Strategi Komunikasi BSIS Melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Untuk Pencegahan Penyebaran Penyakit Di Masa Pandemi Covid-19

 Abstract views: 379

Authors

  • Lisa Indriati Universitas Ciputra
  • Paulina Tjandrawibawa
  • Mychael Maoretz Engel

DOI:

https://doi.org/10.36456/abadimas.v5.i01.a3094

Keywords:

pengelolaan sampah, nilai sampah, pandemi, limbah masker

Abstract

Menurut data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah sampah di Indonesia akan terus meningkat hingga 95,2 juta ton pada tahun 2020. Sebagai salah satu solusi pemecahan permasalahan sampah ini, dibentuklah Bank Sampah Induk Surabaya (BSIS). Namun, masih banyak masyarakat yang belum menyadari manfaat dan cara mengelola sampah yang benar. Mereka juga memiliki persepsi bahwa BSIS bukanlah organisasi non-profit.Dengan adanya pandemi Covid 19 BSIS juga mengalami hambatan dalam melakukan kegiatan sosialisasi. Oleh sebab itu, mempertimbangkan situasi yang dialami saat ini ada beberapa solusi dan metode yang ditawarkan pada Program Kemitraan Masyarakat ini antara lain (1) Sosialisasi mengenai manfaat dan langkah-langkah pemilahan sampah; (2) Pengadaan modul dan webinar edukasi pengelolaan sampah dalam upaya pencegahan penyakit di masa pandemi Covid; (3) Brosur jenis-jenis sampah yang dapat diolah oleh BSIS beserta nilai ekonomis yang ditawarkan; dan (4) Media komunikasi BSIS berupa website dan media sosial. Masyarakat yang menjadi peserta dalam webinar sosialisasi dan edukasi memberi respon yang positif dan berinisiatif untuk mencoba menerapkan pemilahan sampah. Dengan adanya brosur, website dan media sosial, diharapkan pihak BSIS mampu melanjutkan kegiatan sosialisas atau edukasi tentang pengelolaan sampah dalam upaya pencegahan penyakit di masa pandemi Covid secara mandiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-07-11