ANALISIS POTENSI BENTUK DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT PANTI AMAL, KOTA TARAKAN, PROVINSI KALIMANTAN UTARA

 Abstract views: 29

Authors

  • Ratika Tulus Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Bergaz Rahina

DOI:

https://doi.org/10.36456/jpb.v2i2.5304

Keywords:

Community Based Tourism, Partisipasi Masyarakat, Pantai Amal

Abstract

Community Based Tourism (CBT) atau pariwisata berbasis masyarakat adalah suatu konsep pengembangan wisata dimana masyarakat atau warga setempat berperan penting sebagai produsen pariwisata dan sebagai pelaku utama dalam pengambilan keputusan serta memberi manfaat untuk kehidupan dan lingkungan mereka. Pantai Amal merupakan salah satu tempat wisata pantai yang terdapat di Kota Tarakan selain Pantai Binalatung. Kondisi Pantai  Amal masih banyak kekurangan seperti pengelolaan Pantai Amal yang belum optimal meliputi tingkat partisipasi masyarakat yang minim karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola wisata, infrastruktur yang masih belum lengkap dari segi prasarana dan sarana. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat yang ada di Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada 2 informan melalui Teknik purposive sampling, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat di Pantai Amal masih minim, dimana kesadaran masyarakat yang masih kurang terhadap pariwisata, kurangnya aspirasi masyarakat serta perlunya pengoptimalan pemberdayaan masyarakat di Pantai Amal di karenakan Pantai amal memiliki potensi menjadi wisata unggulan karena memilki lahan yang luat sehingga dapat menambah atraksi untuk menjadi daya tarik wisatawan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Deswati, R. H. (2015). Tingkat Partisipasi Masyarakat. Jakarta Utara: Ancol Timur

Ketut, M. (2016, febuary 1). Daya Tarik Wisata. Bali: Kuta

Khotib, A. (2016, oktober 9). Partisipasi Publik a’la Arnstein. Jakarta Pusat: Tanah Abang

None. (n.d.). Pengertian Partisipasi. Yogyakarta: Depok

Arsyad, Lincolin. 1999. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: BPFE.

Bungin. Burhan. 2012. Analisis Data Penelitian Kualitatif.

Jakarta: Raja Grafindo PersadaDelamartha, A. H., Yudana, G., & Rini, E. F. (2021). Kesiapan Aksesibilitas Wisata Dalam Mengintegrasikan Obyek Wisata (Studi Kasus: Karanganyar Bagian Timur ). Jurnal Plano Buana, 1(2), 78–91.

Jaenuddin, M. T. (2014). Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Melalui Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Mamuju. Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(2), 67–71.

Kaltara, P. (2019). Pantai Amal, Nasibmu Kini: Melihat Kondisi Destinasi Wisata Tertua di Paguntaka. https://kaltara.prokal.co/read/news/25710-pantai-amal-nasibmu-kini/6

Mason, P. (2003). Tourism Impacts, Planning and Management. Butterworth Heinemann.

Miles, M. B., & Huberman, M. (1994). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber yang Diperluas (2nd ed.). Sage Publications.

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010 – 2025.

Saway, W. V., Alvianna, S., Estikowati, Lasarudin, A., & Hidayatullah, S. (2021). Dampak Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas Pantai Pasir Putih Kabupaten Manokwari terhadap Kepuasaan Wisatawan Berkunjung. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama Dan Budaya, 6(1), 1–8.

Setyanto, I., & Pangestuti, E. (2019). Pengaruh Komponen Destinasi Wisata (4A) terhadap Kepuasan Pengunjung Pantai Gemah Tulungagung. Jurnal Administrasi Bisnis, 72(1), 157–167.

Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Gava Media.

Yoeti, A. (1997). Perencanaan dan Perkembangan Pariwisata. PT Pradyanta Paramita.

Ratika, T. W., (2019). Evaluasi Masterplan Kawasan Baron Berdasarkan Aspek Fisik, Ekonomi, Dan Partisipasi Masyarakat Di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Plano Madani, 8(2), 180-181

Downloads

Published

2022-04-29