EFEKTIFITAS SARI DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) SEBAGAI ZAT ANTI BAKTERI Escherichia coli, dan Staphylococcus epidermidis

 Abstract views: 1227

Authors

  • H. Gaitedi
  • Ngadiani Ngadiani

DOI:

https://doi.org/10.36456/stigma.vol7.no2.a513

Abstract

Tanaman obat yang terdapat di Indonesia sangat beragam, sebagai salah satu contoh tanaman obat yang bisa dimanfaatkan yaitu tanaman jambu biji (Psidium guajava L.). Jambu biji atau jambu klutuk mengandung pektin tinggi sehingga dapat menurunkan kolesterol serta mengandung tanin yang berfungsi untuk memperlancar system pencernaan. Dan  Tanin  memiliki aktivitas  antibakteri, secara  garis  besar  mekanismenya adalah  dengan  merusak membran sel bakteri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Subjek dalam penelitian ini berupa sari daun jambu biji yang dibagi menjadi empat jenis perlak uan yaitu control, perlakuan dengan kensentrasi 40%, perlakuan dengan konsentrasi 50% dan perlakuan dengan konsentrasi 60%  yang dibuat pengenceran setelah itu ditaman pada bakteri Escherichia coli, dan Staphylococcus epidermidi. Hasil penelitian dan hasil analisis statistik menunjukan bahwa sari daun jambu biji memiliki zat anti bakteri yang dapat mempengaruhi pertumbuhan bakteri Escherichia coli, dan Staphylococcus epidermidi.   Kata kunci: daun jambu biji (Psidium guajava L.), tanin, aktivitas antibakteri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajizah, A. 2004.Sensitivitas Salmonell typhymurium Terhadap Ekstrak daun Jambu Biji (Psidium guajava L.).Bioscientiae.Volume I, No. 1, Program Studi Biologi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat.

Cramton, S. E., M. Ulrich, F. Gotz and G. Doring. 2001. Anaerobic conditions induce expression of polysaccharide intercellular adhesin in Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis. Infect Immun 69: 4079-4085.

Johnson  J.  R.,  M.  A.  Kuskowsky,  T.  T.  O’Bryan,  R. Colodner, and R. Raz, 2005, Virulence Genotype an Phylogenetic Origin in Relation to Antibiotic Resistence Profile among Escherichia coli Urine Sample Isolates from Israeli Woman with Acute Uncomplicated Cystitis,    Antimicrob.    Agents    Chemother., 49(1), 26-31.

Kusmiyati, dkk.2006. Uji Aktivitas Senyawa Antibakteri dari Mikroalga Porphyridium cruentum. Cibinong: Pusat Penelitian Bioteknologi,Lembaga Ilmu PengetahuanIndonesia (LPI).

Kurniawati, A. 2006. Formulasi Gel Antioksidan Ekstrak Daun jambu Biji (Psidium guajava L) dengan Menggunakan Aquapec HV-505. Skripsi. Jurusan Farmasi FMIPA Unpad.

Knobloch,  J.  K.  M,  M.  A.  Horstkotte,  H.  Rohde,  P. Kaulfers, and D. Mack. 2002. Alcoholic ingredients in skin disinfectants increase biofilm expression of Staphylococcus epidermidis. J Antimicrob Chemother 49:683-687

Manges A. R., J. R. Johnson, B. Foxman, T. T. O’Bryan, K. E. Fullerton, and L. W. Riley, 2001, Widespread Distribution of Urinary Tract Infections Caused by A Multridrug Resistance Escherichia coli Clonal Group, N. Engl. J. Med., 345(14), 1007-1009.

Rachid, S., S. Cho, K. Ohlsen, W. White, J. Hacker, and W. Ziebuhr. 2000. Induction of Staphylococcus epidermidis biofilm formation by environmental factors; the possible involvement of  the  alternative  transcription factor SigB, p. 159-166. In: L. Emody, G. Blum- Oehler, J. Hacker, and T. Pad (eds.), Genes and proteins underlying microbial urinary tract virulence. Plenum Press, New York.

Vinson, Joe A., Yousef A. Dabbagh, Mamdouh M. Serry and Jinhee Jang. (1995b). Plant Flavonoids, Especially    Tea    Flavonols,    Are    Powerful Antioxidants   Using   an   in   Vitro   Oxidation Model for Heart Disease. J. Agric. Food. Chem. (43): 2800-2802

Yamasaki,  H,  Sakihama  Y,  &  Cohen,  2001,  Roles  of Plant Flavonoid in Interaction with Microbes: from Protection Againts Pathogen to the Mediation of Mutualisme. Jurnal Laboratory of Cell and Functional Biology, Faculty of Science, University of the Ryukyus, Nishihara, Okinawa, Japan, vol. 81, hal. 7736-8019.

Published

2017-02-25

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)