Pemanfaatan Satelit Himawari-8 Untuk Estimasi Curah Hujan Dengan Metode Convective Stratiform Technique (CST) Dan Modified Convective Stratiform Technique (Mcst) Di Wilayah Ekuatorial Dan Monsunal (Studi Kasus Sulawesi 2020)

Pemanfaatan Satelit Himawari-8 Untuk Estimasi Curah Hujan Dengan Metode Convective Stratiform Technique (CST) Dan Modified Convective Stratiform Technique (Mcst) Di Wilayah Ekuatorial Dan Monsunal (Studi Kasus Sulawesi 2020)

 Abstract views: 147

Authors

  • Nur Habib Muzaki Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
  • Eriska Febriati Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
  • Yosafat Donni Haryanto Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

DOI:

https://doi.org/10.36456/jstat.vol14.no2.a3860

Keywords:

Estimasi curah hujan, Himawari-8, CST, mCST

Abstract

Curah hujan merupakan salah satu parameter cuaca yang sangat penting bagi kehidupan. Informasi data curah hujan mampu menunjukan pola tipe curah hujan si suatu wilayah. Kurangnya rapat persebaran alat pengamatan curah hujan menyebabkan cakupan wilayah menjadi sempit. Oleh karena itu, pemanfaatan metode estimasi curah hujan dengan menggunakan data satelit merupakan salah satu solusi untuk mendapatkan data curah hujan di wilayah yang tidak memiliki alat pengamatan curah hujan. Dalam penelitian ini, estimasi curah menggunakan data satelit Himawari-8 dengan menggunakan metode Convective Startiform Technique (CST) dan Modified Convective Startiform Technique (mCST). Metode CST meruapakan metode yang memisahkan komponen awan konvektif dan stratiform, sedangkan metode mCST merupakan metode modifikasi intensitas curah hujan serta luasan area rata-rata yang dilingkupi piksel terhadap metode CST. Penelitian ini dilakukan di wilayah tipe hujan ekuatorial yang diwakili oleh Kabupaten Luwu Utara dan wilayah tipe hujan monsunal yang diwakili oleh Kota Makassar. Penelitian ini dilakukan selama satu tahu dengan mengambil sampel bulan puncak curah hujan di kedua wilayah. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kualitas hasil estimasi curah hujan dengan menggunakan metode CST dan metode mCST Berdasarkan hasil estimasi curah hujan, metode CST menghasilkan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan metode mCST di kedua wilayah yang ditandai dengan nilai korelasi yang lebih baik. Nilai eror RMSE berkisar 33.80 mm/jam hingga 42.66 mm/jam dan Nilai MAE berkisar 26.30 mm/jam hingga 34.55 mm/jam. Berdasarkan penelitian ini, kedua metode estimasi curah hujan ini, kurang mampu mempresentasikan data curah hujan di kedua wilayah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adler, R. F. and A. J. Negri., 1988. A satellite Infrared Technique to Estimate Tropical Convective and Stratiform Rainfall. J. Appl. Meteor., 27, 30–51.

Andani, A.J.P. dan Endarwin., (2016). Kajian Penerapan Estimasi Curah Hujan Per Jam Memanfaatkan Metode Convection Stratiform Technique (CST) dan Modified Convective Stratiform Technique (mCST) di Pontianak. Jurnal Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, 3(3), 9-20.

Andani, A.J.P. dan Putra, R.M. (2016). Penerapan Curah Hujan dengan Metode CST dan MCST di Wilayah Tipe Curah hujan Ekuatorial dan Monsunal (Studi kasus Pontianak, November 2014 dan Surabaya, Januari 2014). Prosiding Seminar Hari Meteorologi Dunia

Basuki, Winarsih, I., dan Adhyani, N. L., 2009, Analisis Periode Ulang Hujan Maksimum dengan Berbagai Metode, BMKG, Jakarta.

Danamik R.A., Dewi, N.K.T., Wulandari, A.V., Fadlan,, A., 2018. Penggunaan Metode Modified Convective Stratiform Technique (mCST) di Wilayah Tipe Curah Hujan Ekuatorial, Monsunal dan Lokal. Seminar Nasional Penginderaan Jauh.

Endarwin, 2014, Modifikasi Convective Stratiform Technique dengan Kombinasi Data Satelit Gelombang Mikro Pasif dan Inframerah untuk Estimasi Curah Hujan di Indonesia, Disertasi, Program Studi Sains Kebumian, Institut Teknologi Bandung, Bandung

Goldenberg, S. B., R. A. Houze, Jr. dan Churchill, D. D., 1990, Convective and Stratiform Components of a Winter Monsoon Cloud Cluster Determined from Geo- Synchronous Infrared Satellite Data, Journal of the Meteorological Society of Japan, Vol. 68, pp 37-63.

Islam, M. N., Islam, A. K. M. S., Hayashi, T., Terao, T. dan Uyeda, H, 2002, Application of a Method to Estimate Rainfall in Bangladesh Using GMS- 5 Data, Journal of Natural Disaster Science, Vol. 24, no. 2 pp 83-89.

Jiang, S., Ren, L., Yong, B., Yang, X. dan Shi, L, 2010, Evaluation of High Resolution Satellite Precipitation Products with Surface Rain Gauge Observations from Laohahe Basin in Northern China. Water Science and Engineering, Vol. 3, no. 4 pp 405- 417.

Wilks, D. S., 1995, Statistical Method in the Atmospheric Sciences, Academic Press Inc, San Diego.

Downloads

Published

01/22/2022

How to Cite

Muzaki, N. H., Eriska Febriati, & Yosafat Donni Haryanto. (2022). Pemanfaatan Satelit Himawari-8 Untuk Estimasi Curah Hujan Dengan Metode Convective Stratiform Technique (CST) Dan Modified Convective Stratiform Technique (Mcst) Di Wilayah Ekuatorial Dan Monsunal (Studi Kasus Sulawesi 2020): Pemanfaatan Satelit Himawari-8 Untuk Estimasi Curah Hujan Dengan Metode Convective Stratiform Technique (CST) Dan Modified Convective Stratiform Technique (Mcst) Di Wilayah Ekuatorial Dan Monsunal (Studi Kasus Sulawesi 2020). J Statistika: Jurnal Ilmiah Teori Dan Aplikasi Statistika, 14(2), 67–73. https://doi.org/10.36456/jstat.vol14.no2.a3860