PEMANFAATAN LIMBAH UDANG (KEPALA DAN KULIT UDANG) SEBAGAI BUBUK KALDU PENGGANTI MSG DI DESA MEDALEM SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.36456/abadimas.v3.i2.a2165Keywords:
kuliner, gaya hidup sehat, pengganti msg, limbah udangAbstract
Industri kuliner di Indonesia meningkat dengan pesat. Berdasarkan data dari Badan Ekonomi
Kreatif, lebih dari 40% perekonomian kreatif berasal dari kuliner. Saat ini, kuliner yang
menyeimbangkan gaya hidup sehat mulai digemari. Salah satunya yang mengusung konsep tanpa
MSG. Berdasarkan informasi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema pemanfaatan
limbah udang sebagai bubuk kaldu pengganti MSG dilakukan di Desa Medalem. Kegiatan dilakukan
dengan dua agenda, yaitu sosialisasi bahaya MSG dan memberikan beberapa alternatif pilihan
bahan pengganti MSG serta kandungannya. Agenda kedua adalah praktik pembuatan kaldu limbang
udang sebagai bahan pengganti MSG. Bahan yang digunakan adalah kepala dan kulit udang yang
biasanya terbuang ternyata dapat digunakan sebagai penyedap rasa dan kaya manfaat. Limbah
udang disebut kaya antioksidan daripada sayuran dan buah. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang
merupakan anggota PKK. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta mempunyai pilihan bahan dan
keterampilan untuk mengolah bahan tersebut menjadi pengganti MSG yang lebih sehat. Selain itu
peserta mengetahui teknik penyimpanan bubuk kaldu. Produk yang dihasilkan adalah bubuk kaldu
hasil praktikum yang kemudian dilakukan pengemasan diakhir praktikum. Peserta antusias mengikuti
jalannya kegiatan dari awal sampai akhir kegiatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 elvira mustikawati putri hermanto, Khoirun Nisak Alfiyatun Nengseh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










