STRUKTURALISME GENETIK NOVEL BURUNG TERBANG DI KELAM MALAM KARYA ARAFAT NUR
DOI:
https://doi.org/10.36456/bastra.vol4.no1.a3570Abstract
Strukturalisme genetik merupakan teori di bawah payung sosiologi sastra. Strukturalisme
genetik hadir untuk mengatasi kelemahan teori strukturalisme yang menganggap sebuah
karya sastra bersifat otonom. Strukturalisme genetik memperlakukan sastra sebagai dokumen
sejarah dan kerangka sosial budaya penulis sastra yang lahir di masyarakat. Genetik artinya
karya sastra memiliki asal muasal, silsilah dalam proses sejarah atau masyarakat.
Strukturalisme genetik mengakui adanya homologi antara struktur karya sastra dengan
kesadaran kolektif dan struktur karya sastra merupakan ekspresi integral dan koheren dari
alam semesta. Teori tersebut juga mengasumsikan bahwa karya sastra merupakan suatu
struktur yang terdiri dari kategori perangkat yang saling berhubungan sehingga membentuk
suatu bangunan. Bangunan tersebut dimaksudkan antara lain, a) fakta kemanusiaan; b) subjek
kolektif; c) pandangan dunia; d) penataan; e) pengertian dan penjelasan. Berdasarkan teori
yang digunakan dan karya yang dianalisis, maka dapat dirumuskan suatu permasalahan yaitu
pokok bahasan pandangan dunia kolektif dan ideologi dalam novel Burung Terbang di
Malam Gelap karya Nur Arafat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif
bertujuan untuk mendeskripsikan data kualitatif. Ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.
Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata
tertulis atau lisan dari masyarakat dan perilaku yang diamati. Pendekatan kualitatif
difokuskan pada latar belakang dan individu secara holistik. Penelitian ini tidak terbatas pada
pengumpulan data saja, tetapi mencakup analisis dan interpretasi. Hasil penelitian ini
mengutip data yang berisi tentang fenomena sosial, politik, dan budaya yang ada dalam
novel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai fenomena sosial, politik, dan
budaya yang terdapat dalam novel Burung Terbang di Malam Gelap karya Nur Arafah.
Banyak konflik yang ada di masyarakat, misalnya: konflik sosial, politik, dan budaya.
Penulis, menceritakan konflik berdasarkan latar belakang. Dengan dihubungkan dengan latar
belakang penulis dapat ditemukan subjek kolektif, pandangan dunia, dan ideologi.










