PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SUNSCREEN SPRAY DAN SUNSCREEN CREAM TERHADAP PERLINDUNGAN KULIT DARI PAPARAN SINAR MATAHARI

Authors

  • Shafira Ayu Nurhaliza Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Yunus Karyanto Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Ria Andriani Mukti Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/c53bmb96

Keywords:

sunscreen spray, sunscreen cream, efektivitas, kulit.

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini didasarkan pada pentingnya perlindungan kulit terhadap radiasi sinar (UV), khususnya di negara tropis seperti Indonesia yang memiliki tingkat intensitas sinar matahari yang tinggi sepanjang tahunnya. Penelitian.ini.mempunyai tujuan guna.mengetahui.perbandingan.efektivitas penggunaan sunscreen spray serta sunscreen cream dalam memberi perlindungan kulit dari paparan sinar matahari. Penelitian ini mempunyai tujuan guna membandingkan efektivitas sunscreen spray dan sunscreen cream dalam melindungi kulit dari paparan sinar matahari selama 4 jam. Metode yang dipergunakan yakni pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel penelitian ini terdidri dari 50 mahasiswa Program Studi Tata Rias Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Data yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung menggunakan kamera UV dan kuisioner yang digunakan untuk mengukur presepsi efektivitas sunscreen spray dan sunscreen cream. Hasil eksperimen menunjukan bahwa sunscreen cream memberikan perlindungan yang lebih stabil dan merata dibandingkan sunscreen spray, terutama dalam ketahanan terhadap air dan keringat. Sunscreen spray dinilai lebih praktis, namun memiliki lapisan perlindungan yang lebih tipis dan mudah terhapus. Pada penelitian ini responden 40% memiliki jenis kulit kombinasi Dengan demikian, sunscreen cream lebih direkomendasikan untuk jenis kulit kombinasi dalam perlindungan lebih lama di bawah sinar matahari. Temuan ini memberikan informasi ilmiah yang bermanfaat bagi konsumen dalam memilih jenis sunscreen sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari

References

Anggreini, D., Saputri, M., & Sari, N. (2024). Mengenal Lebih Dekat Nilai SPF (Sun Protecting Factor) dalam Kosmetik. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien, 3(1), 33-38.

Avianka, V., Mardhiani, Y. D., & Santoso, R. (2022). Studi Pustaka Peningkatan Nilai SPF (Sun Protection Factor) Pada Tabir Surya Dengan Penambahan Bahan Alam: Review: Additional Natural Materials To Enhance SPF (Sun Protection Factor) Value Of Sunscreen Product. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(1), 79-88.

Anderson, R. R. (2013). Lasers for dermatology and skin biology. Journal of Investigative Dermatology, 133, E21-E23.

Alvinta, B. (2023). Tahukah Anda, Sunscreen Wajib Digunakan Selama Musim Hujan Lo! Ini Tipsnya! Diambil kembali dari momsmoney.kontan.co.id: https://momsmoney.kontan.co.id/news/tahukah-anda-sunscreen-wajib-digunakan-selama-musim-hujan-lo-ini-tipsnya

Adams, S. (2025). Sunscreen and Makeup: How to Combine Them. Diambil kembali dari makeupbysu.com:

https://www.makeupbysu.com/tutorials/seasonal-makeup-tutorials/sunscreen-and-makeup how-to-combine-them

Aziz, I. 2024. Sunscreen: Mengenal Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit yang Optimal. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Benson, H. A. (2007). Sunscreens: efficacy, skin penetration, and toxicological aspects. In Dermatologic, Cosmeceutic, and Cosmetic Development (pp. 433-450). CRC Press.

Beech, J. (2025). SPF gives me spots, so I made it my mission to find a brilliant non-pore-clogging sunscreen. Diambil kembali dari womanandhome.com: https://www.womanandhome.com/beauty/non-pore-clogging-sunscreen/?utm

Cahyono, W. E. (2005). Pengaruh penipisan ozon terhadap kesehatan manusia. Semnas Penelitian, Pendidikan Dan Penerapan MIPA, 208-214.

Daniel, B. K., & Harland, T. (2017). Metodologi Penelitian Pendidikan Education Research Methodology. High. Educ. Res. Methodol.

Data, T. P. (2015). Instrumen Penelitian. Kisi-Kisi Instrumen.

Diffey, B. L. (2001). When should sunscreen be reapplied?. Journal of the American Academy of Dermatology, 45(6), 882-885

Dewi, M, Neti, S 2013, AZ Tentang Kosmetik, PT Elex Media Komputindo, Jakarta.

Depkes RI. (1979). Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dransfield, G. P. (2000). Inorganic sunscreens. Radiation protection dosimetry, 91(1-3), 271-273.

Dwinanda, R. (2023, juni jumat). Sunscreen Spray Ternyata tak Direkomendasikan Dokter Kulit, Ini Alasannya. Diambil kembali dari ameera.republika.co.id: https://ameera.republika.co.id/berita/rx1ys5414/sunscreen-spray-ternyata-tak-direkomendasikan-dokter-kulit-ini-alasannya

Ditjen, P. O. M. (1985). Formularium kosmetika indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal, 83(85), 106-132.

Farrar, M. D., Huq, R., Mason, S., Nicolaou, A., Clarke, K. A., Dew, T. P., ... & Rhodes, L. E. (2018). Oral green tea catechins do not provide photoprotection from direct DNA damage induced by higher dose solar simulated radiation: A randomized controlled trial. Journal of the American Academy of Dermatology, 78(2), 414-416.

F Fuller, J., Mahwah, N. J., Sanogueira, J. & Suffern, N. Y., 2002, Sunscreen lotion or spray composition, United State Patent, US 6,395,269 B1.

Geoffrey, K., Mwangi, A. N., & Maru, S. M. (2019). Sunscreen products: Rationale for use, formulation development and regulatory considerations. Saudi Pharmaceutical Journal, 27(7), 1009-1018.

Hakim, K. U., Arianti, M., & Juliana, S. P. (2024). Edukasi Penggunaan Sunscreen dalam Kehidupan Sehari-Hari di SMK Farmasi Al-Furqon Banjarmasin. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi, 3(3), 166-174.

Hougaz, L. (2006). Sunscreen Aerosol Spray. Diambil kembali dari patents.justia.com: https://patents.justia.com/patent/20090061001

Isfardiyana, S. H., & Safitri, S. R. (2014). The Importance of Protective Skin from Ultraviolet Rays and the Method to Protect Skin with Homemade Sunblock. J Inov Kewirausahaan, 3, 126-33.

Jeanmougin, M., Bouloc, A., & Schmutz, J. L. (2014). A new sunscreen application technique to protect more efficiently from ultraviolet radiation. Photodermatology, photoimmunology & photomedicine, 30(6), 323-331.

Kinonen, S. (2017). How to Reapply Your Sunscreen While Wearing Makeup. Diambil kembali dari allure.com: https://www.allure.com/story/how-to-reapply-your-sunscreen-while-wearing-makeup

Lademann, J., Darvin, M. E., & Heinrich, U. (2011). Antioxidants and Skin. Nutrition and Skin: Lessons for Anti-Aging, Beauty and Healthy Skin, 79-89.

Lohan, S. B., Müller, R., Albrecht, S., Mink, K., Tscherch, K., Ismaeel, F., ... & Meinke, M. C. (2016). Free radicals induced by sunlight in different spectral regions–in vivo versus ex vivo study. Experimental dermatology, 25(5), 380-385.

Mangan, Y. (2009). Solusi sehat mencegah & mengatasi kanker. AgroMedia.

Manurung, D., Harahap, M. R., & Arfi, F. (2023). Potensi tabir surya pada bahan alam dalam sediaan spray gel. AMINA, 5(2), 56-62.

Minerva, P. (2019). Penggunaan tabir surya bagi kesehatan kulit. Jurnal Pendidikan Dan Keluarga, 11(1), 87-93.

Mumtazah, E. F., Salsabila, S., Lestari, E. S., Rohmatin, A. K., Ismi, A. N., Rahmah, H. A., ... & Ahmad, G. N. V. (2020). Pengetahuan mengenai sunscreen dan bahaya paparan sinar matahari serta perilaku mahasiswa teknik sipil terhadap penggunaan sunscreen. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2), 63.

Mukti, R. A. (2014). TABIR SURYA VS IKLIM TROPIS: tabir surya, sunscreen, ultra violet, tropis, iklim. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 10(18).

Ngoc, L. T. N., Tran, V. V., Moon, J. Y., Chae, M., Park, D., & Lee, Y. C. (2019). Recent trends of sunscreen cosmetic: An update review. Cosmetics, 6(4), 64.

Nafiah, S. R., Fitraneti, E., Rizal, Y., Primawati, I., & Hamama, D. A. (2024). Pengaruh paparan sinar ultraviolet terhadap kesehatan kulit dan upaya pencegahannya: Tinjauan literatur. Scientific Journal, 3(3), 185-194.

Portilho, L., Aiello, L. M., Vasques, L. I., Bagatin, E., & Leonardi, G. R. (2023). Effectiveness of sunscreens and factors influencing sun protection: a review. Brazilian Journal of Pharmaceutical Sciences, 58, e20693.

Rachmawati, P., Sagala, R. J., & Kambira, P. F. (2021). Tinjauan Pustaka Bentuk Sediaan Tabir Surya Bahan Alam, Keamanan dan Efektivitas Tabir Surya. Jurnal Farmasi Indonesia, 13(1), 25.

Rai, R., & Srinivas, C. R. (2007). Photoprotection.

Rahmasari, I. (2024, Maret Kamis). Berapa Jam Sekali Sunscreen Harus di Reapply? Berikut Jawabannya. Diambil kembali dari health.tribunnews: https://health.tribunnews.com/2024/03/14/berapa-jam-sekali-sunscreen-harus-di-reapply-berikut-jawabannya

Rigel, D. S., Lim, H. W., Draelos, Z. D., Weber, T. M., & Taylor, S. C. (2022). Photoprotection for all: Current gaps and opportunities. Journal of the American Academy of Dermatology, 86(3), S18-S26.

Rizki, A. (2022, April kamis). Sunscreen Spray vs Sunscreen Lotion, Mana Sebenarnya yang Lebih Baik? Diambil kembali dari beautynesia.id: https://www.beautynesia.id/beauty/sunscreen-spray-vs-sunscreen-lotion-mana-sebenarnya-yang-lebih-baik/b-253247

Rusita, Y. D., & Indarto, A. S. (2017). Aktifitas tabir surya dengan nilai sun protection factor (SPF) sediaan losion kombinasi ekstrak kayu manis dan ekstrak kulit delima pada paparan sinar matahari dan ruang tertutup. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 2(1).

Rejeki, S., & Wahyuningsih, S. S. (2015). Formulasi gel tabir surya minyak nyamplung (Tamanu Oil) dan uji nilai SPF secara in vitro. In University Research Colloquium (Vol. 1, No. 1, pp. 97-103).

Ross, M. (2024). Does Sunscreen Cause Acne? Here’s What a Top Dermatologist Says. Diambil kembali dari humnutrition.com: https://www.humnutrition.com/blog/does-sunscreen-causeacne/?srsltid=AfmBOorGgyKM9lmsgCsJMCXUMJktjleMdUJsAFoxXhBYeAlzFQ3kIJTm

Sari, D. E. M., & Fitrianingsih, S. (2020). Analisis Kadar Nilai Sun Protection Factor (SPF) pada Kosmetik Krim Tabir Surya yang Beredar di Kota Pati Secara In Vitro. Cendekia Journal of Pharmacy, 4(1), 69-79.

Sulistiyowati, A., Yushardi, Y., & Sudarti, S. (2022). Potensi Keberagaman SPF (Sun Protection Factor) Sunscreen terhadap Perlindungan Paparan Sinar Ultraviolet Berdasarkan Iklim di Indonesia. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 12(3), 261-269.

Sugiono, (2016).”Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D”, Penerbit Alfabeta Bandung.

Sugiyono, S., & Lestari, P. (2021). Metode penelitian komunikasi (Kuantitatif, kualitatif, dan cara mudah menulis artikel pada jurnal internasional).

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Trivedi, M., & Murase, J. (2017). Titanium dioxide in sunscreen. Application of titanium dioxide, 61-71.

Widolaras, R., Ikhsanto, M. N., & Informatika, T. (2022). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tabir Surya Wajah untuk Kulit Berminyak Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Program Studi Sistem Informasi, STMIK Dharma Wacana keputusan. Salah satunya adalah memilih jenis dan merek tabir surya yang tepat untuk. vol, 8, 431-440.

Wissing, S. A., & Müller, R. H. (2002). The development of an improved carrier system for sunscreen formulations based on crystalline lipid nanoparticles. International journal of pharmaceutics, 242(1-2), 373-375.

Downloads

Published

2025-05-15

Issue

Section

ARTIKEL