HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG RESIKO TINGGI KEHAMILAN DENGAN KETERATURAN ANTENATAL CARE (ANC) DI RB SOEGIARTI SURABAYA

Authors

  • nyna puspitaningrum

DOI:

https://doi.org/10.36456/embrio.vol6.no.a1292

Keywords:

Pengetahuan tentang resiko tinggi kehamilan, Keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC)

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang alamiah, kehamilan didefinisikan sebagai fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Kehamilan resiko tinggi merupakan suatu kehamilan dimana jiwa dan kesehatan ibu dan atau bayi dapat terancam. Antenatal Care (ANC) adalah pengawasan sebelum persalinan terutama ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim dan ibunya. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi kehamilan dengan keteraturan Antenatal Care (ANC). Desain penelitian bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional dan dihitung menggunakan metode Chi Square. Sampel penelitian merupakan 30 ibu hamil trimester III yang melakukan Antenatal Care trimester III di RB Soegiarti Surabaya pada bulan Juni 2014. Setelah dilakukan uji analisa data dengan menggunakan metode Chi Square test, dengan berdasarkan x² tabel : 3,841 dan besaran x² hitung : 2,16; diperoleh hasil x² hitung < x² tabel. Berdasarkan penelitian ini jumlah responden yang teratur melakukan Antenatal Care (ANC) yakni 14 responden (46.67%) dengan tingkat pengetahuan baik, 1 responden (3.33%) dengan tingkat pengetahuan kurang. Sedangkan resonden yang tidak teratur melakukan Antenatal Care (ANC) sebanyak 11 responden (36.67%) dengan tingkat pengetahuan baik dan 4 responden (13.33%) dengan tingkat pengetahuan kurang. Maka dapat disimpulkan bahwa “tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil resiko tinggi kehamilan dengan keteraturan Antenatal Care (ANC) di RB Soegiarti SurabayaÂâ€. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan agar terus berupaya melaksanakan penyuluhan tentang resiko tinggi kehamilan dan akibat ketidakteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) terutama pada ibu hamil yang beresiko tinggi dengan menggunakan media yang mudah dimengerti oleh ibu hamil. Sedangkan bagi ibu hamil dianjurkan untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas informasi tentang kesehatan ibu hamil dan kebutuhan gizi ibu hamil. Tetap melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin meskipun dalam kondisi normal serta menyertakan suami atau keluarga ibu hamil dalam kegiatan penyuluhan, sehingga tujuan kesehatan dapat tercapai.

References

Andriani, Avie. 2011. Majalah

Kesehatan Muslimah.

(http//Majalahkesehatanmuslimah

.com).

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian

Suatu Pendekatan Praktek.

Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. 2009. Prosedur Penelitian

Suatu Pendekatan Praktek.

Jakarta: Rineka Cipta.

Cuwin/Hurlock. Pelayanan Kesehatan

Maternal. Jakarta: Rineka Cipta.

Depkes RI, 2004. Pedoman Pelayanan

Antenatal Tingkat Pelayanan

Dasar Puskesmas. Jakarta:

Pusdiknakes.

Depkes RI2010.Profilkesehatan

Indonesia 2010.

http://www.depkes.go.id. Diakses

tanggal 20 Maret 2014 Pukul

30WIB

Erfandi, 2009. Asuhan Kebidanan

Kehamilan Fisiologis. Jakarta:

Salemba

Green,Lawrence., Kkreuter, Marshal,

Deeds, sigrid.2000. Perencanaan

Pendidikan Kesehatan Sebuah

Pendekatan Diagnostik.Jakarta

Praktik Pelayanan Kesehatan

Manuaba, IBG. 2010. Ilmu

Kebidanan, Penyakit Kandungan

dan Keluarga Berencana Untuk

Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC.

Mochtar Rustam, 2005. Sinopsis

Obstetri III. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo Soekidjo, 2012.

Pendidikan dan Perilaku

Kesehatan. Jakarta: Rineka

Cipta.

Nursalam, 2003. Konsep dan

Penerapan Metodologi Penelitian

Ilmu Keperawatan: Pedoman

Skripsi, Tesis dan Instrumen

Penelitian Keperawatan. Jakarta:

Salemba. Saifuddin, Azwar. 2010. Buku

Panduan Praktik Pelayanan

Kesehatan Maternal dan

Neonatal.Jakarta :PT Bina

Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Santoso, Gempur. 2005. Metodelogi

Penelitian Kuantitatif dan

Kualitatif. Jakarta : Presentasi

Pustaka

Sarwono, 2009. Ilmu Kebidanan.

Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.

Sugiyono, 2013. Statistik Untuk

Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Wayan dan Dewi, 2012. Asuhan

Kebidanan Pada Kehamilan

Fisiologis. Jakarta : Salemba

Medika

Vivian Nanny dan Tri Sunarsih, 2011.

Asuhan Kebidanan Pada

Kehamilan Fisiologis. Jakarta :

Salemba Medika

Kapita Selekta

Kedokteran, 2010. Ilmu

Kebidanan dan Kandungan.

Jakarta : EGC

Published

2015-03-20

How to Cite

puspitaningrum, nyna. (2015). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG RESIKO TINGGI KEHAMILAN DENGAN KETERATURAN ANTENATAL CARE (ANC) DI RB SOEGIARTI SURABAYA. EMBRIO: Jurnal Kebidanan, 6, 54-62. https://doi.org/10.36456/embrio.vol6.no.a1292