HUBUNGAN PERILAKU IBU NIFAS DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM

HUBUNGAN PERILAKU IBU NIFAS DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM

Authors

  • Anik Latifah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/embrio.vol11.no1.a1845

Keywords:

Perilaku Ibu Nifas, Ruptur Perineum, Penyembuhan Luka Perineum

Abstract

Ruptur perineum dapat terjadi karena adanya ruptur spontan maupun episiotomi. Proses penyembuhan luka perineum dipengaruhi oleh banyak faktor terutama perilaku aktif ibu dalam menangani masalah kesehatan. Perilaku aktif yang ada misalnya perilaku personal hygiene yang baik, pengaturan pola makan yang baik, mobilisasi dan menjaga kondisi ibu (Suryo, 2016). Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di BPS Ririn Z.A., Amd. Keb. di Desa Glagahwero Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember pada bulan Januari – Maret018, didapatkan 36 ibu melahirkan dimana 28 (72%) ibu melahirkan yang mengalami luka perineum.

          Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional, uji yang dilakukan dalam penelitian ini uji chi square. Pengamatan dilakukan pada 36 orang responden.  Sampling yang di gunakan yaitu secara non probability sampling dengan jenis consecutive sampling dimana setiap pasien yang memenuhi kriteria sampel dimasukkan dalam penelitian sampai kurun waktu tertentu. Kriteria sampel yaitu ibu nifas yang mengalami rupture perineum. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah kuesioner.

Analisa data menggunakan Chi Kuadrat / uji Chi square didapatkan nilai Asymp. Sig. (2-sided) = 0,00 dari hasil SPSS lebih  kecil dari α = 0,05  artinya terdapat hubungan yang signifikan dari perilaku ibu nifas terhadap penyembuhan luka perineum di Desa Glagahwero Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

            Hasil penelitian hubungan perilaku ibu nifas terhadap penyembuhan luka perineum di Desa Glagahwero Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu memiliki perilaku aktif dalam mengatasi luka perineum. Sehingga diharapkan penelitian ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang perilaku ibu nifas, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka perineum.

References

Ambarwati, R.D.(2010). Asuhan Kebidanan Nifas. Jogjakarta: Mitra. Cendika Press

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Becker,M.H. 2011. The Health Belief Model And Personal Health Behaviour. Health Education Monograps. Vol 2, No 4

Bobak dkk. 2012. Buku Ajar Keperawatan Maternitas Edisi 4. EGC : Jakarta

Manuaba IBG dkk. 2006.Pengantar Kuliah Obstetri. EGC : Jakarta .

Notoatmojo Soekidjo. 2018. Pengantar Pendidkan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Andi Offset Yogyakarta : Jakarta .

Notoatmojo, Soekidjo. 2010. Metodelogi Penelitian. Andi Offset Yogyakarta : Jakarta .

Siswono, 2008. Ruptur Perineum. http://stikesharapanmama.blogspot.com, diakses tanggal 11Juni 2014

Smeltzer. 2014. Referensi Kesehatan. www.google.com. diakses tanggal 15 April 2014

Suriadi. 2007. Personal Hygiene. (www.google.com). diakses tanggal 15 April 2014

Wahit. 2008. Buku Ajar Kebutuhan Manusia. Jakarta: EGC

Winkjosastro, H. 2006. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Edelman, Cl And Mandle,Cl. 1994. Health Promotion Throught The Lifespan. The Mosby:St Louis.

Published

2019-05-27

How to Cite

Latifah, A. (2019). HUBUNGAN PERILAKU IBU NIFAS DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM: HUBUNGAN PERILAKU IBU NIFAS DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM. EMBRIO: Jurnal Kebidanan, 11(1), 17-22. https://doi.org/10.36456/embrio.vol11.no1.a1845