PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNTUK MENGURANGI SCHOOL REFUSAL (PENOLAKAN SEKOLAH) SISWA KELAS XII IPA SMAN 1 TONGAS

Authors

  • Winda Nur Hidayanti SMA Negeri 1 Tongas Probolinggo
  • Dwi Ridhowati SMP NEGERI 2 MERAKURAK-TUBAN

DOI:

https://doi.org/10.36456/helper.vol36.no1.a2820

Keywords:

School Refusal (Penolakan Sekolah), Konseling Kelompok Rational Emotive Behavior Therapy (REBT)

Abstract

School refusal (penolakan sekolah) adalah masalah emosional yang dimanifestasikan dengan penolakan anak atau remaja untuk menghadiri sekolah dengan disertai ketakutan yang tidak irasional, yang disebabkan oleh kecemasan berpisah dari orang terdekat, pengalaman negatif disekolah. Peneliti menemukan fenomena school refusal (penolakan sekolah) di kelas XII IPA SMAN 1 Tongas Probolinggo melalui data dokumentasi wali kelas dan guru mata
pelajaran. Masalah yang terlihat pada school refusal (penolakan sekolah) siswa beberapa kali tidak mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaan layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy (REBT) dengan teknik disput reinforcement positif yang digunakan untuk mengurangi school refusal (penolakan sekolah) siswa kelas XII IPA SMAN 1 Tongas Probolinggo.Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 siswa kelas XII IPA yang memiliki school refusal (penolakan sekolah) tinggi. Pada penelitian ini siswa mengalami perubahan positif dengan menurunnya school refusal (penolakan sekolah) yang
dialami setelah mengikuti konseling kelompok pada siklus I. Perubahan positif ini semakin mengalami perkembangan untuk penurunan school refusal (penolakan sekolah) setelah dilaksanakan konseling kelompok siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa konseling kelompok rational emotif behavior therapy (REBT) dapat menurunkan school refusal (penolakan sekolah) pada siswa kelas XII IPA SMAN 1 Tongas Probolinggo.

Published

2019-03-07

Issue

Section

Artikel