STUDI ANALISIS MAKNA BENTUK ONGKEK (PIKULAN) DAN PERLENGKAPANNYA DALAM TRADISI PENAMPUNGAN AIR NIRA DI TUBAN JAWA TIMUR

 Abstract views: 48

Authors

  • Muhammad Fatkhur Rohman Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Herman Sugianto

Abstract

Aren merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga sangat prospektif dalam pengembangannya dan memiliki peluang yang besar untuk meningkatkan perekonomian suatu daerah. Ongkek merupakan salah satu alat dan media dalam penjualan arak yang menjadi tradisi masyarakat Tuban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang dan hasil analisis bentuk makna ongkek dan perlengkapannya dalam tradisi penampungan air nira yang hampir punah di Tuban Jawa Timur. Selanjutnya penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah penyebab hilangnya ongkek dan perlengkapannya dalam kehidupan masyarakat. Peralatan ongkek terdiri dari bonjor, bethek, dan centhak yang dibuat dengan memadukan keterampilan tangan dengan memperhatikan aspek fungsional dan nilai seni. Sehingga ongkek memiliki bentuk, fungsi dan keindahan tradisional yang unik dibandingkan dengan tiang pada umumnya. Oleh karena itu, keunikan ongkek kini ada di Museum Kambang Putih Tuban.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-08-17

How to Cite

Muhammad Fatkhur Rohman, & Herman Sugianto. (2023). STUDI ANALISIS MAKNA BENTUK ONGKEK (PIKULAN) DAN PERLENGKAPANNYA DALAM TRADISI PENAMPUNGAN AIR NIRA DI TUBAN JAWA TIMUR . Racana : Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya, 4(1), 21–28. Retrieved from https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/racana/article/view/7968