HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK DEPO PROGESTIN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN DI BPM HJ. SUPRIHATIN SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.36456/embrio.vol6.no.a1280Keywords:
Lama pemakaian depo progestin, peningkatan berat badanAbstract
Penelitian berjudul Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Depo Progestin Dengan kenaikan Berat Badan di BPM Hj. Suprihatin Sidoarjo dilatar belakangi oleh banyaknya akseptor KB suntik Depo Progestin yang mengalami peningkatan berat badan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik depo progestin dengan kenaikan berat badan.
Dalam penelitian ini digunakan metode Analitik Cross Sectional, dengan populasi 343 akseptor KB suntik depo progestin, sampel 103 akseptor. Teknik sampling menggunakan consecutive random sampling, alat penelitian menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan uji Chi – Square.
Hasil yang diperoleh yaitu pemakaian kontrasepsi suntik depo progestin di BPM Hj. Suprihatin pada September 2014 terbanyak yang menggunakan kontrasepsi suntik Depo Progestin ≥ 1 tahun sebanyak 78 orang (75,73%), akseptor yang mengalami peningkatan berat badan sebanyak 63 orang (61.17%), berdasarkan hasil uji statistic Chi-Square dengan taraf signifikansi α 0.05 ada hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik depo progestin dengan kenaikan berat badan di BPM Hj. Suprihatin Sidoarjo.
Kesimpulan penelitian, ibu yang menggunakan metode kontrasepsi suntik Depo Progestin mengalami peningkatan berat badan. Bidan meningkatkan system pendokumentasian agar tercatat dan terlaporkan semua efek samping yang terjadi pada klien. Dan bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian lebih lanjut.
References
Anggraini & Martini, (2012),
Pelayanan Keluarga
Berencana,
Yogyakarta;Rohima Press
Anonim, (2005), Kapita selekta Penelitian Ilmu Keperawatan,
Jakarta; Salemba Medika
Prawiroharjo, Sarwono, (2005), Ilmu
Kebidanan, Jakarta YBP-SP
Sinclair, Constance, (2010), Buku
Saku Kebidanan (A Midwife’s
Handbook), Jakarta; EGC
Sugiyono, (2014) Statistika Untuk
Penelitian, Bandung; Alfabeta.
Sulistyawati, Ari, (2014), Pelayanan
Keluarga Berencana, Jakarta;
Salemba Medika
Susila & Suyanto, (2014), Metode
Penelitian Epidemiologi Bidang
Kedokteran dan Kesehatan,
Yogyakarta: Bursa Ilmu
Speroff, Leon & Darney Philip,
(2005), Pedoman Klinis
Kontrasepsi, Jakarta; EGC
Kedokteran, Edisi Ketiga,
Jakarta; Media Aesculapius
FKUI.
Arikunto, Suharsimi. (2010).
Prosedur Penelitian Suatu
Pendekatan Praktik.Jakarta :
Rineka Cipta.
Azwar, Azrul, (2014), Metodologi
Penelitian Kedokteran &
Kesehatan Masyarakat,
Tanggerang: Binarupa Aksara.
Benson, Ralph C & Pernoll M,
(2009), Buku Saku Obstetri &
Ginekologi (Handbook Of
Obstetrics & Gynecology),
Jakarta; EGC
Coad, Jane & Dunstall, Melvyn,
(2007), Anatomi & Fisiologi
Untuk Bidan (Anatomy and
Physiology for Midwives),
Jakarta; EGC.
Glasier, Ana & Gebbie, Alisa, (2006),
Keluarga Berencana &
Kesehatan Reproduksi,
Jakarta; EGC
Hartanto H, (2004), Keluarga
berencana Dan Kontrasepsi,
Jakarta; Pustaka sinar
Harapan.
Irianto K, (2012), Anatomi dan
Fisiologi, Bandung; Alfabeta
Irianto K, (2013), Pelayanan
Keluarga Berencana, Bandung;
Alfabeta
Manuaba, Ida Bagus. (2010). Ilmu
Kebidanan Penyakit
Kandungan dan Keluarga
Berencana Untuk Pendidikan
Bidan. Jakarta : EGC.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2012).
Metodologi Penelitian
Kesehatan.Jakarta : Rineka
Cipta.
Nursalam, (2003), Konsep &
Penerapan Metodologi




