Perbandingan Berbagai Pendekatan Gastroretentive Drug Delivery System (GRDDS): Floating, Mucoadhesive, Swelling, dan Expandable Systems

Authors

  • Annisa Mutia Universitas Muhammadiyah Riau
  • Resti Aulia Putri Universitas Muhammadiyah Riau
  • Ginna Arvi Nanda Universitas Muhammadiyah Riau
  • Syakirah Permata Auliya Universitas Muhammadiyah Riau
  • Naila Awalia Antoni Universitas Muhammadiyah Riau
  • Putri Tri Hartini Universitas Muhammadiyah Riau

DOI:

https://doi.org/10.36456/edryxg51

Keywords:

expandable system, floating system, gastroretentive drug delivery system, mucoadhesive system, swelling system

Abstract

Latar Belakang: Gastroretentive Drug Delivery System (GRDDS) dikembangkan untuk memperpanjang waktu tinggal sediaan oral di lambung sehingga meningkatkan bioavailabilitas obat yang memiliki jendela absorpsi sempit, kelarutan bergantung pH, atau aksi lokal di lambung. Tujuan: Tinjauan ini bertujuan membandingkan berbagai pendekatan GRDDS, yaitu sistem floating, mucoadhesive, swelling, dan expandable, berdasarkan karakteristik formulasi, polimer yang digunakan, serta hasil kinerja yang dilaporkan. Metode:

Kajian pustaka dilakukan menggunakan artikel penelitian asli yang diperoleh dari basis data Publish or Perish, Google Scholar, dan ScienceDirect yang diterbitkan pada tahun 2021–2026. Sebanyak 30 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipilih dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa sistem floating merupakan pendekatan yang paling banyak diteliti dengan proporsi 63,3% dari seluruh studi, diikuti sistem mucoadhesive sebesar 23,3%, sedangkan sistem swelling dan expandable masing-masing sebesar 6,7%. Hydroxypropyl methylcellulose (HPMC) merupakan polimer yang paling sering digunakan karena memiliki kemampuan mengembang yang baik, membentuk gel, dan mendukung pelepasan terkendali. Sistem floating memiliki keunggulan dalam kesederhanaan formulasi dan kemampuan mengapung yang lama, sedangkan sistem mucoadhesive memberikan retensi lokal yang lebih baik melalui adhesi pada mukosa lambung. Sistem swelling dan expandable menawarkan retensi mekanis yang lebih kuat, namun memerlukan optimasi formulasi yang lebih kompleks. Kesimpulan: Seluruh pendekatan GRDDS menunjukkan potensi yang signifikan dalam meningkatkan waktu retensi di lambung, mengendalikan pelepasan obat, mengurangi frekuensi pemberian, dan meningkatkan efektivitas terapi. Di antara pendekatan yang ditinjau, sistem floating muncul sebagai strategi yang paling banyak diteliti dan paling praktis untuk penghantaran obat gastroretentif.

Published

2026-07-30

How to Cite

Perbandingan Berbagai Pendekatan Gastroretentive Drug Delivery System (GRDDS): Floating, Mucoadhesive, Swelling, dan Expandable Systems. (2026). FARMASIS: Jurnal Sains Farmasi, 7(1), 1-13. https://doi.org/10.36456/edryxg51