PENGARUH DURASI PENCELUPAN TERHADAP WARNA KAIN PRIMISIMA DAUN JATI MORDAN TAWAS DI UNIPA SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.36456/ncgk3d86Keywords:
pewarna alami, primisima, waktu pencelupanAbstract
Pewarnaan alami menjadi alternatif ramah lingkungan untuk menggantikan pewarna sintetis yang berpotensi mencemari lingkungan. Salah satu sumber pewarna alami yang dapat dimanfaatkan adalah daun jati (Tectona grandis) yang mengandung pigmen antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu pencelupan dengan mordan tawas terhadap ketajaman dan ketahanan warna pada kain primisima. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen kuantitatif menggunakan desain Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian melibatkan 45 mahasiswa yang menilai hasil pewarnaan pada dua perlakuan waktu pencelupan, yaitu 40 menit dan 60 menit. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, serta uji beda (Independent T- Test) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencelupan selama 60 menit menghasilkan warna yang lebih tajam dan tahan lama dibandingkan pencelupan 40 menit. Rata- rata skor hasil pewarnaan untuk 60 menit mencapai 42,84 (kategori sangat baik), sedangkan 40 menit sebesar 38,2 (kategori baik). Berdasarkan teori, semakin lama waktu pencelupan, semakin besar peluang zat warna terserap sempurna ke dalam serat kain, sehingga menghasilkan warna yang lebih tajam, stabil, dan tahan lama. Proses mordanting dengan tawas membantu membentuk ikatan kuat antara pigmen pewarna dan serat kain. Menurut pendapat saya, durasi pencelupan 60 menit merupakan waktu yang optimal karena pada waktu ini kain telah mencapai keseimbangan antara daya serap maksimal dan ketahanan warna yang baik, tanpa merusak kualitas serat kain. Dengan demikian, hipotesis alternatif (H₁) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak.
References
Ajeng, Prastika (2021). Daun Jati Sebagai Pewarna Alami Untuk Kain Batik.
Ainul Bashiroh, V., Kulsum Nur Qomariah, U., Chusna, M., Studi Teknologi Hasil Pertanian, P., Pertanian, F., A Wahab Hasbullah, U. K., & Studi Agroekoteknologi, P. (2022). Agrosaintifika : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Ekspresi Warna Ecoprint *Daun Jati (Tectona grandis) Pada Katun Primissima Dengan Mordan Tawas, Tunjung Dan Kapur. 5(1).
Diana_Putri_19075141_1789_ 2024. (n.d.).
Eskak dan Irfa, E., & Rohana Salma Balai Besar Kerajinan dan Batik Jl Kusumanegara No, ina. (n.d.). Diterbitkan oleh Balai Besar Industri Hasil perkebunan Review: Use of Plantations Waste for Substitution of Natural Batik Color Materials.
Haerudin1, A., Ridwan, M., Purnomo, A., Ma’mun, S., Kerajinan, B., Jalan, D. B., No, K., 2universitas Islam, Y., Jalan Kaliurang, I., & 14 Yogyakarta, K. M. (n.d.). Zat Warna Alami Berbasis Limbah Sabut Kelapa Muda (Coco Nucifera) Untuk Pewarnaan kain Batik The Natural Dye Based On Young Coconut Coir Waste For Batik Fabric Dyeing. 39(1), 101–112. https://doi.org/10.22322/dkb.V36i1.4149
Hilmana Ramadhan, F., Nurcahya Dewi, E., & Dwi Anggo, A. (2020). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Ekstrak Pewarna Alami Rumput Laut (Sargassum sp.) Terhadap Mutu Warna Kain Katun Batik. Effect of Different Concentration of Natural Seaweed Dyes Extract (Sargassum sp.) on Batik Cotton Fabric Quality. In Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan (Vol. 2, Issue 2).
Hayati_Anugrah_19075078_8039_2023. (n.d.).
Kumar, (2019). Faktor – Faktor Efektivitas Mordan Tawas.
Lestari, D. W., Isnaini, I., Salma, I. R., & Satria, Y. (2018). Bentonit Sebagai Zat Mordan Dalam Pewarnaan Alami Pada Batik Menggunakan Kayu Secang (Caesalpinia Sappan Linn.). Dinamika Kerajinan Dan Batik: Majalah Ilmiah, 35(2), 95.
Masyitoh, F. (n.d.). Gorga Jurnal Seni Rupa.
Natalia, N., Sametri, N. W. S., Tesalonika, L., Prianus, O., Miranda Silaban, E., Petiwi, N. H., & Rosmaniar, L. (2024). Analisis Pengaruh Waktu dalam Proses Pewarnaan Kain Menggunakan Pewarna Alami dari Ekstrak Etanol Kulit Batang Nangka. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(4), 1863– 1868. https://doi.org/10.54082/jupin.511
Nisa, R. (n.d.). Pengaruh Mordan Tawas Dan Tunjung Terhadap Hasil Ecoprint Daun Seledri (Apium Graveolens L ) Pada Bahan Katun. Jurnal Seni Rupa, 12.
Rachmah, N., Surabaya, N., Dosen, I. R., Busana, T., & Keluarga, K. (2020). Edisi Yudisium Periode Agustus 2020 (Vol. 09).
Rizky, Y., Sari, A., Prihatini, T., Sosial, A. K., & Yogyakarta, A. (2022). Pembuatan Kain Jumputan Dari Kain Primisima Dengan Zat Warna Indigosol Dan Zat Warna Indigofera (Vol. 8, Issue 1).
Sari, (2020). Hasil Pewarnaan Pada Kain Primisima
Sugiyono (2022). Metodologi Penelitian, Penelitian Eksperimen
Sulistiami, S., Pd, M., & Pd. (2015). Daun Jati Dan Pelopah Pisang Pada Pewarnaan Teknik Ikat Celup Kain Katun (Vol. 65, Issue 2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 BUGARIS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




