Analisis Potensi Objek Wisata Pantai Binalatung Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

Authors

  • ILHAM MUHAMMAD PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
  • Annisa Mu’awanah Sukmawati Universitas Teknologi Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36456/jpb.v2i1.3758

Keywords:

Komponen Pariwisata, Pantai Binalatung, Potensi Wisata

Abstract

Abstrak

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang bisa di andalkan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) suatu wilayah. Kota Tarakan memiliki kondisi geografis kepulauan yang menjadikan kawasan pesisinya berpotensi untuk dijadikan tujuan wisata, yaitu wisata pantai. Kota Tarakan memiliki dua pantai yang menjadi tempat wisata, yaitu Pantai Amal dan Pantai Binalatung. Namun, kondisi pantai kurang terawatt dan kurang ramai pengunjung. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi objek wisata Pantai Binalatung berdasarkan 4 komponen pariwisata, yaitu Attraction (atraksi), Accessibility (aksesibilitas), Amenity (fasilitas), dan Ancillary (pelayanan tambahan). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada 6 informan melalui teknik purposive sampling, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Pantai Binalatung sudah memiliki atraksi wisata yang menarik, namun dari komponen aksesibilitas, amenitas, dan pelayanan tambahan terkait kelembagaan pariwisata perlu ditingkatkan kondisinya untuk memperkuat citra objek wisata Pantai Binalatung. Pantai Binalatung berpotensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata unggulan di Kota Tarakan karena keindahan pantai dan keanekaragaman hayati yang dimiliki oleh laut Binalatung, namun perlu ada peningkatan kualitas aksesibilitas, fasilitas, dan keterlibatan aktif dari para pemangku kepentingan untuk mempromosikan dan mengelola pantai.

 

Kata Kunci:  Komponen Pariwisata, Pantai Binalatung, Potensi Wisata

References

Abdulhaji, S., & Yusuf, I. S. H. (2016). Pengaruh Atraksi, Aksesibilitas, dan Fasilitas terhadap Citra Objek Wisata Danay Tolire Besar di Kota Ternate. Jurnal Penelitian Humano, 7(2), 134–148.

Ahmar, Nurlinda, & Muhani, M. (2012). Peranan Sektor Pariwisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Palopo. Jurnal Equilibrium, 2(1), 113–121.

Cahyadi, J., & Salim, G. (2019). Penerapan Sistem Program Introduksi Coastal Clean-Up di Ekowisata Pantai Binalatung Kota Tarakan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.35334/jpmb.v2i2.514

Cooper, C., Fletcher, J., Gilbert, D. G., & Wanhill, S. (2005). Tourism, Principles, and Practice (Third Edit). Prentice-Hall, Inc.

Delamartha, A. H., Yudana, G., & Rini, E. F. (2021). Kesiapan Aksesibilitas Wisata Dalam Mengintegrasikan Obyek Wisata (Studi Kasus: Karanganyar Bagian Timur ). Jurnal Plano Buana, 1(2), 78–91.

Jaenuddin, M. T. (2014). Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Melalui Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Mamuju. Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(2), 67–71.

Kaltara, P. (2019). Pantai Amal, Nasibmu Kini: Melihat Kondisi Destinasi Wisata Tertua di Bumi Paguntaka. https://kaltara.prokal.co/read/news/25710-pantai-amal-nasibmu-kini/6

Mason, P. (2003). Tourism Impacts, Planning and Management. Butterworth Heinemann.

Miles, M. B., & Huberman, M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 – 2025.

Salasa, M. Y. F., & Ismail, T. (2018). Analisis Pengaruh Attraction, Accessibility, Amenities, dan Ancillary Terhadap Kepuasan Wisatawan Pantai Tiga Warna Malang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 7(1), 1–8.

Saway, W. V., Alvianna, S., Estikowati, Lasarudin, A., & Hidayatullah, S. (2021). Dampak Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas Pantai Pasir Putih Kabupaten Manokwari terhadap Kepuasaan Wisatawan Berkunjung. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya, 6(1), 1–8.

Setyanto, I., & Pangestuti, E. (2019). Pengaruh Komponen Destinasi Wisata (4A) terhadap Kepuasan Pengunjung Pantai Gemah Tulungagung. Jurnal Administrasi Bisnis, 72(1), 157–167.

Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Gava Media.

Undang-Undang No. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Utari, P. S., & Kampana, I. M. A. (2014). Perencanaan Fasilitas Pariwisata (Tourism Amenities) Pantai Pandawa Desa Kutuh Kuta Selatan Badung. Jurnal Destinasi Pariwisata, 2(1), 57–67.

Yoeti, A. (1997). Perencanaan dan Perkembangan Pariwisata. PT Pradyanta Paramita.

Downloads

Published

2021-11-09