PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PRASEKOLAH USIA 3-4 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.36456/embrio.vol4.no0.a1254Keywords:
Permainan edukatif, Perkembangan Sosial Anak prasekolahAbstract
Permainan edukatif merupakan permainan yang sangat memberikan fungsi permainan secara optimal dan perkembangan anak, dimana melalui alat permainan ini akan selalu mengembangkan kemampuan fisiknya, bahasa, kemampuan kognitifnya, dan adaptasi sosialnya (Alimul, 2005). Kebutuhan stimulasi atau upaya merangsang anak dengan menggunakan permainan edukatif untuk memperkenalkan suatu pengetahuan ataupun ketermpilan baru ternyata sangat penting dalam upaya peningkatan kecerdasan anak (Siswono, 2004). Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan edukatif dengan perkembangan sosial anak prasekolah usia 3-4 tahun. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasi product moment, dengan populasi seluruh anak usia 3-4 tahun di PAUD Permata Hati bulan juni 2013 sebanyak 23 responden. Pengambilan sampel dengan total sampling dan instrumen penelitian yaitu APE dan ceklist. Hasil analisis data menggunakan korelasi product moment dengan taraf signifikasi sebesar 0,05 di dapatkan r-hitung sebesar 0,828 dan r-tabel 0,413 (diperoleh r-hitung > r-tabel). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa responden yang mampu melakukan permainan edukatif sesuai perintah dan berperilaku sosial sebanyak 9 responden (39,2%), sedangkan anak yang cukup mampu melakukan permainan edukatif sesuai perintah dan berperilaku sosial sebanyak 6 responden (26,1%). Dari hasil perhitungan menggunakan korelasi product moment didapatkan hipotesis diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan edukatif dengan perkembangan sosial anak prasekolah usia 3-4 tahun di PAUD Permata Hati Sidoarjo tahun 2013. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada orang tua, pengasuh dan tenaga pengajar lebih memperhatikan pemilihan dan penggunaan alat permainan yang digunakan anak didiknya, sehingga saat anak bermain sekaligus dapat melatih perkembangan anak pra sekolah khususnya kemampuan berbicara, berbahasa serta sosialisasi dan kemandirian.
References
Alimul, Aziz.2011, Riset Keperawatan &
Teknik Penulisan Ilmiah:Jakarta,
Salemba Medika.
Arifin, Z. 2010.Metodologi Penelitian
Pendidikan Filosofi, Teori
&Aplikasinya, Surabaya, Lentera
Cendikia.
Arikunto,S. 2010. Manajemen penelitian,
Jakarta : Rhineka Cipta.
Depkes RI. 2006. Pedoman Pelaksanaan
Stimulasi Deteksi dan Intervensi
Dini Tumbuh Kembang Anak
ditingkat Pelayanan Kesehatan
Dasar, Jakarta.
Depkes RI. 2007. Stimulasi Deteksi dan
Intervensi Dini Tumbuh Kembang
Anak. Jakarta.
Dompas R. 2010. Buku Saku Bidan Ilmu
Kesehatan Anak,Jakarta, EGC
Hurluck, EB. 2008. Perkembangan Anak
Jilid . Surabaya, Erlangga.
Lucie permana sari, 2007. Pengaruh
Permainan Edukatif terhadap
motorik anak pada Taman
Penitipan Anak.
https://www.google.com/ pengaruh
permainan edukatif terhadap
motorik anak. Diunduh 20 Des 2013
pukul 13.00.
Rachmi maulana putri. 2012.
Perkembangan Sosial Anak Usia
Dini .
http://rachmimaulanaputri.blogspot.
com/2012/11/perkembangan-sosialanak-usia-dini.htmldiunduh
tanggal
Des 2013 Pukul 12.00.
Sekartaji, B. 2009. 101 Permainan Edukatif
Untuk Anak. Jakarta. Pustaka
Widyatama.
Soetdjiningsih. 2000. Tumbuh Kembang
Anak, Jakarta : EGC .
Sorwono J. 2006. Metode Penelitian
Kuantitatif & Kualitatif, Graha Ilmu,
Jakarta, 2006.
Sri nur Hasana, dkk, Jurnal e-NERS
(eNS), Volume 1, Nomor 1, Maret
,
https://www.google.com/#q=Pengar
uh+permainan+edukatif+terhadap+
Aspek perkembangan+pada anak
Sugiyono, 2003. Statistik untuk Penelitian,
Alfabeta, Bandung.
Yongki dan team.2012 Asuhan
Pertumbuhan Kehamilan,
Persalinan, Neonatus, Bayi dan
Balita. Nuha Media.Yogyakarta.




