Peningkatan Daya Saing UMKM Desa Melalui Penguatan Literasi dan Akses Keuangan UMKM di Desa Jimbaran Wetan Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.36456/ekobisabdimas.7.1.11722Keywords:
UMKM, literasi keuangan, akses keuangan, pemberdayaan masyarakat, daya saingAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah, khususnya di tingkat desa. Namun, berbagai tantangan seperti rendahnya literasi keuangan dan terbatasnya akses terhadap layanan keuangan formal masih menjadi hambatan utama dalam pengembangan UMKM. Desa Jimbaran Wetan, Kabupaten Sidoarjo, merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi UMKM cukup besar, namun menghadapi kendala dalam pengelolaan usaha dan akses pembiayaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan literasi keuangan dan perluasan akses layanan keuangan formal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pengelolaan keuangan usaha, pencatatan sederhana, serta pengetahuan mengenai akses pembiayaan usaha. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
References
Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13. https://journal.uii.ac.id/JSB/article/view/4424
Bank Indonesia. (2022). Pengembangan UMKM untuk pertumbuhan ekonomi nasional. https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/stabilitas-sistem-keuangan/umkm/default.aspx
Hidayat, R., & Anwar, M. (2022). Peningkatan literasi keuangan UMKM melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://ejournal.unesa.ac.id
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Perkembangan data UMKM dan kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia. https://kemenkopukm.go.id
Kusuma, I. G. A., & Warmika, I. G. K. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana. https://ojs.unud.ac.id/index.php/Manajemen/article/view
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
OECD. (2020). OECD/INFE 2020 international survey of adult financial literacy. https://www.oecd.org/financial/education/launchoftheoecdinfeglobalfinancialliteracysurveyreport.htm
Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Strategi-Nasional-Literasi-Keuangan-Indonesia-2021-2025.aspx
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2022. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-Tahun-2022.aspx
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2020). OECD/INFE 2020 international survey of adult financial literacy. OECD Publishing. https://www.oecd.org/financial/education/
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/39653/uu-no-20-tahun-2008






