HUBUNGAN PARITAS DAN PENDIDIKAN IBU TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD IDAMAN BANJARBARU
DOI:
https://doi.org/10.36456/embrio.vol11.no1.a1846Keywords:
Preeklampsia, Paritas, PendidikanAbstract
Preeklampsia merupakan komplikasi medis dari kehamilan dan terjadi sekitar 5% - 8% dari kehamilan yang menyebabkan tingginya morbiditas dan mortilitas pada ibu dan janin.
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dan pendidikan ibu terhadap kejadian preeklampsiadi RSUD Idaman Banjarbaru.
Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah case control, menggunakan teknik sampel purposive sampling, responden yang digunakan pada kasus adalah 100 orang ibu hamil dengan preeklampsia dan pada kontrol 100 orang ibu hamil normal, pengumpulan data ini dengan cara melihat rekam medik lalu dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan analisis Rank Spearman Correlation.
Hasil penelitian ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian preeklampsia (p=0,002), tidak ada hubungan yang signifikan pendidikan dengan kejadian preeklampsia (p=0,121).
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian preeklampsia dan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan kejadian preeklampsia.
References
Bothamley, Judy dan Maureen Boyle. 2012. Patofisiologi dalam Kebidanan. Jakarta: EGC
Dien Gusta Anggraini Nursal , Pratiwi Tamela, F. 2015. Faktor risiko kejadian preeklampsia pada ibu hamil di rsup dr. m. djamil padang tahun 2014, 2014, 38–44.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel. 2016. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016. Banjarmasin
Ditjen Bina Gizi dan KIA Kemenkes RI. 2013. Upaya percepatan penurunan angka kematian ibu di Indonesia. Downloud on, June, 09, 2014
Kandou, P. R. D., Hutabarat, R. A., Suparman, E., Wagey, F., 2016. Karakteristik pasien dengan preeklampsia Kandidat Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado World Health Organization
Lindheimer M.D, Robert J.M, Cunningham F.G, 2009. Chesley’s hypertensive disorders in pregnancy, Third Edition. Elseiver Inc. All rights Reserved.p: 87-103
Lockwood, C.J., Paidas, M.J. 2000. Preeclampsia and Hypertensive Disorders. In: Complication of Pregnancy fifth ed. Baltimore: Lippincott Wiliams and Wilkins. P. 214-215.
Maryunani, Anik dan Yulianingsih. 2011. Asuhan Kegawatdaruratan Dalam Kebidanan. Jakarta: CV Trans Info Media.
Novianti, H. 2016. Pengaruh Usia Dan Paritas Terhadap Kejadian Pre Eklampsia Di RSUD Sidoarjo Abstract :Jurnal Ilmiah Kesehatan, Vol. 9, No, 25–31.
Pratiwi, I. 2015. Hubungan Paritas Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di RSUD WONOSARI. Skripsi.
Rozikhan. 2007. Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Pre-eklampsia Berat di Rumah Sakit Dr. H. Soewondo Kendal. Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro.
Shah, D. A., & Khalil, R. A. 2015. Bioactive factors in uteroplacental and systemic circulation link placental ischemia to generalized vascular dysfunction in hypertensive pregnancy and preeclampsia. Biochemical Pharmacology, 95(4), 211–226.
Suwanti, Edi Prasetyo Wibowo, & Nur Aini Safitri. 2012. Hubungan Tekanan Darah Dan Paritas Dengan Kejadian Preklampsia Di Ruang Bersalin RSUP NTB Tahun 2012. Media Bina Ilmiah. Volume 8, No. 1, Februari 2014. ISSN No. 1978-3787. Pp 25-30
WHO. 2011. Recommendations for Prevention and Treatment of Preeclampsia and Eclampsia, WHO Department of Maternaland Child Health, Geneva, Switzerland




