EFEKTIVITAS DIGITAL SELF-EFFICACY BERBASIS DEEP LEARNING DALAM MEMBENTUK EKOSISTEM SEKOLAH DAN KESIAPAN PEMBELAJARAN GURU
DOI:
https://doi.org/10.36456/bastra.vol13.no2.a11919Keywords:
digital self-efficacy, deep learning, ekosistem sekolah, kesiapan pembelajaran guru, wilayah kepulauanAbstract
Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Digital Self-Efficacy berbasis Deep Learning dalam membentuk ekosistem sekolah dan kesiapan pembelajaran guru, serta mengeksplorasi pemaknaan guru terhadap peran keyakinan digital tersebut. Kajian terdahulu umumnya menempatkan ekosistem sekolah sebagai penyebab dan guru sebagai akibat, sehingga arah sebaliknya belum banyak diuji secara empiris. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Fase kuantitatif melibatkan seluruh populasi guru Bahasa Indonesia pada lima SMA di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, sebanyak sepuluh orang, melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup skala Likert berjumlah 45 butir yang telah diujicobakan kepada 30 guru di luar lokasi penelitian dengan koefisien reliabilitas Cronbach's Alpha 0,899 untuk Digital Self-Efficacy, 0,892 untuk ekosistem sekolah, dan 0,894 untuk kesiapan pembelajaran guru. Data dianalisis melalui dua regresi linear sederhana yang dijalankan terpisah. Fase kualitatif dilaksanakan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih secara purposif berdasarkan variasi skor angket, dengan keabsahan data dijaga melalui member checking dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan Digital Self-Efficacy berbasis Deep Learning berpengaruh signifikan dalam membentuk ekosistem sekolah dengan koefisien regresi terstandar 0,672, signifikansi 0,033, dan sumbangan efektif 38,3%. Pengaruhnya terhadap kesiapan pembelajaran guru juga signifikan dengan koefisien terstandar 0,831, signifikansi 0,003, dan sumbangan efektif 65,2%. Temuan kualitatif menjelaskan bahwa keyakinan digital guru terbentuk berbeda menurut generasi, inisiatif guru berkeyakinan tinggi mampu menggerakkan budaya kolaborasi digital tetapi terhenti oleh keterbatasan anggaran dan jaringan internet, sedangkan kesiapan pedagogis relatif merata sementara kesiapan berbasis teknologi masih timpang. Disimpulkan bahwa efektivitas Digital Self-Efficacy berbasis Deep Learning bersifat bertingkat, yaitu besar terhadap sasaran yang berada dalam kendali guru dan moderat terhadap sasaran kelembagaan.
References
Alfianingtias, D., & Sofian Hadi, M. (2025). The influence of learning communities, teacher pedagogical competence, and school readiness on the implementation of the deep learning approach in elementary schools in Cipondoh Subdistrict, Tangerang City. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 9(7), 3493–3498. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2025.907000281
Amenda, A., Adanan, M., Sumarno, S., & Suarman, S. (2026). Teacher self-efficacy and technology-integrated pedagogy: Mediating roles of motivation and ICT. F1000Research, 15, 695.
Amri, U., & Taufiqurrohman, T. (2025). Kepemimpinan partisipatif kepala sekolah: Mendorong keterlibatan guru dan siswa dalam pengambilan keputusan. Social Science Academic, 3(1), 1–14.
Arianti, C. A. L. E., Sama’, S., & Dewi, I. Y. M. (2025). Navigating deep learning pedagogy in rural classrooms: A qualitative study on teacher readiness and innovation in Indonesian elementary schools. Journal Evaluation in Education, 6(3), 725–736. https://doi.org/10.37251/jee.v6i3.1775
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Benoliel, P., & Schechter, C. (2023). Smart collaborative ecosystem: Leading complex school systems. Journal of Educational Administration, 61(5), 469–486. https://doi.org/10.1108/JEA-09-2022-0157
Chiu, T. K. F. (2022). School learning support for teacher technology integration from a self-determination theory perspective. Educational Technology Research and Development, 70(3), 931–949. https://doi.org/10.1007/s11423-022-10096-x
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (Ed. ke-3). SAGE Publications.
Dwiastuti, A., Muamaroh, M., & Prastiwi, Y. (2025). Examining technology self-efficacy in Indonesian EFL classrooms: Insights from secondary school English teachers. Voices of English Language Education Society, 9(1), 1–15. https://doi.org/10.29408/veles.v9i1.27861
Ernilawati, E., Wardhani, S., Genisa, M. U., & Astriani, M. (2026). Analisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam terintegrasi STEAM. Educational: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(1), 217–224. https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.9172
Feri, M. (2025). Penerapan pembelajaran mendalam melalui joyful, meaningful, dan mindful learning: Tinjauan literatur. Ibtida: Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 5(2), 145–163. https://doi.org/10.33507/ibtida.v5i2.3495
Fitrah, M., Sofroniou, A., Yarmanetti, N., Ismail, I. H., Anggraini, H., Nissa, I. C., Widyaningrum, B., Khotijah, I., Kurniawan, P. D., & Setiawan, D. (2025). Are teachers ready to adopt deep learning pedagogy? The role of technology and 21st-century competencies amid educational policy reform. Education Sciences, 15(10). https://doi.org/10.3390/educsci15101344
Fuadiy, M. R., Rozi, M. A. F., Arafah, N. N., Kamal, L., & Sunoko, A. (2025). Mapping the digital transformation of education in Indonesia from 2012 to early 2025: A bibliometric analysis of Scopus-indexed publications. Journal of Educational Research and Practice, 3(2), 276. https://doi.org/10.70376/jerp.v3i2.390
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world change the world. Corwin.
Gai Mali, Y. C., Kurniawan, D., Januardi, J. I., Swara, S. J., Lokollo, N. C. E., Picauly, I. A., Paramitha, N. G., Tanore, J. A., Dewani, M. S., & Pakiding, R. W. (2023). Issues and challenges of technology use in Indonesian schools: Implications for teaching and learning. IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching), 7(2), 221–233. https://doi.org/10.24071/ijiet.v7i2.6310
Goddard, R. D., Hoy, W. K., & Woolfolk Hoy, A. (2000). Collective teacher efficacy: Its meaning, measure, and effect on student achievement. American Educational Research Journal, 37(2), 479–507. https://doi.org/10.3102/00028312037002479
Hu, X., Xu, W., Wan, Z., Liu, M., & Xu, W. (2025). Bridging self-efficacy and digital competence: A comprehensive scoping review of teachers’ readiness for the digital age. SAGE Open, 15(3). https://doi.org/10.1177/21582440251363716
Kasim, M., & Surya, P. (2025). Dampak kepemimpinan digital kepala sekolah terhadap integrasi teknologi guru di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 1–18. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i1.5662
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Lisia, S., Mahdum, M., & Purwanti, I. T. (2024). Teachers’ perceptions, attitudes and competency on internet, communication, and technology integration in the EFL classroom in Indonesia. European Journal of English Language Studies, 4(2), 53–66. https://doi.org/10.12973/ejels.4.2.53
McCarthy, A. M., Maor, D., McConney, A., & Cavanaugh, C. (2023). Digital transformation in education: Critical components for leaders of system change. Social Sciences and Humanities Open, 8(1). https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2023.100479
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (Ed. ke-3). SAGE Publications.
Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x
Muhaimin, M., Asrial, A., Habibi, A., Mukminin, A., & Hadisaputra, P. (2020). Science teachers’ integration of digital resources in education: A survey in rural areas of one Indonesian province. Heliyon, 6(8), e04631. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e04631
Nunnally, J. C. (1978). Psychometric theory (Ed. ke-2). McGraw-Hill.
Santosa, E. B., Sukmawati, F., Ridhani, J., Trisnaningsih, S., & Prihatin, R. (2025). Teachers’ readiness to implement the deep learning approach in Merdeka Curriculum: An analysis based on psychopedagogical characteristics. JTP — Jurnal Teknologi Pendidikan, 27(3), 765–773. https://doi.org/10.21009/JTP2001.6
Septio, G., & Madhakomala, M. (2025). Integrasi transformasi digital dalam kurikulum dan pembelajaran sekolah di Indonesia: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 7(1), 218–231. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6731
Sugiyar, S. (2017). Ekosistem pendidikan: Solusi demokratisasi pendidikan. JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education, 1(2), 291–310.
Sulistiani, I. R., & Dewi, M. S. (2024). Teachers’ performance in integrating technology in the digital era through professional competence and self-efficacy. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 14(1), 13–29. https://doi.org/10.18952/aladzkapgmi.v14i1.11016
Timan, A., Mustiningsih, M., & Imron, A. (2022). Digital leadership kepala sekolah hubungannya dengan kinerja guru dan kompetensi siswa era abad 21. JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 5(4), 323–333. https://doi.org/10.17977/um027v5i42022p323
Ulfert-Blank, A.-S., & Schmidt, I. (2022). Assessing digital self-efficacy: Review and scale development. Computers & Education, 191, 104626. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2022.104626
Ulum, M., Riyanto, Y., & Setyowati, S. (2024). Self efficacy guru sebagai kunci keberhasilan pengajaran: Analisis berbasis kajian literatur. Jurnal Administrasi Pendidikan Islam, 6(2), 212–229. https://doi.org/10.15642/japi.2024.6.2.212-229
Waloyo, W., Prayitno, H. J., Toharudin, T., & Rahmawati, Y. (2026). Teacher readiness for deep learning implementation in Indonesian education: A systematic narrative review of dimensions, barriers, and enabling factors. Journal of Deep Learning, 2(1), 67–82. https://doi.org/10.23917/jdl.v2i1.13100
Wardani, R. R. W. A. (2025). Dinamika ekosistem pendidikan dan implikasinya terhadap pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah formal. Action Research Journal Indonesia, 7(2), 1–15.
Waren, A. S., & Prasojo, L. D. (2024). The effect of teacher training, technology literacy and self-efficacy for integrating technology. Jurnal Pendidikan Progresif, 14(2), 914–932. https://doi.org/10.23960/jpp.v14.i2.202467
Zeng, Y., Wang, Y., & Li, S. (2022). The relationship between teachers’ information technology integration self-efficacy and TPACK: A meta-analysis. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1091017
Zhao, Y., & Frank, K. A. (2003). Factors affecting technology uses in schools: An ecological perspective. American Educational Research Journal, 40(4), 807–840. https://doi.org/10.3102/00028312040004807
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










