https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_plano_buana/issue/feed Jurnal Plano Buana 2022-04-29T13:45:56+07:00 Siti Nuurlaily Rukmana jurnal_planobuana@unipasby.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Plano Buana ini merupakan jurnal akses terbuka yang berfokus pada kajian ilmiah yang ditujukan pada studi perencanaan dan pembangunan wilayah dan kota. Tema jurnal Plano Buana ini menekankan pada perencanaan wilayah dan kota, perancangan kota, perencanaan partisipasi, transportasi, pengembangan Kawasan pesisir, mitigasi bencana, perencanaan pariwisata, perencanaan&nbsp; pedesaan, konservasi kota dan sistem informasi perencanaan.</p> <p>Jurnal Plano Buana dipublikasikan setiap 6 bulan yaitu April dan Oktober. Jurnal ini dipublikasikan oleh Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas PGRI Adi Buana Surabaya</p> https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_plano_buana/article/view/5303 Clustering Dan Visualisasi Bentuk Kota Di Jawa Timur 2022-04-05T15:04:59+07:00 Firman Afrianto firman.afr@gmail.com Annisa Dira Hariyanto dirahariyanto23@gmail.com <p><em>Morfologi kota yang pada awalnya didasarkan pada ilmu geografi merupakan studi yang mempelajari tentang bentuk kota. Bentuk kota dihasilkan dari proses yang panjang dengan adanya campur tangan manusia. Perkembangan kota yang terus menerus tanpa adanya pengendalian akan mengakibatkan munculnya bentuk kota yang tidak beraturan, tidak kompak dan memiliki orientasi yang tidak jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kota serta clustering bentuk-bentuk kota di Jawa Timur berbasis jaringan jalan sebagai sistem pelengkap utamanya. Identifikasi bentuk kota ditinjau dari tiga aspek meliputi compactness, sprawl dan orientation. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Batu mengalami urban sprawl paling tinggi dan Kota Blitar mengalami urban sprawl paling rendah. Hasil perhitungan Nearest Neighbor Index menunjukkan Kota Batu memiliki bentuk kekompakan kota yang paling rendah dan Kota Mojokerto memiliki bentuk kekompakan kota yang paling tinggi. Hasil perhitungan Z Score menunjukkan Kota Surabaya memiliki bentuk penyebaran kota yang paling rendah dan Perkotaan Magetan memiliki bentuk penyebaran kota yang paling tinggi. Nilai dari t-SNE menunjukkan empat klaster bentuk kota dengan tiga variabel memiliki korelasi yang kuat.</em></p> 2022-04-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Plano Buana https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_plano_buana/article/view/4446 Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Pandemi Covid 19 Terhadap Bentuk Partisipasi Masyarakat 2022-04-05T15:39:29+07:00 Anak Agung Sagung Alit Widyastuti sagungalit@unipasby.ac.id Deska Eka Mardiana diskamariana@gmail.com <p><em>Upaya pemerintah kota Surabaya dalam pengendalian penyebaran virus Covid-19 perlahan membuahkan hasil yang signifikan. Keberhasilan ini berkat usaha satuan tugas Covid-19 yang selalu menekankan penerapan pengetahuan tentang pencegahan penyebaran virus Covid-19 dan juga partisipasi masyarakt. Tujuan dari kajian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang virus Covid-19 terhadap bentuk partisipasi masyarakat dalam mensukseskan progam pemerintah dalam pengendalian penyebaran virus Covid-19. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Deskriptif statistic dengan teknik crosstab Chi Square. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner kepada masyarakat di Kelurahan Dukuh Menanggal perihal penyebaran Virus Covid-19 dan Bentuk partisipasi yang dilakukan oleh masyarakat dalam usaha mencegah penyebaran virus Covid-19. Hasil crosstab pearson chi Square hubungan antara tingkat pengetahuan dengan bentuk partisipasi masyarakat adalah kurang dari 0.05 adalah ada hubungan antara ilmu pengetahuan tentang virus Covid-19 dengan bentuk partisipasi masyarakat terutama bentuk partisipasinya adalah partisipasi secara buah pikiran (ide) dan sosial. Hasil analisis dengan nilai crosstab pearson chi Square lebih dari 0.05 adalah tidak ada hubungan antara ilmu pengetahuan dengan bentuk partisipasi mayarakat terutama dalam bentuk partisipasi tenaga, keterampilan dan harta benda</em>.</p> 2022-04-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Plano Buana https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_plano_buana/article/view/5300 Partisipasi Masyarakat dalam Proses Perencanaan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kelurahan Kangkung, Kota Bandar Lampung 2022-04-05T15:03:25+07:00 Hediyati Sinamo hediyatianisia@gmail.com <p>Meskipun perencanaan partisipatif telah diamanatkan sedemikian rupa dalam peraturan perundang-undangan untuk mewujutkan pembangunan berkelanjutan, berbagai daerah di Indonesia masih dihadapkan dengan permasalahan pembanguna, diantaranya kemiskinan, ketimpangan wilayah, hingga tempat tinggal yang kurang layak huni di suatu daerah. Kota Bandar Lampung sudah melaksanakan penyusunan program KOTAKU di 26 kelurahan prioritas, yang merupakan satu program peningkatan kualitas permukiman kumuh dengan membangun <em>platform</em> kolaborasi melalui peningkatan peran masyarakat dan partisipasi masyarakat. Namun fenomena yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa, ternyata masih terdapat masyarakat yang belum berpartisipasi dalam Program KOTAKU khususnya pada proses perencanaan. Tulisan ini mendiskusikan sejauh apa tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Kajian mengenai tingkat partisipasi bertujuan untuk mengkaji 1) Kehadiran dalam pertemuan, 2)Keaktifan dalam memberikan input, sasaran dan masukan, 3)Keterlibatan dalam menyusun concept plan, dan 4) Keterlibatan dalam menyetujui draft rencana. Kajian tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan Program KOTAKU dengan menggunakan metode statistik deskriptif yang mendeskripsikan hasil skoring masing-masing kriteria yang dikelompokkan kedalam tingkat dan tipologi partisipasi. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan Program KOTAKU di Kelurahan Kangkung adalah temasuk dalam tipologi <em>Informing</em>, bahwa pada tahap ini, masyarakat diberikan informasi mengenai hak dan kewajiban. Namun hanya bersifat satu arah dan masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam proses perencanaan Program KOTAKU belum diberikan kesempatan untuk mempengaruhi apapun, dan tidak terjadi umpan balik antara pemegang kekuasaan dan masyarakat.</p> 2022-04-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Plano Buana https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_plano_buana/article/view/5304 ANALISIS POTENSI BENTUK DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT PANTI AMAL, KOTA TARAKAN, PROVINSI KALIMANTAN UTARA 2022-03-26T15:48:05+07:00 Ratika Tulus ratikatulus@gmail.com Bergaz Rahina bergazra1701@gmail.com <p><em>Community Based Tourism (CBT) atau pariwisata berbasis masyarakat adalah suatu konsep pengembangan wisata dimana masyarakat atau warga setempat berperan penting sebagai produsen pariwisata dan sebagai pelaku utama dalam pengambilan keputusan serta memberi manfaat untuk kehidupan dan lingkungan mereka. Pantai Amal merupakan salah satu tempat wisata pantai yang terdapat di Kota Tarakan selain Pantai Binalatung. Kondisi Pantai&nbsp; Amal masih banyak kekurangan seperti pengelolaan Pantai Amal yang belum optimal meliputi tingkat partisipasi masyarakat yang minim karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengelola wisata, infrastruktur yang masih belum lengkap dari segi prasarana dan sarana. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat yang ada di Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada 2 informan melalui Teknik purposive sampling, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat di Pantai Amal masih minim, dimana kesadaran masyarakat yang masih kurang terhadap pariwisata, kurangnya aspirasi masyarakat serta perlunya pengoptimalan pemberdayaan masyarakat di Pantai Amal di karenakan Pantai amal memiliki potensi menjadi wisata unggulan karena memilki lahan yang luat sehingga dapat menambah atraksi untuk menjadi daya tarik wisatawan. </em></p> 2022-04-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Plano Buana https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_plano_buana/article/view/5308 PRIORITAS PENINGKATAN KAPASITAS PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN SMART GOVERNMENT 2022-03-26T15:46:41+07:00 Rizky Arif Nugroho arif.rizky@lecturer.itk.ac.id Andi Atikah Melinda Septiana andiatikahms@gmail.com <p><em>Kota Samarinda akan diarahkan menjadi Kota Samarinda yang berkelanjutan dengan pondasi smart city berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Samarinda 2005-2025. Hal ini didukung oleh terpilihnya Kota Samarinda dalam program Gerakan Menuju 100 Smart City di Indonesia. Kota Samarinda menyusun masterplan Samarinda Smart City Tahun 2017-2025 sebagai tindak lanjut program tersebut. &nbsp;Oleh karena itu, maka perlu diketahui aspek prioritas dalam upaya peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam mewujudkan smart government. Dalam menganalisis faktor prioritas yang perlu ditingkatkan dalam upaya peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam mendukung smart city digunakan metode analisis Analytical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan perhitungan analisis Analytical Hierarchy Process dari jawaban masing-masing responden yang menjadi sampel, diperoleh hasil variabel prioritas untuk dikembangkan dalam rangka peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam mendukung smart city adalah melalui reformasi peraturan.</em></p> 2022-04-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Plano Buana https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jurnal_plano_buana/article/view/5301 Analisis Tingkat Kepuasan Fasilitas Di Alun-Alun Kota Batu Pada Masa Pandemi Covid-19 2022-04-01T10:29:01+07:00 Pamela Dinar Rahma pamela.dinar@unitri.ac.id Andy Kristafi Arifianto andy.kristafi@unitri.ac.id Rosiana Taung mariajeni429@gmail.com <p><em>Kota Batu adalah salah satu kota wisata di Indonesia yang paling terkena dampak covid 19, yaitu dilihat dari penurunan jumlah wisatawan. Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Batu, Pemkot Batu menutup semua tempat wisata dan hiburan demi mencegah penyebaran virus Covid-19. Pada masa transisi yaitu new normal, tempat-tempat wisata di Kota Batu mulai dibuka dengan beberapa aturan yang harus diterapkan terkait protokol Kesehatan. Pengunjung yang datang ke taman ini tentu memiliki persepsi dan preferensi masing-masing terkait dengan fasilitas yang telah disediakan pemeritah pada masa pandemi Covid-19, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai kepuasan pengunjung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi fisik fasilitas Alun-alun Kota Batu, mengetahui tingkat kepuasan pengunjung di Alun-alun Kota Batu, dan memberikan solusi dan alternatif untuk meningkatkan kepuasan pengunjung di Alun-alun Kota Batu. Hasil analisis yang didapatkan diketahui kondisi fisik fasilitas alun-alun Batu sangat baik namun perlu penambahan beberapa fasilitas agar nantinya pengunjung merasa puas saat berkunjung. Berdasarkan analisa fasilitas di atas dapat kebanyakan pengunjung mengatakan sangat penting dan sangat puas dengan berbagai fasilitas yang ada hanya saja masih terdapat beberapa pengunjung yang masih mengatakan puas dari berdasarkan kategori kepuasan diantaranya fasilitas bermain anak, fasilitas temat santai, fasilitas jogging track serta daya tarik dan keindahan Alun-alun Batu. </em></p> 2022-04-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Plano Buana