PENGEMBANGAN E-MODUL “SADAR LAYAR” BERBASIS SELF-REGULATED LEARNING PADA MATERI TEKS PERSUASI UNTUK SISWA SMA KELAS X

Authors

  • Amelia Putri Universitas Adzkia
  • Pirmayuni Universitas Adzkia

DOI:

https://doi.org/10.36456/bastra.vol13.no2.a11744

Keywords:

e-modul, self-regulated learning, teks persuasi, model ADDIE, Kurikulum Merdeka

Abstract

Penggunaan layar digital yang tinggi di kalangan remaja Indonesia tidak selalu diikuti dengan kemampuan mengatur diri dalam belajar secara mandiri. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul pembelajaran Bahasa Indonesia bermuatan teks persuasi yang dirancang berdasarkan pendekatan Self-Regulated Learning (SRL) bagi siswa SMA Kelas X dengan kesadaran penggunaan layar (screen awareness) sebagai tema kontekstual. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap analisis mengungkap rendahnya disiplin belajar mandiri siswa dan minimnya bahan ajar digital interaktif untuk materi teks persuasi. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan e-modul bertajuk “Sadar Layar” . Substansi utama  materinya adalah teks persuasi (pengertian, ciri, struktur, kaidah kebahasaan, jenis, dan langkah menulis), yang dikemas dalam kerangka tiga fase SRL (forethought, performance, self-reflection) menurut Zimmerman (2002), yang dioperasionalkan melalui pemetaan eksplisit antara konsep teori, indikator perilaku SRL, aktivitas dalam e-modul, dan bukti implementasinya. Adapun kesadaran penggunaan layar (screen awareness) berfungsi sebagai tema kontekstual yang melatari e-modul dan menjadi konteks aktivitas pemantauan diri siswa, bukan sebagai materi yang diajarkan tersendiri. E-modul ini telah divalidasi oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan praktisi, serta dilengkapi aktivitas belajar mandiri, latihan soal beragam, tugas proyek menulis, dan rubrik penilaian. Hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa e-modul “Sadar Layar” layak digunakan sebagai bahan ajar dari aspek isi, bahasa, penyajian, tampilan, aktivitas, dan asesmen. Produk ini diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan kemandirian, disiplin, dan keterampilan menulis teks persuasi dalam konteks kesadaran menggunakan teknologi digital secara bijak.

References

Anisa, Magfirah, N., & Thahir, R. (2021). Peranan self efficacy dan self regulated learning terhadap prestasi akademik mahasiswa. BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 7(2), 63–70. https://doi.org/10.22437/bio.v7i2.11890

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2023). Survei penggunaan internet di Indonesia 2023. APJII.

Atmoko, A., Bariyyah, K., Costa, A. D., Hanafi, H., & Wahyuni, E. T. (2022). Perilaku belajar dan self-regulated learning siswa selama belajar dari rumah pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(2), 294–306. https://doi.org/10.29210/174100

Aulia, A., & Ifdil, I. (2017). Pengaruh intensitas penggunaan smartphone terhadap kualitas tidur remaja. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(2), 65–71.

Azizah, N., & Kurnia, A. (2022). Hubungan penggunaan media sosial dengan tingkat kecemasan pada remaja di era pandemi COVID-19. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(1), 164–173.

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.

Chairunisa, E. D., & Zamhari, A. (2022). Pengembangan e-modul strategi pembelajaran sejarah dalam upaya peningkatan literasi digital mahasiswa. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(1), 84–96.

Chumdari, Atmojo, I. R. W., Matsuri, Adi, F. P., Ardiansyah, R., & Saputri, D. Y. (2022). Analisis tingkat self-regulated learning di Sekolah Dasar Indonesia Bangkok. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 142–147.

Dewi, C. C. A., Kusuma, J. M., Pahriah, P., & Syahri, W. (2022). Pengembangan modul digital pada materi struktur atom untuk menumbuhkan literasi digital siswa. Journal of The Indonesian Society of Integrated Chemistry, 14(2), 84–89. https://doi.org/10.22437/jisic.v14i2.19930

Halim, U. N., Sari, M. K., & Hastuti, D. N. A. E. (2023). Pengembangan e-modul berbasis flipbook untuk meningkatkan literasi digital siswa pada Kurikulum Merdeka. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 4, 1274–1285.

Karunia, A. S., Gembong, S., & Gunarso, A. L. (2023). Optimization of self-regulated learning in the development of professional PDF flip e-modules in the implementation of post-Covid-19 pandemic learning in elementary schools of Magetan Regency. International Journal of Research in Education, 3(2), 121–130. https://doi.org/10.26877/ijre.v3i2.15243

Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran Bahasa Indonesia fase E (SMA kelas X). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kementerian Kesehatan RI & UNICEF Indonesia. (2022). Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS). Kementerian Kesehatan RI.

Keraf, G. (2007). Argumentasi dan narasi. PT Gramedia Pustaka Utama.

Khoirudin, M., Darminto, E., & Hariastuti, R. T. (2022). Teknik self-regulated learning untuk meningkatkan kemampuan self-regulated learning dan kemandirian belajar siswa dalam situasi belajar online Covid-19. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(3), 987–992. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i3.897

Kurniawan, I., & Fitri, R. A. (2019). Hubungan lama penggunaan gadget dengan kejadian obesitas pada remaja. Jurnal Ilmu Keperawatan, 7(1), 1–8.

Laili, I., Ganefri, & Usmeldi. (2019). Efektivitas pengembangan e-modul project based learning pada mata pelajaran instalasi motor listrik. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 3(3), 306–315. https://doi.org/10.23887/jipp.v3i3.21840

Lestari, D., Syambasri, & Syahrani, A. (2020). Kemampuan menulis teks persuasif siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sayan Kabupaten Melawi. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 9(11), 1–9.

Logan, R. M., Johnson, C. E., & Worsham, J. W. (2021). Development of an e-learning module to facilitate student learning and outcomes. Teaching and Learning in Nursing, 16(2), 139–142. https://doi.org/10.1016/j.teln.2020.10.007

Mabsutsah, N., & Yushardi, Y. (2022). Analisis kebutuhan guru terhadap e-module berbasis STEAM dan Kurikulum Merdeka pada materi pemanasan global. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), 205–213. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.588

Nurainy, N., & Sujarwo, S. (2025). Pengembangan e-modul terintegrasi petunjuk metakognitif dan regulasi motivasi untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3), 1869–1878. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.2043

Nurmalasari, Y., & Erdiantoro, R. (2020). Peningkatan kemampuan menulis teks persuasi dengan menggunakan teknik pemodelan siswa kelas VIII SMPN 1 Sidoharjo Kabupaten Musi Rawas. Diksa: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 21–30. https://doi.org/10.33369/diksa.v6i1.9688

Safitri, S. N., Churiyah, M., Arief, M., & Zen, F. (2021). Pengembangan e-modul berdasarkan aplikasi PDF flipbook untuk meningkatkan kemampuan menulis dan kemampuan belajar mandiri peserta didik. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan, 1(6), 589–599. https://doi.org/10.17977/um066v1i62021p589-599

Wahid, A., Syamsuri, A., & Hasrianti, A. (2023). Pendekatan self regulated learning (SRL) dalam meningkatkan minat dan kemampuan membaca telaah bahasa mahasiswa. Cakrawala Indonesia, 8(1), 38–47. https://doi.org/10.55678/jci.v8i1.888

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2

Downloads

Published

2026-10-31