.

Suprapto, D. (2010). Contextual Meaning Study of Translation of Children's Story The Lion King from English into Indonesian. Lingua Cultura, 4(1), 1–11.

Wisudawanto, R., & Zaini, K. (2025). Translating meaning and intention: Error analysisof Indonesian children fairy tale subtitles on YouTube.

Downloads

Published

2026-10-31