DISAIN LAYANAN KENDARAAN UMUM BERBASIS FUZZY-KANO QFD

 Abstract views: 125

Authors

  • Prihono Prihono Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36456/waktu.v10i2.854

Keywords:

kendaraan umum, model Kano, fuzzy, QFD

Abstract

Layanan  kendaraan  umum  semakin  dituntut  untuk  bisa  memuaskan  konsumennya.
Namun  kualitas  layanan  yang  diberikan  oleh  penyelenggara  layanan  kendaraan  umum  masih
mengabaikan kebutuhan konsumennya. Hal ini dikarenakan layanan yang diberikan masih berasal
dari persepsi penyelenggara layanan. Dengan kondisi ini, yang perlu diperhatikan adalah upayaupaya  untuk  meningkatkan  kepuasan  layanan  yang  ditujukan  kepada  penumpang  dengan
memperhatikan  kebutuhan-kebutuhan  konsumennya.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk
mengidentifikasi  kebutuhan  sistem  layanan  kendaraan  umum  dan  merancang  sistem  layanan
kendaraan umum.
Penelitian ini dimulai dengan  mengidentifikasi  Voice  of  Customer  dengan  menggunakan
metode  Kano,  yaitu  dengan  memberikan  pertanyaan  functinal  dan  dysfunctional  kepada
responden.  Selanjutnya  digunakan  metode  fuzzy  untuk  mengurangi  subyektivitas  dari  jawaban
responden, yang selanjutnya diklasifikasikan masing -masing atribut ke dalam kategori Kano yaitu :
kategori  must be, one  dimensional,  attractive,dan  indifferent.  Untuk  mendesain  system  layanan,
maka digunakan metode Quality Function Develompment (QFD).
Analisa  dengan  Quality  Function  Development  (QFD),  didapat  11  (sebelas)  kriteria
kebutuhan layanan  VoC (Voice of Customer) dan 26 (dua puluh enam) atribut respon teknis yang
digunakan untuk mendesain sistem layanan. Perhitungan untuk VoC untuk bis penumpang umum,
nilai tertinggi pada atribut ketersediaan tempat duduk dengan skor 9,64. Untuk itu, hal yang bisa
diusahakan yaitu dengan menambahkan armada bus dan juga bisa menjadwalkan rute yang lebih
banyak.  Selain  hal  diatas,  perlu  adanya  petugas  keamanan  serta  informasi  dan  pengaduan
konsumen, yang skornya 7,73 dan 7,66.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ciptomulyono, U. (1996),“Model Fuzzy Goal Programming Untuk Perencanaan Produksi

Terpaduâ€, IPTEK, Vol. November, Hal: 116-127.

Cohen, Lou (1995), Quality Function Deployment, How To Make QFD Work For You, AddisonWesley Publishing Company, Mass.

Hanoum, Syarifa, Singgih, M.L., dan Noufal Faiz (2009),â€Prioritizing Healhcare Service Attributes:

Comparing Importance Performance Analysis and KANO’s Modelâ€, Asia Pacific

Conference on Manufacturing System, Yogyakarta 4-5 Nopember 2009.

Kano, N., Seraku, K., Takahashi, F., dan Tsuji, S. (1984). “Attractive Quality And Must-Be Qualityâ€,

The Journal of the Japanese Society for Quality Control, Vol.14(2), Pages 39–48.

Lee,Y., Sheu,L., dan Tsou,Y. (2007). “Quality Function Deployment Implemen tation Based On

Fuzzy Kano Model : An Application In PLM Systemâ€, Computers & Industrial Engineering ,

Doi:10.1016/j.cie.2007.11.014.

Murdiono, Jatmiko (2006). “Persepsi Konsumen Terhadap Pelayanan “Busway“ Trans Jakartaâ€,

Jurnal Ekubank, Vol. 3, Pages 12-17.

Prihono, (2011).â€Disain Layanan Kendaraan Umum untuk Wanita Berbasis Fuzzy-Kano Quality

Function Development (QFD)â€,Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, Vol.7, Hal. 44-54.

Ramaswamy Rohit (1996). Design And Management Of Service Processes†Keeping Customer

For Lifeâ€, Addison-Wesley Publishing Company,Inc.

Sauerwein, E., Bailom, F., Matzler, K., Hinterhuber, H. (1996), The Kano Model : How To Delight

Your Customers, Proceeding of International Working Seminar on Production Economics,

Temponi C.,Yen J. dan Tiao W.A. (1999). “House of Quality: A fuzzy Logic-Based Requirement

Analysisâ€, European Journal of Operational Research 117, 340-354.

Usman, Husaini dan Akbar, Purnomo Setiady (2006), Pengantar Statistik, PT. Bumi Aksara,

Jakarta.

Zadeh, L.A. (1965). Fuzzy sets. Information and Control,Vol.8, Pages 338-353.

Downloads

Published

2012-07-15

How to Cite

Prihono, P. (2012). DISAIN LAYANAN KENDARAAN UMUM BERBASIS FUZZY-KANO QFD. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 10(2), 32–38. https://doi.org/10.36456/waktu.v10i2.854